Comscore Tracker

5 Hal yang Akan Terjadi saat Kamu Mempertahankan Perilaku FOMO

Gak semua hal selalu harus kamu ketahui, kok!

Apakah kamu pernah takut dianggap kudet atau kurang update? Perilaku seperti ini disebut dengan FOMO atau fear of missing out. Orang dengan perilaku FOMO takut jika ketinggalan tren atau berita terkini yang sedang booming.

Tidak dapat dipungkiri jika FOMO menjadi salah satu perilaku buruk yang menjangkiti generasi sekarang, khususnya yang aktif menggunakan sosial media. Lantas, hal buruk apa sajakah yang akan terjadi saat kamu mempertahankan perilaku FOMO?

Simak ulasannya berikut ini, yuk!

1. Kecanduan media sosial  

5 Hal yang Akan Terjadi saat Kamu Mempertahankan Perilaku FOMOilustrasi bermain hp (pexels.com/Sam Lion)

Media sosial memang memegang peranan penting saat ini. Beragam tren dan mode fashion terbaru bisa diketahui dari beragam unggahan yang ada di media sosial. Namun, media sosial juga bisa membawa dampak negatif bagi penggunanya, lho! Salah satunya adalah kecanduan.

Ini merupakan salah satu hal yang akan terjadi ketika kamu mempertahankan perilaku FOMO. Rasa takut akan ketinggalan informasi atau tren terbaru pada akhirnya membuatmu terpaku pada media sosial sepanjang waktu. Padahal, di sisi lain kamu juga memiliki aktivitas yang jauh lebih penting daripada sekadar scrolling media sosial.

2. Diliputi kekhawatiran tidak pasti

5 Hal yang Akan Terjadi saat Kamu Mempertahankan Perilaku FOMOilustrasi perempuan murung (pexels.com/Liza Summer)

Di era sekarang ini, istilah kudet atau kurang update memang menjadi salah satu hal yang membuat kalangan Gen-Z cukup risih. Secara tidak langsung, istilah tersebut juga mempengaruhi perilaku seseorang sehingga terjebak dalam fear of missing out atau takut ketinggalan suaty hal yang dianggap keren.

Memilih bertahan dalam perilaku seperti ini, salah satu hal yang pasti akan kamu rasakan yaitu adanya kekhawatiran yang tidak pasti. Padahal, apa yang kamu khawatirkan itu bukan sesuatu yang penting, lho! Bahkan, tidak jarang kamu dibuat overthinking hanya karena belum mampu mengikuti tren yang sedang booming.

Baca Juga: 5 Cara Sederhana untuk Hindari Perilaku FOMO dalam Finansial

3. Stabilitas finansial terganggu

5 Hal yang Akan Terjadi saat Kamu Mempertahankan Perilaku FOMOilustrasi dompet kosong (pexels.com/Robert Bogdan)

Stabilitas finansial sudah tentu menjadi aspek penting dalam hidup yang perlu diperhatikan. Dengan memiliki kondisi finansial yang stabil, maka kualitas hidup juga turut mengalami peningkatan. Tapi, sayangnya stabilitas finansial ini seolah terlupakan dengan perilaku takut kudet yang menjangkiti.

Salah satu kerugian yang akan terjadi ketika kamu memilih bertahan dalam perilaku fear of missing out yaitu stabilitas finansial menjadi terganggu. Hanya karena tidak ingin ketinggalan barang-barang branded maupun aktivitas yang sedang booming, pada akhirnya kamu rela melakukan apapun asal tidak dicap kudet meski harus menghambur-hamburkan uang. 

4. Rawan terseret sikap pamer

5 Hal yang Akan Terjadi saat Kamu Mempertahankan Perilaku FOMOIlustrasi pamer belanjaan (pexels.com/Borko Manigoda)

Pernahkah kamu menunjukkan seseorang yang saling menunjukkan apa yang dimiliki? Terutama jika hal itu terkait dengan barang-barang yang saat ini sedang booming. Rasa-rasanya memiliki barang tersebut adalah suatu kebanggaan sehingga cara apapun akan dilakukan.

Rawan terseret dalam sikap pamer menjadi salah satu hal yang pasti akan dihadapi oleh mereka yang bertahan dalam perilaku FOMO atau fear of missing out. Kamu beranggapan, dengan menunjukkan apa yang dimiliki akan diakui oleh lingkungan sekitar karena dianggap tidak ketinggalan dengan yang lain.

5. Sering merasa tidak percaya diri

5 Hal yang Akan Terjadi saat Kamu Mempertahankan Perilaku FOMOIlustrasi tidak percaya diri (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Kepercayaan diri sudah seharusnya dimiliki setiap individu. Namun, di era perkembangan media sosial yang cukup pesat seperti sekarang, justru banyak kawula muda merasa insecure hanya karena alasan sepele. Salah satu alasannya karena merasa tertinggal lantaran tidak bisa mengikuti tren yang sedang hype.

Tentu saja ini menjadi suatu sikap yang akan merugikan diri sendiri ke depannya. Jika terus bertahan dalam perilaku FOMO, kamu sama saja dengan mempersulit diri sendiri. Kualitas seseorang tidak dinilai dari seberapa aktif ia mengikuti tren yang sedang berlangsung, namun, bagaimana ia bisa terus mengembangkan potensi diri dari waktu ke waktu.

Setelah mengetahui lima hal di atas, yakin kamu masih mau bertahan dalam perilaku FOMO tersebut? Mulai sekarang kamu perlu lebih bijak lagi dalam berperilaku, ya!

Baca Juga: [QUIZ] Apakah Kamu Termasuk Orang yang FOMO?

Mutia Zahra Photo Verified Writer Mutia Zahra

Let's share positive energy

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Kidung Swara Mardika

Berita Terkini Lainnya