Comscore Tracker

5 Tanda Kamu Sudah Paham Makna Hidup yang Sesungguhnya

Kamu tahu hidup bukan sekadar untuk berfoya-foya 

Memahami makna hidup yang sesungguhnya memang tidak mudah. Terkadang kita masih terjebak kesenangan palsu. Bahkan kehidupan hanya diisi dengan aktivitas berfoya-foya tanpa memikirkan hari esok.

Cara menjalani hidup yang seperti ini patut direnungkan kembali. Kebahagiaan bukan terletak pada kesenangan sesaat atau berfoya-foya. Jika kamu merasakan lima tanda ini, artinya kamu sudah memahami makna hidup yang sesungguhnya.

Baca Juga: 6 Fakta Unik Introvert yang Sesungguhnya, Biar Gak Gagal Paham Lagi

1. Kamu tidak malu hidup dalam kesederhanaan 

5 Tanda Kamu Sudah Paham Makna Hidup yang Sesungguhnyailustrasi perempuan tersenyum (unsplash.com/Candice Picard)

Kesederhanaan sering kali dipandang sebelah mata. Seringnya, kita merasa malu jika harus menjalani hidup sederhana. Tidak jarang menganggap sederhana itu sama dengan hidup minim dan seadanya.

Padahal sederhana yang dimaksud adalah tidak berlebih-lebihan. Saat tidak lagi malu menjalani hidup sederhana, tandanya kamu sudah bisa memahami makna hidup yang sesungguhnya. Bagimu kesederhanaan justru menghadirkan ketenangan.

2. Kamu tidak lagi tertarik ikut-ikutan pamer 

5 Tanda Kamu Sudah Paham Makna Hidup yang Sesungguhnyailustrasi perempuan tersenyum (unsplash.com/elevate)

Pamer menjadi godaan terbesar bagi banyak orang. Bahkan akibat pamer seseorang rela melakukan pemborosan. Padahal aksi pamer tidak menjamin kamu bahagia. Atau kamu terlihat bahagia di luar tapi terpuruk di dalam.

Sudah sepatutnya kamu tidak ikut-ikutan perilaku tersebut. Ketahui lah, seseorang yang tidak lagi tertarik pamer menjadi tanda ia sudah memahami makna hidup yang sesungguhnya. Ia lebih memilih fokus pada kebahagiaan sendiri.

Baca Juga: 5 Tanda Gangguan Obsessive Love Disorder, Bukan Cinta Sesungguhnya!

3. Kamu paham betul kebahagiaan tidak terletak pada sikap berfoya-foya 

5 Tanda Kamu Sudah Paham Makna Hidup yang Sesungguhnyailustrasi perempuan belanja (unsplash.com/Freestocks)

Kehidupan mewah mungkin jadi impian banyak orang. Fenomena yang sering terjadi seseorang berfoya-foya untuk mengesankan hidup mewah. Padahal kondisi finansial sedang dalam posisi krisis.

Tapi ini tidak berlaku bagi mereka yang memahami makna hidup sesungguhnya. Ia paham betul kebahagiaan tidak terletak pada sikap berfoya-foya. Kebahagiaan murni dari hati termasuk berasal dari hal-hal sederhana.

4. Bagimu kebahagiaan sesungguhnya ketika bisa berbagi dengan yang lain 

5 Tanda Kamu Sudah Paham Makna Hidup yang Sesungguhnyailustrasi berbagi makanan (unsplash.com/Klara Kulikova)

Setiap orang pasti pernah merasakan kebahagiaan. Tapi seringnya, kebahagiaan itu hanya dirasakan sendiri tanpa mau berbagi. Rasanya berat sekali untuk menolong atau berbagi dengan mereka yang membutuhkan.

Secepat mungkin kamu harus bisa memahami makna hidup yang sebenarnya. Kebahagiaan sejati bukan hanya kesenangan yang dirasakan diri sendiri. Tapi saat orang-orang sekitar juga bisa merasakan kebahagiaan yang sama.

5. Kamu bisa menerima perbedaan sudut pandang dengan bijaksana 

5 Tanda Kamu Sudah Paham Makna Hidup yang Sesungguhnyailustrasi mengobrol (unsplash.com/TienDat Nguyen)

Perbedaan sudut pandang selalu menyertai di mana pun berada. Ini dikarenakan tiap individu memiliki pola pikir dan pendapat masing-masing. Mau tidak mau, kamu harus berhadapan dengan mereka yang memiliki sudut pandang berbeda.

Tanda kamu memahami makna hidup yang sebenarnya, salah satunya dari caramu menilai perbedaan. Alih-alih membenci, kamu bisa menerima perbedaan sudut pandang dengan bijaksana. Bukan malah menentangnya.

Kehidupan bukan hanya sekadar kemewahan atau kesenangan sesaat. Tetapi ada hal-hal lain yang lebih penting daripada itu. Termasuk bagaimana kamu menilai kesederhanaan sampai menyikapi perbedaan.

Baca Juga: 5 Tanda Pasangan Gak Mau Kehilanganmu Setelah Terjadi Salah Paham

Mutia Zahra Photo Verified Writer Mutia Zahra

Let's share positive energy

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Diana Hasna

Berita Terkini Lainnya