Comscore Tracker

Diskusi Tentang Hijrah di Dunia Teknologi, Lebih dari Sekadar Tren

Hijrah merupakan proses tanpa henti

Topik hijrah menjadi salah satu tren yang sering dibicarakan di tengah masyarakat dan media sosial. IDN Media berupaya mengangkat topik tersebut di dalam panggung diskusi "The New Lifestyle in the New Transforming Digital World" di acara IMS 2020 yang diselenggarakan di The Tribrata (17/1).

Sesi diskusi tersebut dihadiri oleh 3 pembicara ternama, di antaranya adalah Muzammil Hasballah (Qur'an Reciter), Atiatul Muqtadir (Ketua BEM UGM 2019), dan Aditya Triantoro (CEO of The Little Giantz Animation Studio). Berikut ini adalah rangkuman acara diskusinya, simak ya!

1. Hijrah bisa diartikan sebagai memberi manfaat kepada orang banyak

Diskusi Tentang Hijrah di Dunia Teknologi, Lebih dari Sekadar TrenAditya Triantoro di panggung Hijrah, IMS 2020, 17 Januari 2020, IDN Times/Nadia Umara

Aditya Triantoro sudah 15 tahun bergelut di bidang animasi, dirinya mengaku gak puas mengejar ambisi pribadinya. Pada satu titik, CEO The Little Giantz ini merasa harus menghadirkan sesuatu yang bisa bermanfaat untuk orang banyak, dari sana lahirlah series 'Nussa'.

"Saya sudah 15 tahun di dunia animasi, saya alhamdulillah sudah berkarya lebih. Lalu, tiba di satu titik, kalau saya pribadi seniman hanya untuk mengejar kepuasan manusia, you never be satisfied," tuturnya.

Atiatul Muqtadir selaku Ketua BEM UGM 2019 menyampaikan pandangannya tentang ini. Sambil menunjuk kaus yang dikenakannya ia mengatakan, "(Saya pakai baju ini) Supaya kaum rebahan kaya kita ini hijrah. Caranya banyak, mau demo depan DPR boleh, depan istana, mengabdi di desa, bikin karya dan sebagainya boleh".

2. Ada banyak manfaat positif yang bisa dipetik dari kegiatan 'hijrah' ini

Diskusi Tentang Hijrah di Dunia Teknologi, Lebih dari Sekadar Tren(IDN Times/Panji Galih Aksoro)

Perjalanan Aditya untuk melahirkan series Nussa tidak lepas dari kendala dan rintangan. Representasi kepercayaan yang menjadi ciri khas dari animasi ini adalah salah satunya, begitu pula sensitivitas topik yang diangkatnya.

"Alhamdulillah subscriber kita dan komen-komennya itu ada yang dari non muslim, ada dari Kisten, dari Budha, bilang ih bagus ya, indah, ya," ujar Aditya. Saat ini jumlah pengikut akun YouTube-nya sudah mencapai lima juta orang.

Muzammil, salah satu qur'an reciter ternama berpendapat bahwa media sosial bisa dimanfaatkan untuk hal yang mendidik. "Kalau kita tidak menghadirkan konten yang bermanfaat yang positif, makan konten yang negatif yang akan terangkat, trending, dan viral. Maka dari sedikit kemampuan yang saya lakukan, kemampuan saya membaca Al-Qur'an, meskipun bukan yang terbaik, asalkan ada niat yang lurus," tambahnya.

3. Pasrah dengan kehendak Tuhan merupakan salah satu cara berusaha

Diskusi Tentang Hijrah di Dunia Teknologi, Lebih dari Sekadar TrenIDN Times/Reynaldy Wiranata

"Gak mungkin konten bisa 100 persen sempurna, it is impossible! Justru yang gak sempurna itu dijadikan pelajaran kembali, jangan terpaku harus selalu bagus," ujar Aditya. Menurutnya kegagalan adalah bagian dari proses dan sangat penting untuk tetap percaya diri dan gak patah semangat dalam menghasilkan karya apa pun.

Baca Juga: Makna Hijrah dan Cara Dakwah ala Qari Kondang Muzammil Hasballah

4. Hijrah juga bisa sesederhana diartikan sebagai perubahan menuju sesuatu yang lebih baik

Diskusi Tentang Hijrah di Dunia Teknologi, Lebih dari Sekadar TrenUstaz muda Muzammil Hasballah (IDN Times/Panji Galih Aksoro)

Muzammil mendefinisikan hijrah sebagai lebih dari sekadar perpindahan tempat saja. "Hari ini makna hijrah bukan hanya berpindah tempat, tapi juga hijrah perilaku, hijrah dari dulunya maksiat jadi taat, dari yang bikin dosa jadi ibadah, hijrah mengubah penampilan dari yang gak syar'i jadi syar'i, hijrah akhlak menjadi lebih baik," tambahnya.

Sebagai sebuah bagian dari perjalanan hidup, hijrah baginya adalah sebuah proses tanpa henti. "Intinya hijrah itu menuju ke arah yang lebih baik, harus ada nih lillahita'ala-nya," simpul pria yang beprofesi sebagai arsitek ini.

5. Selain berusaha dan pasrah kepada kehendak Tuhan, doa orang tua juga diperlukan

Diskusi Tentang Hijrah di Dunia Teknologi, Lebih dari Sekadar TrenIDN Times/Reynaldy Wiranata

Atiatul Muqtadir atau pria yang akrab disebut Fathur ini beberapa kali muncul di televisi dan menjadi perwakilan mahasiswa seluruh Indonesia. Fathur sendiri mengaku bahwa prestasi yang dia torehkan merupakan hasil dari doa dan didikan orangtuanya.

"Menurut saya didikan orangtua yang paling berpengaruh sehingga saya bisa di posisi ini," tuturnya.

Itu dia 5 poin rangkuman dari sesi diskusi "The New Lifestyle in the New Transforming Digital World" di IMS 2020. Semoga bisa menginspirasi ya!

Baca Juga: Ini Kisah 2 Perempuan Muslim dan Perjalanan Hijrah Mereka

Topic:

  • Pinka Wima

Berita Terkini Lainnya