Comscore Tracker

Niat dan Tata Cara Puasa Ayyamul Bidh, Dikenal sebagai Puasa Putih

Dapat dilakukan selama 3 hari pada pertengahan bulan Hijriah

Puasa merupakan salah satu amalan ibadah dalam ajaran Islam. Ada berbagai jenis puasa yang bisa dilaksanakan. Salah satunya adalah puasa sunah seperti puasa Ayyamul Bidh. Puasa ini dilakukan selama 3 hari berturut-turut di pertengahan bulan Hijriah.

Dalam artikel ini, IDN Times akan membahas niat dan tata cara puasa Ayyamul Bidh. Yuk, simak artikelnya!

Baca Juga: Niat dan Tata Cara Puasa Nazar, Wajib jika Seseorang Sudah Menyanggupi

1. Apa itu puasa Ayyamul Bidh?

Niat dan Tata Cara Puasa Ayyamul Bidh, Dikenal sebagai Puasa Putihilustrasi beribadah (pexels.com/@thirdman)

Puasa Ayyamul Bidh adalah salah satu dari bentuk puasa sunah yang bisa dilakukan setiap pertengahan bulan. Tepatnya pada tanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriah. Namun, puasa ini tidak bisa dilakukan pada hari tasyrik, yaitu 13 Dzulhijjah.

Puasa ini juga populer dengan nama puasa putih. Sebab, pada saat itu, pancaran sinar bulan tampak terang dan menyerupai warna putih.

Namun, ada juga yang mengatakan bahwa puasa ini berasal dari kisah Nabi Adam saat turun bumi. Ketika itu, tubuhnya dalam keadaan gosong. Lalu setelah melaksanakan puasa selama tiga hari, tubuhnya memutih.

2. Niat puasa Ayyamul Bidh

Niat dan Tata Cara Puasa Ayyamul Bidh, Dikenal sebagai Puasa Putihilustrasi berdoa (pexels.com/@thirdman)

Semua ibadah yang dilakukan harus diawali dengan niat dan hati yang tulus. Karena itu, kamu harus mengetahui seperti apa bacaan niat puasa Ayyamul Bidh.

Niat puasa Ayyamul Bidh berbunyi seperti berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ اَيَّامَ اْلبِيْضِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shouma ghadin ayyamal bidhi sunnatan lillahi ta'ala

Artinya:

"Saya niat berpuasa besok pada Ayyamul Bidh sunah karena Allah Ta'ala."

Baca Juga: Niat Puasa Nisfu Syaban, Catat! Haram Dikerjakan di Waktu ini 

3. Tata cara puasa Ayyamul Bidh

Niat dan Tata Cara Puasa Ayyamul Bidh, Dikenal sebagai Puasa Putihilustrasi buka puasa (pexels.com/@rodnae-prod)

Tata cara pelaksanaan puasa Ayyamul Bidh diawali dengan bacaan niat yang diucapkan sebelum sahur. Atau, bisa dilafalkan setelah fajar atau terbitnya matahari, asalkan dalam keadaan belum makan, minum, atau melakukan hal-hal lain yang membatalkan puasa.

Setelah itu, puasa bisa dilakukan sampai waktu berbuka, yaitu tenggelamnya matahari atau azan Magrib. Untuk membatalkan puasanya, jangan lupa untuk mengucapkan doa membuka puasa.

Itu dia niat dan tata cara pelaksanaan puasa Ayyamul Bidh. Semoga artikel ini bisa menginspirasimu!

Baca Juga: Niat dan Tata Cara Membayar Utang Puasa Ramadan, Sudah Tahu?

Topic:

  • Febriyanti Revitasari
  • Stella Azasya

Berita Terkini Lainnya