Comscore Tracker

4 Sifat Mustahil Rasul yang Perlu Kamu Ketahui, Apa Saja?

Karakter tercela gak mungkin dimiliki para Nabi dan Rasul

Selain mempelajari sifat-sifat wajib yang dimiliki Rasul, kamu juga perlu mengetahui apa saja sifat mustahil yang gak bisa kamu temukan pada diri Nabi dan Rasul. Sifat-sifat mustahil ini merupakan karakter yang berlawanan dari sifat wajib mereka.

Kedua jenis sifat ini merupakan kehendak Allah SWT agar para utusan-Nya bisa menjadi teladan yang baik untuk seluruh umat manusia. Ingin tahu apa saja 4 sifat mustahil Rasul? Yuk, simak artikelnya!

1. Al-Kizzib

4 Sifat Mustahil Rasul yang Perlu Kamu Ketahui, Apa Saja?Ilustrasi marah (pexels.com/@spencer-selover-142259)

Sifat mustahil yang pertama adalah Al-Kizzib. Sifat ini berlawanan dengan sifat As-Siddiq yang berhubungan dengan kejujuran. Al-Kizzib merujuk pada sifat seseorang yang senang berbohong atau berdusta.

Karakter ini tidak mungkin dimiliki seorang Rasul karena ia selalu menjalani kesehariannya dengan penuh kejujuran dan nilai-nilai kebaikan. Hal ini juga dijelaskan dalam kitab suci Al-Qur'an yang berbunyi sebagai berikut:

 .مَا ضَلَّ صَاحِبُكُمْ وَمَا غَوَىٰ. وَمَا يَنطِقُ عَنِ ٱلْهَوَىٰٓ . إِنْ هُوَ إِلَّا وَحْىٌ يُوحَىٰ

Mā ḍalla ṣāḥibukum wa mā gawā. Wa mā yanṭiqu 'anil-hawā. In huwa illā waḥyuy yụḥā.

Artinya:

"Kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak pula keliru. Dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al-Qur'an) menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya)". (QS. an-Najm: 2-4)

2. Al-Khianat

4 Sifat Mustahil Rasul yang Perlu Kamu Ketahui, Apa Saja?Ilustrasi marah (pexels.com/@thatguycraig000)

Sifat mustahil yang kedua adalah Al-Khianat atau yang juga bisa diartikan sebagai  yang berkhianat. Rasul Allah merupakan sosok yang bisa dipercaya sehingga mereka tidak akan berkhianat terhadap umat muslim. Pesan ini juga tertuang pada ayat suci Al-Qur'an yang ditulis sebagai berikut:

ٱتَّبِعْ مَآ أُوحِىَ إِلَيْكَ مِن رَّبِّكَ ۖ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ وَأَعْرِضْ عَنِ ٱلْمُشْرِكِينَ

Ittabi' mā ụḥiya ilaika mir rabbik, lā ilāha illā huw, wa a'riḍ 'anil-musyrikīn

Artinya:

"Ikutilah apa yang telah diwahyukan kepadamu dari Tuhanmu; tidak ada Tuhan selain Dia; dan berpalinglah dari orang-orang musyrik". (QS. al-An’am: 106)

Baca Juga: Selawat Nariyah, Wujud Cinta pada Rasul untuk Menenangkan Hati

3. Al-Kitman

4 Sifat Mustahil Rasul yang Perlu Kamu Ketahui, Apa Saja?Ilustrasi marah (pexels.com/@shvets-production)

Sifat mustahil selanjutnya adalah Al-Kitman atau yang berarti menyembunyikan. Sebagai seorang penyampai wahyu, Rasul memiliki amanat untuk tidak pernah menyembunyikan wahyu yang ia dapatkan kepada seluruh umat. Hal ini juga dituturkan pada Q.S. Al-An’am ayat 50, yang berbunyi sebagai berikut:

قُل لَّآ أَقُولُ لَكُمْ عِندِى خَزَآئِنُ ٱللَّهِ وَلَآ أَعْلَمُ ٱلْغَيْبَ وَلَآ أَقُولُ لَكُمْ إِنِّى مَلَكٌ ۖ إِنْ أَتَّبِعُ إِلَّا مَا يُوحَىٰٓ إِلَىَّ ۚ قُلْ هَلْ يَسْتَوِى ٱلْأَعْمَىٰ وَٱلْبَصِيرُ ۚ أَفَلَا تَتَفَكَّرُونَ

Qul lā aqụlu lakum 'indī khazā`inullāhi wa lā a'lamul-gaiba wa lā aqụlu lakum innī malak, in attabi'u illā mā yụḥā ilayy, qul hal yastawil-a'mā wal-baṣīr, a fa lā tatafakkarụn

Artinya:

"Katakanlah: Aku tidak mengatakan kepadamu, bahwa perbendaharaan Allah ada padaku, dan tidak (pula) aku mengetahui yang gaib dan tidak (pula) aku mengatakan kepadamu bahwa aku seorang malaikat. Aku tidak mengikuti kecuali apa yang diwahyukan kepadaku. Katakanlah: "Apakah sama orang yang buta dengan yang melihat?" Maka apakah kamu tidak memikirkan(nya)?" (QS. al-An'am: 50)

4. Al-Baladah

4 Sifat Mustahil Rasul yang Perlu Kamu Ketahui, Apa Saja?Ilustrasi berpikir (pexels.com/@chinmay-singh-251922)

Sifat mustahil yang terakhir adalah kebalikan dari sifat wajib Al-Fatanah. Sifat mustahil Al-Baladah artinya adalah bodoh.

Sebagai utusan Allah SWT, para Rasul mengemban tugas yang mulia untuk menyampaikan wahyu. Oleh karena itu, ia diberkahi dengan kecerdasan yang tinggi dan tidak mungkin berbuat kebodohan. Sebagaimana kutipan surah berikut:

خُذِ ٱلْعَفْوَ وَأْمُرْ بِٱلْعُرْفِ وَأَعْرِضْ عَنِ ٱلْجَٰهِلِينَ

Khużil-'afwa wa`mur bil-'urfi wa a'riḍ 'anil-jāhilīn

Artinya:

"Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma'ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh". (QS. al-A’raf: 199)

Itu dia 4 sifat mustahil Rasul. Semoga informasi di atas bisa menambah khazanah ilmu kita tentang ajaran agama Islam, ya!

Baca Juga: Mengenal Perbedaan Nabi dan Rasul menurut Islam

Topic:

  • Agustin Fatimah
  • Septi Riyani

Berita Terkini Lainnya