Comscore Tracker

Gengsi Diakui, 5 Ketakutan Millenials Jelang 30an yang Sering Ditutupi

Kenapa takut?

Sebagian millennials memandang usia 30 tahun sebagai anugerah. Sebagian lagi, memandangnya sebagai momok. Buat yang terakhir, barangkali bisa dilatarbelakangi oleh pekerjaan yang belum stabil, belum berkeluarga, dan beberapa perkara lainnya. Namun ada baiknya hal-hal yang jadi kegelisahanmu itu, tidak disimpan sendiri. 

Dikutip dari berbagai sumber, inilah lima ketakutan millennials jelang 30an yang ditutup-tutupi. Daripada gengsi, kamu perlu berbagi agar tidak jadi beban di hati.

1. Takut dengan pandangan buruk orang lain, bikin kamu ogah melakukan banyak hal lantaran tidak mau jadi pusat perhatian & menuai komentar

Gengsi Diakui, 5 Ketakutan Millenials Jelang 30an yang Sering DitutupiPexels/mentatdgt

Di dunia, ada peraturan soal lalu lintas, jam masuk kantor, serta norma dan hukum lainnya. Takut lah kamu jika melanggar itu karena ada konsekuensi yang jelas. Namun, apa jadinya kalau takut jalan-jalan sendiri karena tak ada teman yang menemani? Takut meneruskan hubungan dengan pacar karena tak dianggap sepadan dengannya? Takut berpenampilan lebih feminin lantaran biasanya dikenal tomboy?

Come on! Kalau kamu melanggar ketakutan itu, tidak ada sanksi/konsekuensi kok! Kamu hanya perlu menjadi apa yang kamu mau dan berlatih percaya diri. Kalau begini, bagaimana bisa maju? Ketakutan itu bersumber dari dirimu sendiri. Jangan pikirkan komentar orang lain karena mereka sudah disibukkan dengan problem masing-masing.

2. Kamu takut bakal merana karena hidup sendirian. Kamu jadi gak selektif menjalin hubungan lantaran iri atau "kejar target"

Gengsi Diakui, 5 Ketakutan Millenials Jelang 30an yang Sering DitutupiPexels/Austin Guevara

Menjelang usia 30an, melihat teman-teman mulai menata hidup, apakah kamu merasa iri? Melihat orang lain bisa ditemani pacar ke mana-mana dan diantar jemput, bikin kamu mau juga? Lantas, kepikiran buat menerima siapa pun yang dekat denganmu agar segera punya pasangan?

Jangan ambil risiko! Punya pasangan, apalagi untuk berkomitmen, itu bukan perkara main-main. Kalau kamu hanya mencari pasangan agar tidak sendirian saja, niscaya kamu tidak berhati tulus. Ubah pola pikirmu! Bayangkan jika kesendirian itu adalah kebebasan. Kamu bisa menghabiskan waktu tanpa drama mau makan di mana. Bergaul dengan siapa saja pun lebih leluasa dan masih banyak privilege lain yang bisa didapat.

3. Setiap bertemu kaca atau cermin, kamu takut melihat wujud sendiri seakan-akan tak pernah berpenampilan baik

Gengsi Diakui, 5 Ketakutan Millenials Jelang 30an yang Sering DitutupiPexels/Johannes Plenio

Tiba-tiba mendapati wajah yang berkerut padahal baru kemarin dibilang seperti anak SMA? Semakin memandang ke bawah tubuh, geli sendiri pada lipatan-lipatan di perut? Rambut sudah beruban padahal usia 40 tahun saja belum ada? Tunggu dulu! Jangan merasa rendah diri dan minder!

Tak cuma kamu, para artis yang terlihat sempurna pun punya masalah yang sama. Tapi, bukan berarti kamu tidak pantas merasa bahagia. Yang diperlukan adalah tatap diri sendiri dan sugestikan rasa syukur akan hidup yang sehat. Berpaling lah dan lihat tubuhmu yang lain. Pasti masih ada bagian tubuh lainnya yang kamu banggakan dan bisa ditonjolkan kelebihannya.

Baca Juga: Waspada, 5 Hal Ini Bisa Jadi Bumerang dalam Rumah Tangga

4. Kamu pasti ingin jadi sosok yang berkesan & berharga di mata orang. Tapi ketakutan tak dipedulikan & dianggap tak berguna muncul

Gengsi Diakui, 5 Ketakutan Millenials Jelang 30an yang Sering DitutupiPexels/Ba Phi

Apakah kamu sudah merasa cukup menarik tapi tak satu pun laki-laki hadir? Merasa punya ide brilian untuk rapat tapi takut tak didengar lantaran tak punya posisi? Usir lah perasaan-perasaan itu. Kamu tidak akan pernah tahu hasilnya jika tak pernah mencoba

Agar punya pacar, berusaha lah tak sekedar menarik melainkan juga enak diajak ngobrol. Perluas wawasanmu dengan sering membaca. Kemudian, turunkan ego agar yang melihat tidak terlanjur ilfil. Di lingkungan kantor, jangan sungkan berbicara di depan publik jika memang topikmu berkorelasi. Siapa tahu ada kesempatan promosi, kan?

5. Takut tidak pantas mendapatkan sesuatu yang lebih baik pun membuat kamu stagnan di tempat dan tidak membuahkan perkembangan

Gengsi Diakui, 5 Ketakutan Millenials Jelang 30an yang Sering DitutupiPexels/Snapwire

Merasa terjebak pada hubungan yang begitu-begitu saja dan tidak ada perkembangan? Pekerjaan semakin membosankan dan tidak ada teman yang mendukungmu? Kalau iya, berarti kamu tidak pernah memikirkan kesempatan yang lebih baik daripada saat ini. Sampai titik ini, tidak akan ada gunanya marah kalau kamu saja tidak bertindak.

Ketimbang masalah tersebut hanya jadi keluhan, ubah lah jadi pemicu kemajuan. Tantang dirimu dari keadaan dilematis tersebut. Misalnya, berinisiatif menanyakan komitmen kekasih atau meminta atasan agar mendapatkan proyek atau bergegas mencari pekerjaan lain dengan tantangan lebih. Percaya lah, apa pun masalahnya, kamu berhak mendapatkan yang terbaik!

Itu dia ketakutan millennials jelang 30an yang kerap ditutup-tutupi. Kamu mengalami salah satunya, beberapa, atau seluruhnya? Daripada hanya berdiam diri, cobalah tantang diri sendiri atau berbagi dengan kawan sejati. Yang penting, lakukan aksi nyata agar segala ketakutanmu terbunuh.

Baca Juga: Terlihat Sepele, 5 Hal Ini Justru Tanda Cowok Ogah Serius denganmu

Topic:

  • Febriyanti Revitasari
  • Pinka Wima

Just For You