Comscore Tracker

6 Hal yang Bisa Generasi Millennial Lakukan untuk Mengurangi Sampah 

#ANGPOIN Mulai menjaga lingkungan yuk!

Tahukah kalian bahwa di Laut pasifik terdapat kumpulan sampah yang luasnya mencapai 1,6 juta kilometer persegi? Atau mungkin kita pernah melihat berita adanya banyak plastik dan sampah lain di perut paus. Hal yang mengerikan jika ternyata ikan-ikan yang kita konsumsi juga mengandung plastik. Indonesia merupakan negara penyumbang sampah terbanyak kedua di dunia setelah Cina.

Sampah sedotan plastik di Indonesia adalah yang terbanyak di dunia. Panjang sedotan yang digunakan perhari bila diukur adalah setara dengan jarak Jakarta ke Mexico City dan perminggu setara dengan tiga kali keliling bumi. Tidak bisa dibayangkan sebanyak apa itu. Jadi, apakah kamu mau berperan dalam mengurangi sampah? Berikut hal-hal yang bisa kamu lakukan untuk membantu mengurangi sampah.

1. Membawa tas sendiri

6 Hal yang Bisa Generasi Millennial Lakukan untuk Mengurangi Sampah elevenia

Saat berbelanja ke pasar atau ke minimarket bawa sendiri tas belanjamu. Dengan begitu kamu bisa menolak memakai kantong plastik dari penjual dan tentunya kamu sudah berperan dalam mengurangi sampah plastik. Sekarang tas belanja pun sudah bermacam model dan motifnya, jadi tak perlu malu membawa tas belanja sendiri. Namun alangkah baiknya kamu mencari dulu apakah di rumah mempunyai tas yang bisa dipakai atau tidak. Jika ada maka tak perlu membeli lagi, karena dengan membeli barang yang sudah kamu miliki justru akan menambah tumpukan barangmu.

2. Membawa botol minum

6 Hal yang Bisa Generasi Millennial Lakukan untuk Mengurangi Sampah blanja.com

Membawa botol minum sendiri kemanapun kamu pergi, selain mengurangi sampah kamu juga bisa lebih hemat. Daripada membeli air minum kemasan, walaupun harganya tak seberapa tapi jika setiap pergi kamu membelinya maka jadi banyak juga pengeluaranmu untuk membeli air minum.

3. Pakai lap kain dan sapu tangan

6 Hal yang Bisa Generasi Millennial Lakukan untuk Mengurangi Sampah elevenia

Pakai lap kain sebagai pengganti tisu dapur dan penggunaan tisu pada umumnya. Lap kain dan sapu tangan bisa dicuci dan digunakan lagi. Sedangkan tisu hanya sekali pakai. Selain menimbulkan sampah juga boros.

Baca Juga: 8 Fakta Penting Soal Sampah Plastik yang Masih Belum Banyak Diketahui

4. Membawa kantong kecil

6 Hal yang Bisa Generasi Millennial Lakukan untuk Mengurangi Sampah knights gear

Kantong kecil bisa digunakan sebagai pengganti plastik kecil. Mungkin ada kalanya kamu ke minimarket hanya untuk membeli sedikit keperluan, pakailah kantong kecil tersebut.

5. Tolak menggunakan sedotan plastik

6 Hal yang Bisa Generasi Millennial Lakukan untuk Mengurangi Sampah bukalapak

Beralihlah menggunakan sedotan berbahan stainless. Sekarang sudah banyak yang menjual sedotan berbahan stainless dengan berbagai ukuran dan bermacam warna lengkap dengan alat pembersihnya. Sedotan stainless tersebut bisa dicuci bersih sehingga kamu bisa memakainya berulang kali. Jadi, saat makan di restoran jangan lupa membawa sedotan stainless atau langsung diminum dari gelas juga bisa. Yang penting mengurangi penggunaan sedotan.

6. Memakai pembalut kain

6 Hal yang Bisa Generasi Millennial Lakukan untuk Mengurangi Sampah hello sehat

Untuk kaum perempuan bisa beralih dari penggunaan pembalut sekali pakai ke pembalut kain. Pembalut sekali pakai sama seperti popok sekali pakai, tidak bisa terurai. Memakai pembalut kain juga mengurangi pengeluaran bulananmu untuk membeli pembalut sekali pakai. Dengan memakai pembalut kain juga akan mengurangi risiko ruam dan iritasi pada daerah selangkangan yang disebabkan oleh bahan kimia yang terkandung dalam pembalut sekali pakai.

Yuk, kita mulai mengurangi sampah.

Baca Juga: Dianggap Sampah, 10 Rongsokan Ini Justru Disulap Jadi Taman Bunga

Wiwit Widiastuti Photo Verified Writer Wiwit Widiastuti

Full time mother, part time doctor. Alumni FK Unpad, suka membaca dan menulis. Terima Kasih sudah membaca tulisan saya, semoga bermanfaat.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya