Comscore Tracker

5 Alasan Seseorang yang Hidupnya Penuh Cobaan Lebih Kuat

#IDNTimesLife Selalu ada hikmah di setiap kejadian

Hidup tanpa cobaan seperti sekolah tanpa ujian. Mengapa demikian? Coba kamu bayangkan, kalau kita cuma sekolah tapi gak ada ujiannya sama sekali. Bagaimana dong cara kita mengukur kemampuan? Bagaimanapun, yang namanya ujian itu perlu agar kita tahu kapasitas diri sejauh apa.

Cobaan itu, kadang datang gak cuma agar kita merasa sedih dan kehilangan kebahagiaan. Menjadi pribadi yang lebih kuat adalah salah satu hal positif yang didapat dari banyaknya cobaan hidup. Penasaran mengapa seseorang justru jadi lebih kuat berkat diterpa banyak cobaan? Nah, simak lima alasan berikut ini. 

1. Dia sudah melewati banyak hal dalam hidupnya

5 Alasan Seseorang yang Hidupnya Penuh Cobaan Lebih Kuatilustrasi bersedih (pexels.com/EKATERINA BOLOVTSOVA)

Saat kita tahu lebih banyak, bekal yang kita punya juga bertambah. Itu sebabnya kita perlu keluar dari zona nyaman dan menempa diri jauh lebih keras. Usia muda adalah usia ideal agar kita bisa menyerap ilmu kehidupan dan juga pengalaman. 

Kalau kita cuma terjebak di sebuah ruangan, mengerjakan hal Itu-itu saja, konflik yang hampir gak pernah ada, terus pelajaran hidupnya datang dari mana? Bukan bermaksud menyuruhmu mencari kekacauan di tengah ketenangan hidup. Hanya saja, kita perlu ingat bahwa hidup ini singkat, jangan sampai umur yang kita punya terbuang percuma tanpa belajar apa-apa.

2. Dia mengerti caranya berkawan dengan permasalahan hidup

5 Alasan Seseorang yang Hidupnya Penuh Cobaan Lebih Kuatilustrasi melamun (pexels.com/Tomaz Barcellos)

Makin dewasa, kita cuma punya pilihan untuk berteman dengan permasalahan hidup. Mengusir bahkan berlari dari masalah yang kita punya hanya akan menambah beban kehidupan yang sudah berat. Percaya gak percaya, biasanya semakin kita diterpa banyak cobaan, kemampuan kita untuk berdamai dan merangkul seluruh beban kehidupan akan bertambah baik.

Sering berhadapan dengan cobaan membuat seseorang menganggap apapun yang dia pikul adalah hal sederhana. Berbeda halnya jika kita sering dihadapkan dengan keberuntungan, kemudahan dan kebahagiaan hidup, pasti cobaan akan menjadi persoalan yang amat serius. Gak selamanya dipenuhi kemudahan itu baik, ada kalanya kesulitan yang justru menyelamatkanmu dari rasa sakit yang lebih parah. 

3. Dia mampu berpikir jernih ketika terlilit masalah

5 Alasan Seseorang yang Hidupnya Penuh Cobaan Lebih Kuatilustasi melamun (pexels.com/Rio Kuncoro)

Makin sering diuji, hati kita sudah gak terlalu bereaksi berlebihan terhadap sesuatu. Dampaknya, kita mampu berpikir jernih setiap diberikan cobaan. Kita bisa memandang permasalahan dengan perspektif yang lebih luas.

Kamu gak lagi memandang cobaan itu semata-mata sebagai suatu hal yang malang. Kamu justru berpikiran, bahwa cobaan ini adalah teguran dan cara Tuhan menyuruhmu untuk kembali belajar.

Kalau sudah begini, apa yang jadi alasanmu untuk terlalu menakuti kehidupan? Dari hal paling menakutkan saja, pasti diselipkan hikmah oleh Tuhan. 

Baca Juga: 5 Tips agar Kamu Kuat Mental Hadapi Cobaan Pandemik, Rehat Dulu!

4. Toleransinya terhadap rasa sedih jauh lebih tinggi

5 Alasan Seseorang yang Hidupnya Penuh Cobaan Lebih Kuatilustrasi perempuan sedang sedih (pexels.com/cottonbro)

Pernah dibilang kalau kamu terlalu cengeng? Kalau pernah, mungkin hidupmu selama ini terlalu mudah. Mengapa begitu? Hidup ini dipenuhi rasa gak nyaman, kalau kamu gak biasa, pasti reaksi yang kamu keluarkan bakalan nangis dan sedih. 

Beda cerita kalau selama ini hidupmu memang terkesan dipenuhi banyak kisah pahit, perjuangan, kegagalan maupun rasa sakit lainnya. Pasti kamu tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik dalam menoleransi rasa sakit. Saat dihadapkan dengan kepedihan yang bikin orang lain kewalahan, kamu mungkin saja masih mampu bersikap santai seperti gak ada apa-apa. 

5. Dia sudah belajar bersabar dari kehidupan yang dijalaninya

5 Alasan Seseorang yang Hidupnya Penuh Cobaan Lebih Kuatilustrasi sedang menangis (pexels.com/Ivan Samkov)

Gak semua orang pandai dalam mengelola emosi alias sabar. Apalagi kalau hidupnya serba ada, serba mudah, tiap mau sesuatu tinggal berbicara saja, pasti dia gak terbiasa untuk menahan keinginan. Padahal perasaan tersebut penting untuk bertahan di kehidupan yang berat ini.

Pada akhirnya kita harus mengakui, bahwa gak semua hal yang kita mau bisa kita miliki. Maka dari itu, kita perlu belajar bersabar serta mengerti caranya mengikhlaskan. Kalau selama ini hidupmu sudah dipenuhi banyak cobaan, udah gak heran kalau ilmu sabar dan ikhlasmu lebih baik daripada orang-orang.

Sebagai manusia, mari belajar bertahan di setiap keadaan. Kita gak tahu apa yang akan kita hadapi ke depan. Yuk, sama-sama mulai berbenah, gak perlu nunggu cobaannya datang dulu baru kamu mau mulai belajar.

Baca Juga: Sudahi 5 Hal Ini agar Kamu Bisa Lebih Menerima Apa pun Cobaan Hidup

Yulia Nor Annisa Photo Verified Writer Yulia Nor Annisa

Tulislah agar tidak melupa | Banjarmasin, South Borneo

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Debby Utomo

Berita Terkini Lainnya