Comscore Tracker

5 Cara Menjadi Pribadi yang Menarik di Balik Sifat Pendiam

Gak melulu harus aktif dan supel, kok!

Banyak orang yang berusaha keras mengubah dirinya untuk jadi menarik. Dari mengubah tampilan fisik hingga karakter rela dilakukan, demi mendapat penilaian baik dari orang lain. Dari segi karakter, biasanya kepribadian yang supel, ramah, dan ceria dianggap lebih punya daya tarik dibandingkan orang yang pendiam dan terkesan pasif. 

Jangan salah kaprah, pada kenyataannya kamu tetap mampu memancarkan pesona dari sifat pendiammu, lho. Gak semua orang memahami, berikut lima cara menjadi pribadi yang menarik dari sifat pendiam, nih! Baca terus sampai akhir biar gak kelewatan info pentingnya, ya.  

1. Selalu berikan apresiasi ketika orang lain bercerita kepadamu

5 Cara Menjadi Pribadi yang Menarik di Balik Sifat Pendiamilustrasi orang berbincang (pexels.com/George Milton)

Siapa yang gak suka mendapatkan apresiasi saat sedang bercerita? Apresiasi bisa membuat orang lain merasa benar-benar didengarkan, dimengerti, dan dihargai. Meski kamu pendiam dan sulit memulai percakapan, kamu tetap bisa menjadi menarik ketika mampu memposisikan diri saat orang lain tengah bercerita.

Nah, kalau kamu mau menambah teman dan bingung harus mulai dari mana, kamu bisa mulai dengan fokus menjadi pendengar yang baik. Jangan lupa berikan dia apresiasi seperti kamu menyukai cerita dan cara berpikirnya. Nantinya dari hal tersebut kamu mampu mencuri hati dan diingat oleh orang lain, meski kamu gak seseru dan seheboh teman-temannya yang lain. 

2. Selalu mengingat nama maupun detail cerita orang lain dengan baik

5 Cara Menjadi Pribadi yang Menarik di Balik Sifat Pendiamilustrasi orang berbincang (pexels.com/SHVETS productions)

Gak sedikit yang mengaku kesulitan dalam mengingat nama orang lain saat mereka bertemu. Sering disepelekan, nyatanya mengingat nama orang lain bisa membuat orang lain merasa dirinya dihargai dan dianggap penting. Alhasil, meski kamu pendiam, orang lain akan menilaimu sebagai pribadi yang ramah dan peduli dengan orang sekitar.   

Jika kamu selama ini kesulitan melakukannya, coba mulai hari ini minta orang lain untuk mengulangi nama mereka di akhir percakapan dan rekam memori itu di kepalamu. Percayalah, banyak orang yang senang jika baru sekali dua kali bertemu, tetapi kamu sudah mengingat nama dan ceritanya dengan baik.

Mulai sekarang cobalah jadi orang yang bekerja keras untuk mengingat nama, nama pasangan, anak-anak, dan bahkan hewan peliharaan dari orang-orang yang kamu temui. Meski terlihat kecil, nyatanya hal kecil tersebut mampu membuatmu disukai oleh banyak orang dengan cara yang sederhana.

3. Berikan kesan akhir yang baik setiap bertemu

5 Cara Menjadi Pribadi yang Menarik di Balik Sifat Pendiamilustrasi orang berjabat tangan (pexels.com/Allan Mas)

Kamu gak perlu fokus memikirkan first impression orang lain terhadapmu ketika bertemu. Gak bisa dimungkiri pribadimu yang pendiam kadang sering disalahartikan oleh orang lain. Sulit memulai percakapan, membuatmu dicap sombong bahkan anti sosial. Gak perlu dilawan, biarkan kesan pertama itu mengalir apa adanya saja tanpa dibuat-buat. 

Tugas pentingmu cukup meninggalkan kesan terakhir yang sulit dilupakan oleh orang lain saat kalian bertemu. Entah itu hanya dengan melempar senyuman atau ucapan terima kasih.

Jangan ragu untuk mengambil inisiatif untuk membantu orang lain yang tampak kesulitan di sekitarmu meski kamu gak mengenalnya sekalipun. Hal semacam itu bisa membuatmu memiliki daya tarik tersendiri meskipun kamu gak jago bersosialisasi. 

Baca Juga: 5 Tips Adaptasi Kerja bagi Introver, Cepat Terbiasa di Lingkungan Baru

4. Berlatih obrolan ringan meskipun bagimu itu membosankan

5 Cara Menjadi Pribadi yang Menarik di Balik Sifat Pendiamdua orang memainkan ponsel (pexels.com/Tim Douglas)

Bagi seorang yang introver, obrolan ringan itu sama halnya basa-basi yang membosankan. Kamu tentu lebih menyukai obrolan yang punya makna dan mendalam. Sayangnya, untuk membuat orang lain berani bercerita secara mendalam diperlukan pendekatan dengan obrolan yang sifatnya ringan dan receh. 

Meski hanya basa-basi, obrolan pembuka yang terkesan gak penting itu bisa membuka jalan agar kamu bisa masuk ke kehidupan orang lain. Jangan takut menanyakan kepada orang-orang tentang anak-anak mereka atau bagaimana pekerjaan mereka sekarang.  

Obrolan tersebut awalnya mungkin terasa membosankan, tetapi nyatanya bisa membuat perubahan signifikan jika konsisten kamu lakukan. Dengan banyaknya pengalaman, nantinya kamu terlatih untuk menentukan respon yang tepat saat berhadapan dengan lawan bicara yang beragam. Alhasil, kamu gak akan canggung atau bingung memulai pembicaraan darimana meski kamu adalah orang yang pendiam.  

5. Pahami benar kapan kamu harus bicara dan diam

5 Cara Menjadi Pribadi yang Menarik di Balik Sifat Pendiamdua wanita berbincang (pexels.com/Alexander Suhorucov)

Jadi menarik gak selalu identik dengan banyak omong dan aktif, kok. Ada kalanya sifat terbaikmu justru timbul dari sedikit bicara. Orang lain lebih mudah mengingatmu saat kamu melakukan sesuatu untuk mereka, bukan apa yang kamu katakan kepadanya.

Contohnya saja saat orang lain sedang menghadapi masalah pelik, biasanya yang mereka perlukan bukan nasihat. Melainkan orang yang secara fisik ada untuk mereka, bisa menepuk pundak maupun memeluk mereka dan memberi tahu bahwa mereka gak sendirian. Percayalah, orang-orang yang paham kapan harus bicara dan diam biasanya lebih menarik bagi lawan bicara karena  kepeduliannya terasa begitu nyata. 

Orang yang banyak omong gak selalu tampak lebih menarik, begitu pula sebaliknya. Kunci pesonamu bukan terletak dari perkataan melainkan perbuatan. Coba terapkan cara di atas mulai hari ini dan lihat berapa banyak orang baru yang mendekat kepadamu. 

Baca Juga: 7 Karakteristik Pria Delta, Si Introver yang Penuh Cinta

Yulia Nor Annisa Photo Verified Writer Yulia Nor Annisa

Tulislah agar tidak melupa | Banjarmasin, South Borneo

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Debby Utomo

Berita Terkini Lainnya