Comscore Tracker

5 Cara Hadapi Pasangan yang KDRT, Tindak Tegas dan Laporkan!

Segera laporkan demi keamanan dirimu sendiri

Terkadang ada kesalahan dalam memilih pasangan hidup, yang mana mungkin dulunya sudah tahu dia kasar tapi tetap menikah karena berharap akan berubah setelah menikah. Jika dia tetap kasar maka ada potensi melakukan KDRT atau kekerasan dalam rumah tangga. Menghadapi pasangan seperti ini tidak boleh diam saja, melainkan harus ditindak tegas dan segera laporkan. Berikut adalah beberapa caranya yang bisa kamu lakukan. 

1. Teriak minta tolong saat dia melakukan kekerasan padamu

5 Cara Hadapi Pasangan yang KDRT, Tindak Tegas dan Laporkan!ilustrasi kekerasan (pexels.com/Timur Weber)

Hal pertama yang mesti kamu lakukan ketika pasangan melakukan kekerasan ialah berteriak minta tolong. Kamu bisa lari ke luar rumah, atau jika dia menahanmu di dalam rumah kamu bisa berteriak di dekat jendela atau pintu yang terbuka. 

Dengan kata lain kamu harus bisa menyiasati keamanan diri jika berhadapan dengan pasangan yang kasar seperti ini. Yaitu dengan tidak menutup semua pintu ke luar dan buka jendela setiap ruangan agar teriakanmu dapat terdengar orang sekitar. 

2. Foto dan videokan tindakan kekerasannya sebagai bukti

5 Cara Hadapi Pasangan yang KDRT, Tindak Tegas dan Laporkan!ilustrasi kekerasan (pexels.com/Karolina Grabowska)

Jika pasanganmu melakukan kekerasan rumah tangga maka cara kedua untuk menghadapinya ialah dengan foto atau videokan tindakannya itu. Jangan pernah sembunyikan atau tutup-tutupi bekas dari perbuatannya pada fisikmu. 

Foto luka atau lebam setelah dia melakukan kekerasan padamu, atau diam-diam rekam dengan kamera tersembunyi ketika dia melakukannya. Gunanya apa? Tentu saja sebagai bukti kuat untuk menuntutnya atas tindakan KDRT. 

Baca Juga: 5 Hal yang Harus Dilakukan saat Kamu Jadi Korban KDRT, Catat!

3. Adili di depan dua belah pihak keluarga

5 Cara Hadapi Pasangan yang KDRT, Tindak Tegas dan Laporkan!ilustrasi bicara (pexels.com/SHVETS production)

Cara ketiga untuk menghadapi pasangan yang melakukan KDRT ialah dengan mengadilinya di depan kedua belah pihak keluarga. Karena kekerasan dalam rumah tangga adalah masalah serius yang kedua belah pihak harus tahu. 

Apa pun masalah dalam rumah tangga, tindak kekerasan tidak pernah bisa dibenarkan, baik itu yang melakukan pihak suami ataupun istri. Sehingga mengadili di depan kedua keluarga dapat berunding tentang penyelesaian yang adil dan apakah hubungan pernikahan diakhiri atau tidak. 

4. Laporkan ke pihak berwenang

5 Cara Hadapi Pasangan yang KDRT, Tindak Tegas dan Laporkan!ilustrasi cerai (pexels.com/Karolina Grabowska)

Jangan pernah pasrah menerima begitu saja ketika pasanganmu melakukan tindakan kekerasan dalam rumah tangga. Yang mana kamu harus tindak tegas dengan melaporkannya ke pihak berwenang. 

Kamu bisa minta temani keluarga untuk melaporkannya jika rasanya tidak bisa pergi sendirian. Karena dia yang melakukan kekerasan padamu harus mendapat hukuman setimpal atas perbuatannya yang menyakiti fisik dan membuatmu trauma. 

5. Gugat cerai

5 Cara Hadapi Pasangan yang KDRT, Tindak Tegas dan Laporkan!ilustrasi pasangan marah (pexels.com/Alex Green)

Cara kelima untuk menghadapi pasangan yang melakukan KDRT ialah dengan mengajukan gugatan cerai. Selain melaporkan tindakan kekerasannya, kamu juga harus menggugat cerainya. 

Yang mana hal ini perlu dilakukan demi keamanan dirimu sendiri ke depannya. Karena gak ada manfaatnya terus hidup bersama pasangan yang kasar dan bisa menyakitimu kapan saja, kan? Apalagi tindakan kekerasan yang dia lakukan bisa jadi lebih membahayakan ke depannya jika terulang lagi. 

Jika pasanganmu melakukan KDRT pastikan kamu melakukan lima cara tadi untuk menghadapinya. Jangan pasrah dan diam saja ketika dikasarin! 

Baca Juga: Wajib Tahu! Ini 5 Alur Melaporkan Kasus KDRT, Bisa Lewat Online lho

afifah hanim Photo Verified Writer afifah hanim

Follow me on instagram: @afifahhanim_lm

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Merry Wulan

Berita Terkini Lainnya