Comscore Tracker

5 Ciri Hubungan yang Sebenarnya Gak Baik buat Jangka Panjang

Mau dibawa ke mana hubungan tersebut?

Menjalin hubungan pastinya dimaksudkan untuk tujuan yang jelas, ada perencanaan masa depan yang bukan hanya baik untuk jangka pendek saja, tapi juga jangka panjang. 

Namun, bukan berarti semua hubungan asmara punya tujuan ke arah sana. Berikut ini, sedikitnya ada lima ciri hubungan yang sebenarnya gak baik buat jangka panjang. Untuk lebih lengkapnya, keep reading.

1. Pasangan pernah berselingkuh hingga berkali-kali

5 Ciri Hubungan yang Sebenarnya Gak Baik buat Jangka Panjangilustrasi perselingkuhan (pexels.com/Thirdman)

Gak semua orang bisa memutuskan pasangannya hanya karena perselingkuhan, ada juga yang memaafkan tindakan tersebut dengan harapan tidak mengulangi kesalahan yang sama. Namun, bagaimana dengan pasangan yang sering berselingkuh hingga berulang kali?

Kenyataannya, hubungan tersebut punya risiko yang tinggi untuk jangka panjang. Satu kali memaafkan perselingkuhan mungkin bisa kita tolerir, namun tidak untuk berulang kali karena itu akan menjadi sebuah kebiasaan. 

2. Tidak punya tujuan akhir ke jenjang pernikahan

5 Ciri Hubungan yang Sebenarnya Gak Baik buat Jangka Panjangilustrasi pasangan memberi makanan (pexels.com/George Pak)

Setiap orang berharap bahwa hubungannya punya tujuan akhir ke jenjang yang lebih tinggi, yakni pernikahan. Namun, apa jadinya jika hubungan terbentuk hanya untuk mencari kesenangan semata? Atau bahkan hanya sebatas main-main?

Tentu hubungan itu gak bisa kita harapkan untuk masa jangka panjang. Kamu gak bisa terus-terusan berada dalam masa pacaran saja, harus ada peningkatan ke depannya dengan orang yang punya tujuan sama. 

Baca Juga: 5 Ciri Hubungan Pacaranmu Berdampak Positif, Lanjutkan!

3. Hilangnya kenyamanan dan hanya bertahan karena sebatas cinta

5 Ciri Hubungan yang Sebenarnya Gak Baik buat Jangka Panjangilustrasi pasangan duduk bersama (pexels.com/Lucas Guimarães)

Banyak sekali hubungan yang hanya mengatasnamakan cinta semata, tidak ada kenyamanan yang menjadi prioritas utama. Meski tidak merasa dicintai atau bahkan sering merasa sakit hati, perasaan cinta itu membuatnya bisa bertahan.

Namun, bukan berarti bisa bertahan lama sebagai bentuk jangka panjang dalam hubungan. Hal itu hanya akan menyiksa diri sendiri, tidak akan berjalan baik jika hanya sebatas kata cinta yang menjadi pedomannya. 

4. Tidak pernah menghargaimu sebagai sosok pasangannya

5 Ciri Hubungan yang Sebenarnya Gak Baik buat Jangka Panjangilustrasi pria diabaikan pasangannya (pexels.com/Yan Krukov)

Menjaga perasaan pasangan merupakan hal penting dari terjalinnya suatu hubungan, apalagi untuk jangka panjang. Jika tidak ada saling menghargai satu sama lain, semuanya akan berdampak buruk ke depannya.

Padahal, sosok pasangan adalah orang yang paling mudah cemburu dan selalu merasa ingin diutamakan dalam hidupnya dibanding orang lain. Ketika hal semacam itu hilang dalam hubungan, lambat laun keduanya akan saling menjauh karena merasa tidak dihargai. 

5. Pasangan toksik yang bahkan sering main tangan

5 Ciri Hubungan yang Sebenarnya Gak Baik buat Jangka Panjangilustrasi pasangan berdebat (pexels.com/Timur Weber)

Toksik dalam hubungan bukanlah hal yang bisa kita maklumi selama berpacaran, apalagi sampai bermain tangan. sikap toksik bisa sangat merugikan, bahkan membawa keburukan yang berkepanjangan.

Makanya, pasangan toksik tidak punya harapan untuk dibawa ke jenjang yang lebih serius. Jangan sampai ada penyesalan di kemudian hari, menikah artinya hidup bersama dengan seseorang sampai akhir hayat.



Menjalin hubungan dengan seseorang yang benar kita cintai memang menyenangkan dan membawa kebahagiaan. Namun, cermati kelima poin di atas, ada beberapa ciri pasangan yang harus dipertimbangkan sebelum ke arah yang lebih jauh lagi.

Baca Juga: 5 Ciri Pasangan yang Ingin Mempertahankan Hubungan dengan Kamu

Andri Yanto Photo Verified Writer Andri Yanto

Hi, Bro!

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Albin Sayyid Agnar

Berita Terkini Lainnya