Comscore Tracker

Tak Perlu Tanya 5 Hal Ini ke Mantan Kalau Gak Siap Dengar Jawabannya

Daripada sakit hati lebih baik dipendam saja

Meskipun sudah lama berpisah, nyatanya sampai detik ini kamu masih menyimpan beberapa pertanyaan buat mantan. Sebenarnya gak penting-penting banget, sih. Tapi mau gimana lagi, namanya juga kepo. Begitu ada kesempatan kamu jadi ingin menebus rasa penasaran tersebut, deh. Sah-sah saja, sih bertanya terus terang ke mantan. Asalkan kamu juga sudah siap, kalau ternyata jawaban yang diberikan tidak sesuai dengan ekspektasimu.

Makanya, sebelum terlanjur ditanyakan, ada baiknya kamu menimbang-nimbang dulu deh. Apakah pertanyaanmu itu berpotensi menimbulkan jawaban yang menyakitkan hati atau tidak. Misalnya seperti lima pertanyaan di bawah ini. Kalau memang gak siap dengan jawabannya, mending simpan rapat-rapat saja dalam hati. 

1. Kapan dia yakin sudah benar-benar move on darimu

Tak Perlu Tanya 5 Hal Ini ke Mantan Kalau Gak Siap Dengar Jawabannyapexels/cottonbro

Melihat mantan sudah bahagia dan baik-baik saja pascaputus, membuatmu penasaran kapan dia mulai benar-benar move on. Apalagi nyatanya kamu butuh waktu cukup lama untuk bisa sembuh dari sakit hati setelah perpisahan itu. Jadi kamu berniat untuk memastikan hal tersebut ke mantan. Apa iya, dia langsung bisa lepas darimu usai putus dalam hitungan hari?

Harus siap, lho kalau ternyata dugaanmu itu benar. Bukan berarti selama jadian dia gak serius denganmu. Tiap orang kan punya karakternya masing-masing. Bisa jadi mantanmu ini adalah tipe orang yang cuek sekaligus berpikiran simpel. Sedih sewajarnya saja, karena terpuruk berbulan-bulan baginya gak akan mengubah kenyataan. Nah, kalau gak mau dengar jawaban yang seperti ini lebih baik simpan saja pertanyaanmu itu, ya! 

2. Alasan yang sebenarnya dia tega memutuskan kamu saat masih sayang-sayangnya

Tak Perlu Tanya 5 Hal Ini ke Mantan Kalau Gak Siap Dengar Jawabannyapexels/cottonbro

Sudah setahun setelah kalian memutuskan untuk mengambil jalan masing-masing. Namun ternyata kamu masih belum puas dengan alasan yang dia berikan sebelum meninggalkanmu dulu. Bagimu alasannya itu gak masuk akal dan terkesan dibuat-buat. Dia bilang ingin fokus meniti karir terlebih dahulu. Nanti kalau sudah sukses dan kalian masih berjodoh mungkin bisa rujuk lagi. Klise.

Makanya sekarang kamu mau menegaskan ke dia dan bertanya sebab sebenarnya dia memutuskan hubungan kalian. Padahal saat itu kamu tengah sayang-sayangnya. Gimana kalau ternyata jawaban yang dia berikan tidak ingin kamu dengar? Seperti karena ada orang ketiga saat itu. Tentu saja, kamu bakal merasa kecewa dan lebih sakit hati lagi, dong. Karena ternyata selama ini sudah ditipu sekaligus dipermainkan olehnya. Yakin masih mau bertanya? 

Baca Juga: 6 Cara Bangun Kepercayaan Diri Setelah Ditinggal Nikah Mantan Pacar

3. Dugaan ada orang lain yang menyebabkan dia berpaling darimu

Tak Perlu Tanya 5 Hal Ini ke Mantan Kalau Gak Siap Dengar Jawabannyapexels/Alex Green

Tak jauh berbeda dengan poin sebelumnya. Diam-diam ternyata kamu sudah menduga, jika saat itu dia punya wanita idaman lain. Tapi entah karena malu atau memang bosan denganmu, dia memutuskan untuk memilih wanita tersebut dan meninggalkanmu. Sampai hari ini, dugaan itu terus menghantui tidurmu. Gak heran, kalau begitu ada kesempatan ngobrol lagi dengannya kamu ingin memastikan hal tersebut benar atau tidak.

Jujur jawaban apa, sih yang kamu harapkan? Jika memang kamu mau dia mengakui tuduhan itu, kamu sendiri juga harus siap mendengar pengakuannya. Ingat, sekarang status kalian hanya sebatas mantan. Marah pun gak akan ada gunanya lagi. Memang menyakitkan, tapi tetap saja itu hanya bagian dari masa lalu yang cepat atau lambat harus dilupakan. 

4. Kamu ingin memastikan apakah kalian masih bisa berteman pascaputus

Tak Perlu Tanya 5 Hal Ini ke Mantan Kalau Gak Siap Dengar Jawabannyapexels/cottonbro

Keinginan untuk tetap menjalin hubungan baik dengan mantan memang patut diacungi jempol. Asalkan niat tersebut benar-benar tulus dan gak ada modus. Tapi kamu juga harus siap, ketika mantanmu tidak memiliki pemikiran yang sama. Dia berhak menolak permintaanmu itu, lho. Bukan berarti cinta sudah berubah jadi benci. Hanya saja tiap orang punya prinsipnya sendiri.

Baginya mantan adalah masa lalu yang harus ditinggalkan, supaya masa depannya bisa dilewati dengan lebih baik. Berteman denganmu baginya hanya akan mengingatkan dia pada masa lalu kalian. Mungkin juga dia takut gagal move on atau CLBK begitu kalian mulai dekat lagi. Siap mendengar jawabannya itu? 

5. Atau justru kamu mau tahu, apa masih ada kesempatan buat kalian untuk rujuk kembali

Tak Perlu Tanya 5 Hal Ini ke Mantan Kalau Gak Siap Dengar Jawabannyapexels/cottonbro

Menjadi pihak yang ditinggalkan membuatmu merasa keputusannya dulu tidaklah adil. Dia semena-mena memutuskanmu tanpa meminta pertimbanganmu terlebih dulu. Padahal saat itu kamu masih sangat mencintainya, bahkan sampai hari ini perasaanmu ke dia belum berubah. Begitu ada kesempatan, kamu ingin menegaskan sekali lagi apa kalian masih bisa rujuk kembali. 

Di balik pertanyaan itu, tentu kamu menyimpan harapan yang amat tinggi untuk mendengar jawaban "iya" yang melegakan. Tapi kalau yang dia katakan sebaliknya gimana? Siapkah kamu patah hati untuk kedua kalinya dengan orang yang sama? Kalau memang mentalmu belum cukup kuat, gak ada salahnya tunda dulu untuk mengungkapkan keinginanmu itu. 

Berurusan dengan masa lalu memang terbilang sensitif, apalagi kalau sudah menyangkut urusan hati. Memang, tidak menutup kemungkinan mantanmu akan memberikan jawaban yang kamu harapkan. Tetapi kamu juga harus siap dengan kemungkinan terburuknya, dong. Gimana, masih mau menanyakan kegalauanmu ke mantan atau mundur dulu sejenak demi mempersiapkan mental, nih? Apa pun itu, sebaiknya jangan diputuskan secara tergesa-gesa, ya! 

Baca Juga: 5 Alasan Logis Kenapa Mantan Baru Minta Maaf Setelah Sekian Lama Putus

Angel Rose Photo Verified Writer Angel Rose

Jadikan tulisanmu sebagai virus yang menularkan kebaikan <3 ^^ Ig: @caecilia.angel

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Tania Stephanie

Berita Terkini Lainnya