Comscore Tracker

5 Tanda Kamu Alami Trauma Usai Terlepas Dari Hubungan Toxic & Abusive

Semoga kamu gak mengalaminya ya

Ketika sebuah hubungan asmara harus kandas dan berakhir, tak jarang itu meninggalkan duka mendalam yang butuh waktu cukup lama untuk menyembuhkannya. Terlebih apabila hubungan tersebut berjalan secara tak sehat, yakni secara toxic maupun abusive dalam hal emosional dan fisik.

Penderitaannya pun tak hanya dirasakan saat masih dalam hubungan, tetapi juga usai hubungan itu berakhir. Itulah kenapa trauma pasca hubungan tak sehat seringkali muncul dan menghambat diri untuk move on maupun dalam hal mencari hubungan baru yang lebih sehat.

Oleh karena itu, yuk kenali 5 tanda yang menunjukkan bahwa seseorang mengalami trauma usai terlepas dari hubungan toxic atau abusive berikut ini.

1. Merasa cemas dan takut

5 Tanda Kamu Alami Trauma Usai Terlepas Dari Hubungan Toxic & AbusivePexels/David Cassolato

Kenali tanda-tanda penyebab rasa cemasmu. Terdapat gangguan kecemasan yang berakar dari ketakutan dan ketidakpercayaan terhadap sebuah hubungan, yakni PTRS (Post-Traumatic Relationship Syndrome). Dimana itu terjadi usai mengalami kekerasan fisik, emosional, atau psikis dalam hubungan sebelumnya.

Apabila memang rasa cemasmu itu terkait dengan trauma hubungan toxic atau abusive sebelumnya, jangan ragu untuk mencari bantuan atau melakukan terapi penyembuhan ya.

2. Merasa tak layak dan tak percaya diri

5 Tanda Kamu Alami Trauma Usai Terlepas Dari Hubungan Toxic & AbusiveUnsplash/Lorna Scubelek

Pernah berkubang dalam hubungan toxic atau abusive dapat menciptakan krisis harga diri yang besar. Seringkali perkataan kasar dari sang mantan yang bertujuan untuk membuatmu terpuruk dan melemahkan harga dirimu, masih berefek samping seusai putus.

Sebagian besar merasa bahwa dirinya bak barang yang telah rusak serta merasa tak layak untuk mendapatkan kesempatan dengan seseorang yang lebih berkualitas.

3. Sulit melupakan hubungan sebelumnya & memiliki pemikiran intrusif

5 Tanda Kamu Alami Trauma Usai Terlepas Dari Hubungan Toxic & AbusiveUnsplash/Justin Snyder

Dikarenakan kekerasan emosional (maupun fisik) yang pernah dialami, ada kecenderungan kejadian tersebut masih menghantui dirimu dan membuatmu sulit untuk move on.

Ada kalanya pemikiran intrusif juga turut mengganggu, yang mana membuat fokusmu menjadi mudah teralihkan, sulit mempercayai proses membangun hubungan baru dan juga meragukan niat orang lain yang mendekatimu.

Baca Juga: 5 Ciri Toxic Masculinity Ini Tanpa Disadari Tumbuh pada Diri Pria

4. Meminta maaf tiap saat

5 Tanda Kamu Alami Trauma Usai Terlepas Dari Hubungan Toxic & AbusiveUnsplash/Toa Heftiba

Bagi sebagian orang, rasa tak aman (insecurity) bisa muncul akibat adanya trauma. Ketika berada dalam hubungan toxic atau abusive, ada kecenderungan kamu berusaha menjaga chaos seminim mungkin dengan langsung meminta maaf sebagai bentuk kontrol atas reaksi dari pasangan.

Hal ini pun seringkali terbawa hingga hubungan tersebut berakhir. Kamu terbiasa langsung meminta maaf atas pemikiran, perasaan, atau tindakanmu agar terlindungi dari luka dan penghakiman seperti sebelumnya.

5. Takut menjalin komitmen

5 Tanda Kamu Alami Trauma Usai Terlepas Dari Hubungan Toxic & AbusivePexels/Daria Obymaha

Ingin menjalin hubungan tapi masih enggan membuka diri, itu artinya hubungan asmaramu sebelumnya meninggalkan sejumlah isu yang membuatmu trauma. Kamu ragu untuk berkomitmen, tak mempercayai orang lain, bahkan cenderung menyalahkan diri sendiri karena merasa mudah dipermainkan dan tak mampu ‘membaca’ orang dengan baik.

Demikian itulah 5 tanda yang menunjukkan adanya trauma usai menjalani hubungan toxic atau abusive. Jikalau trauma tersebut dirasa sangat mengganggu aktifitas sehari-hari, alangkah lebih baik segeralah mencari bantuan dan melakukan terapi penyembuhan. 

Baca Juga: 5 Tanda yang Isyaratkan Sudah Waktunya Kamu Pergi dari Hubungan Toxic

Anna Mei Photo Verified Writer Anna Mei

Introvert who has a lot of things in her suitcase

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya