Comscore Tracker

5 Alasan Mengapa Perbandingan dalam Hubungan Membuatmu Tak Bahagia

Sama saja kamu membuatnya merasa tidak berharga

Layaknya sebuah nasihat “perbandingan hanya mencuri kebahagiaan”, kita semua diajarkan untuk mensyukuri apa yang kita punya. Pentingnya menyadari keberhargaan atas apa yang kita miliki berpengaruh pada kebahagiaan sejati. Termasuk salah satunya, dalam hubungan.

Mencari kesempurnaan hanya akan membuatmu kecewa. Belum lagi, bila kamu membandingkan pasangan dengan orang lain dan membuatnya merasa sakit hati. Perbandingan tidak hanya menyiksa dirimu, tetapi juga pasanganmu.

Selain itu, simak 6 alasan lain mengapa seharusnya kamu tidak membandingkan pasanganmu dengan orang lain.

1. Perbandingan itu tak adil 

5 Alasan Mengapa Perbandingan dalam Hubungan Membuatmu Tak Bahagiailustrasi pasangan (pexels.com/Ron Lach)

Coba pikirkan, apakah adil membandingkan dua orang dengan masa lalu, kepribadian, dan kesukaan berbeda dituntut untuk memiliki kualitas yang sama? Coba saja bandingkan dirimu dengan sahabat atau saudara kandung. Sedekat-dekatnya kalian, pasti tetap ada ciri khas yang membedakanmu dengan orang tersebut.

Karena itu jangan pernah membandingkan pasanganmu dengan orang lain, apalagi dengan mantan. Mungkin mantanmu memang memiliki mulut manis. Berbeda dengan pasanganmu yang dingin dan cuek.

Tapi ingatlah, pasti ada kualitas lain dalam diri pasanganmu yang selalu membuatmu merasa nyaman. Kelebihan dan sikap itulah yang membuatmu tetap teguh untuk menjalani hubungan kalian.

2. Membuatmu kepahitan 

5 Alasan Mengapa Perbandingan dalam Hubungan Membuatmu Tak Bahagiailustrasi wanita (pexels.com/Ivan Samkov)

Perbandingan dalam hubungan juga bisa meredupkan rasa cintamu pada pasangan. Lama-lama, kamu jadi terbiasa untuk melihat kekurangan alih-alih kelebihannya. Alhasil, seluruh kebaikan tertutup oleh kekurangan itu. Kamu tidak lagi bisa menghormati dan menghargai dia sebagai pasanganmu.

Padahal kamu tahu bahwa manusia tidak bisa sempurna. Pola pikir seperti ini hanya akan menumbuhkan kepahitan. Kamu merasa kesal pada ketidakpuasanmu, kemudian melimpahkan kesalahan itu pada orang lain.

Hati-hati, teman. Kepahitan dan benci tidak sehat untuk kesehatan fisik dan mental. Ini disebabkan kamu selalu ingin lebih, alih-alih mensyukuri apa yang kamu miliki saat ini.

Baca Juga: 5 Alasan Berhenti Membandingkan Diri dengan Mantannya Pacar

3. Membuat pasanganmu merasa tidak berharga 

5 Alasan Mengapa Perbandingan dalam Hubungan Membuatmu Tak Bahagiailustrasi pasangan (pexels.com/Ron Lach)

Saat kamu berkata pada pasanganmu, “Kalau aja kamu kayak mantan aku …”, pernahkah kamu memikirkan perasaan pasanganmu?

Seringkali kita hanya ingin memikirkan diri sendiri: kebahagiaan, kenyamanan, dan kepuasan diri. Bagaimana dengan usaha pasanganmu yang berusaha membuatmu nyaman di dekatnya? Bagaimana dengan dia yang rela berkorban demi kebahagiaanmu?Ini menunjukkan betapa kamu tidak menghargai pasanganmu sebagaimana dirinya.

Lagipula, kamu tidak bisa membandingkan hubunganmu yang sekarang dengan orang lain karena setiap hubungan ialah pengalaman yang baru.

4. Kamu akan melewatkan hal-hal baik dalam hubunganmu 

5 Alasan Mengapa Perbandingan dalam Hubungan Membuatmu Tak Bahagiailustrasi wanita (pexels.com/Ofir Eliav)

Kapan kamu akan bahagia bila hanya fokus pada bagian-bagian buruk? Percayalah, tidak ada hubungan yang sempurna. Kamu hanya melihat dari satu sisi, belum keseluruhan. Orang yang kamu bandingkan dengan pasanganmu sekarang juga sebenarnya tidak sebaik itu.

Jadi daripada buang-buang waktu, lebih baik fokus pada apa yang kamu miliki sekarang. Kalau perlu, buat sebuah daftar kebaikan atau kelebihan yang kamu sukai dari kekasihmu. Ini akan mengingatkanmu untuk tetap mindful terhadap hubunganmu saat ini.

5. Hilangnya rasa menghargai antara kamu dengan doi

5 Alasan Mengapa Perbandingan dalam Hubungan Membuatmu Tak Bahagiailustrasi pasangan (pexels.com/Keira Burton)

Hubungan yang awet dan bertumbuh sempurna juga berhubungan dengan rasa hormat dari kedua pihak: kamu menghormati pasanganmu, begitu pula sebaliknya. Ini artinya, kamu mencoba untuk memahami pasanganmu sebagaimana dirinya.

Hal tersebut akan hilang bila kamu terus menyisipkan perbandingan dalam hubungan. Kamu mematok ekspetasi tinggi pada pasanganmu. Dan ketika ekspetasi tidak sesuai hasil, kamu tidak bisa menghargai dia seperti dulu. Coba posisikan dirimu dalam diri pasanganmu, apa kamu bahagia bila pasanganmu tidak menghargaimu?

Perbandingan bisa menjadi sangat egois karena kamu hanya memikirkan keinginan dirimu sendiri. Padahal, yang kamu lihat tidak seburuk itu, kok. Mulai sekarang, mari sama-sama belajar untuk mengubah pola pikir yuk!

Baca Juga: 5 Tips Menghadapi Pasangan yang Sering Membandingkan Karier Denganmu

Caroline Graciela Harmanto Photo Verified Writer Caroline Graciela Harmanto

Cinta menulis sedari duduk di bangku SD, masih terus belajar agar dapat menerbitkan konten yang berguna bagi masyarakat.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Dwi Rohmatusyarifah

Berita Terkini Lainnya