Comscore Tracker

5 Cara Hadapi Sahabat yang Belum Bisa Bersikap Dewasa, Imbangi ya!

Jangan malah emosi!

Memiliki sahabat tentu sangat menyenangkan. Namun, karena beberapa perbedaan karakter, bukan gak mungkin kita juga akan merasa sebal sesekali dengannya. Perbedaan yang ada antara kita dan sahabat gak seharusnya menimbulkan perpecahan. Justru, dengan perbedaan itulah kita jadi lebih bisa saling melengkapi dan menyempurnakan satu sama lain.

Salah satu sifat sahabat yang kadang memang terasa mengganggu adalah ketika sahabat kita sangat kekanak-kanakan dan gak dewasa. Duh, selain sebal, kita juga pasti jadi bingung kan menghadapi sahabat yang begini? Nah, buat kalian yang punya sahabat begini, coba deh lima cara berikut dalam menghadapi mereka.

1. Saat dia ngambek, berikan waktu baginya untuk sendiri

5 Cara Hadapi Sahabat yang Belum Bisa Bersikap Dewasa, Imbangi ya!pexels/Matheus Bertelli

Sahabat yang belum bisa bersikap dewasa memang biasanya paling senang ngambek. Entah itu untuk mendapat perhatian, atau karena memang hatinya begitu sensitif, pokoknya ada aja yang selalu berhasil bikin dia ngambek. Cara menghadapinya sih cukup gampang. Jangan terlalu diambil pusing.

Kamu gak perlu sibuk membujuk dia untuk berhenti ngambek, karena biasanya sikap begini akan surut seiring waktu. Ibarat anak-anak yang gampang melupakan kekesalannya, sahabatmu ini juga begitu, lho.

2. Perlakukan dia sewajarnya, jangan biasakan memanjakan dia

5 Cara Hadapi Sahabat yang Belum Bisa Bersikap Dewasa, Imbangi ya!pexels/Lisa Fotios

Sahabat yang belum dewasa mungkin akan bersikap seolah dia adalah anak bungsu dalam persahabatan kalian. Dia selalu ingin mendapat perhatian lebih, perlakuan dimanja, dan diutamakan dalam berbagai hal. Ini wajar dan mungkin memang pembawaannya begitu. Gak usah memojokkan atau menganggap hal itu mengganggu.

Yang perlu kamu lakukan hanyalah berusaha menerima dia dan sikapnya itu namun gak perlu terlalu memanjakan dia. Kalau dibiasakan, lama-lama dia gak akan bisa bersikap dewasa, guys.

Baca Juga: Kalem Aja, Ini 5 Tips Santai Hadapi Sahabat yang Baper Sama Kamu!

3. Sering-seringlah mengajaknya berdiskusi tentang banyak hal

5 Cara Hadapi Sahabat yang Belum Bisa Bersikap Dewasa, Imbangi ya!soompi.com

Mendiskusikan berbagai permasalahan hidup akan membuat dia semakin mengasah pola pikirnya. Sahabat yang belum dewasa ini akan mulai bisa melihat betapa kompleksnya dunia ini dan semua gak selalu tentang dia. Dengan sering mengajaknya berdiskusi seperti ini, kamu juga secara gak langsung mengajarkan dia kedewasaan dalam berpikir dan menyelesaikan suatu masalah.

4. Tunjukkan cara dan kelebihan dari bersikap dewasa sesuai usia

5 Cara Hadapi Sahabat yang Belum Bisa Bersikap Dewasa, Imbangi ya!unsplash/Toa Heftiba

Gak cuma kata-kata, seseorang yang belum dewasa itu justru lebih mengutamakan tindakan dan contoh langsung untuk mereka tiru. Dengan menunjukkan cara bersikap dan berpikir dewasa, serta membuat dia melihat langsung kelebihan dan keuntungan yang didapat, maka lambat laun dia akan mulai membiasakan diri untuk bersikap seperti itu juga.

5. Perbanyak sabar dan terus dampingi dia

5 Cara Hadapi Sahabat yang Belum Bisa Bersikap Dewasa, Imbangi ya!unsplash/Becca Tapert

Meski terkadang mengesalkan, sahabat yang belum dewasa itu perlu banget bimbingan dan pendampingan dari kamu. Dia itu ibarat remaja yang belum bisa membedakan baik dan buruk dengan jelas. Makanya, kesabaran dan ketelatenan lebih akan sangat kamu butuhkan dalam menghadapinya.

Karakter dan sifat sahabat yang berbeda jauh darimu pasti akan membawa warna baru dalam hidupmu. Teruslah jadikan persahabatan kalian sebagai jalan untuk saling mengoreksi dan membawa kalian ke arah yang lebih baik. Dalam menghadapi sahabat yang belum dewasa, kamu mau kan mencoba lima cara di atas?

Baca Juga: 7 Hal Ini Membuktikan Kalau Kalian Belum Sah Jadi Sahabat Sejati

Desy Damayanti Photo Verified Writer Desy Damayanti

A professional writer is an amateur who didn’t quit. you can kindly send me an email to desydamayanti92.dd@gmail.com

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Tania Stephanie

Berita Terkini Lainnya