Comscore Tracker

5 Alasan Kenapa Kita Harus Pandai Menyeleksi Lingkungan Pertemanan

Teman adalah cerminan diri, setuju?

Berteman dengan siapa saja tentu adalah hak kita semua. Siapapun boleh menentukan mau bergaul dengan orang pintar, orang kaya dan lainnya. Namun, kamu tentu pernah mendengar kan kalau ada anjuran yang mengatakan agar kita lebih pandai dalam memilih teman dan lingkungan pergaulan kita?

Meski masalah memilih teman adalah hak pribadi, tapi kenapa masih ada anjuran-anjuran soal cara memilih teman? Ini nih beberapa alasannya biar kita sama-sama paham. Yuk simak.

1. Karena orang terdekat akan memberi pengaruh pada pola pikir dan kebiasaan

5 Alasan Kenapa Kita Harus Pandai Menyeleksi Lingkungan Pertemananpexels/Lisa Fotios

Pernah gak sih kamu menyadari beberapa pilihan yang kamu lakukan dalam hidupmu kok begitu mirip dengan sahabatmu? Misal, dalam memilih style pakaian, atau dalam hal makanan favorit? Ini adalah bukti bahwa orang terdekat kita memberikan pengaruh pada banyak hal dalam hidup kita, makanya penting banget untuk mengelilingi diri dengan orang-orang yang punya kebiasaan baik. 

2. Teman yang kita miliki juga jadi cerminan diri kita

5 Alasan Kenapa Kita Harus Pandai Menyeleksi Lingkungan Pertemananpexels/Helena Lopes

Ketika kita berteman dengan orang yang cerdas, lama-kelamaan kita akan melihat dan menyikapi segala hal seperti teman kita ini. Makanya, banyak orang menganalogikan sebuah perumpamaan ketika kita berteman dengan seorang penjual parfum, kita pun akan ikut wangi. Seiring berjalannya waktu, kita akan mulai membentuk karakter yang serupa dengan teman kita dan menjadi cerminan dirinya. Begitu juga sebaliknya.

3. Tujuan hidup yang ingin kita tuju juga merupakan pengaruh dari lingkungan kita

5 Alasan Kenapa Kita Harus Pandai Menyeleksi Lingkungan Pertemananpexels/mentatdgt

Saat kamu dikelilingi oleh orang-orang yang bergelut di bidang bisnis, kamu juga akan punya pola pikir yang sama. Tujuan hidupmu pun akan berputar di sekitar dunia bisnis. Saat kamu terbiasa bergaul dengan orang-orang di dunia pendidikan, bukan gak mungkin cita-citamu adalah menjadi tenaga pengajar. 

Itulah kenapa penting bagi kita untuk menghindari orang-orang yang akan memberi dampak buruk, karena semua itu bisa berpengaruh pada masa depan kita. 

Baca Juga: Teman Sejati vs Teman Palsu: 10 Hal yang Harus Kamu Perhatikan

4. Cara kita memandang dan menyikapi masalah pun akan terpengaruh dari teman-teman kita

5 Alasan Kenapa Kita Harus Pandai Menyeleksi Lingkungan Pertemananpexels/fauxels

Terbiasa berteman dengan orang-orang kalem akan mengajarkan secara langsung kepadamu untuk menghadapi masalah dengan pikiran yang tenang. Sebaliknya, saat kamu membiasakan diri berteman dengan mereka yang gampang emosian, tentu lebih mudah bagimu untuk meledak marah saat menghadapi sesuatu yang membuatmu kesal. Hayo, mau pilih teman seperti apa nih?

5. Kecenderungan kita terhadap suatu hal juga berkaitan erat dengan lingkungan pertemanan kita

5 Alasan Kenapa Kita Harus Pandai Menyeleksi Lingkungan Pertemananpexels/Andrea Piacquadio

Teman-teman yang sering kita habiskan waktu bersama, akan membuat kita lebih gampang 'tertular' kesukaan dan kecenderungan mereka terhadap suatu hal. Bahkan jika itu adalah sesuatu yang awalnya gak kita sukai. Misal, karena selalu menghabiskan waktu sama teman yang suka minum kopi, lama-lama kita akan penasaran dan mulai mencicipi kopi kemudian kita jadi ikut-ikutan suka kopi.

Memilih teman adalah sesuatu yang wajib dilakukan karena mereka akan memberi pengaruh yang cukup banyak pada diri kita. Jangan segan untuk menolak atau menjauhi mereka yang cuma akan menjebak kita dalam kesia-siaan, dan jangan malu untuk mulai mengelilingi diri dengan teman-teman yang luar biasa. Siap mencoba?

Baca Juga: 6 Cara Redakan Kesedihan saat Lingkaran Pertemanan Kian Mengecil

Desy Damayanti Photo Verified Writer Desy Damayanti

A professional writer is an amateur who didn’t quit. you can kindly send me an email to desydamayanti92.dd@gmail.com

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Erwanto

Berita Terkini Lainnya