Comscore Tracker

5 Cara Sehat Atasi Masalah Pernikahan, Bukan Curhat ke Orang Lain!

#IDNTimesLife Butuh sikap yang dewasa dan bijaksana

Pertengkaran adalah bumbu dalam pernikahan yang membuat kehidupan pernikahan tidak terasa hambar. Karenanya, kamu tidak perlu terlalu ambil pusing jika kamu dan pasangan sesekali bertengkar.

Ada bermacam-macam cara yang dilakukan orang-orang untuk mengatasi masalah dalam pernikahan, dan salah satunya adalah dengan menceritakan masalah rumah tangga pada orang lain, entah untuk mencari solusi atau sekadar berbagi.

Sayangnya, ini bukanlah solusi terbaik. Sebab, orang lain hanya mengetahui masalah dari sudut pandangmu sehingga mereka tidak dapat memberikan solusi yang objektif. Juga, tidak semua orang bisa memberikan solusi yang bijak.

Untuk membantu kamu menangani masalah pernikahan secara sehat dan cepat, di bawah ini akan dijelaskan beberapa tips mengatasi masalah pernikahan yang bisa kamu terapkan.

1. Ubah polanya

5 Cara Sehat Atasi Masalah Pernikahan, Bukan Curhat ke Orang Lain!ilustrasi pasangan suami istri (pexels.com/Katerina Holmes)

Jika selama ini kamu selalu pulang kerja dalam keadaan marah, maka kamu wajib menghentikan kebiasaan ini, bagaimanapun caranya. Jika pasanganmu selalu mengomel karena kamu menaruh handuk basah di atas kasur, biasakan untuk tidak membawa handuk ke kamar tidur. Dan, ubahlah kebiasaan lain yang selama ini selalu menjadi sumber pertengkaran.

Sulit untuk menyuruh orang lain berubah, tetapi kamu bisa memaksa diri sendiri untuk berubah. Dengan begitu, harapannya pasanganmu menyadari usaha yang kamu lakukan dan mau turut berubah. Jika pun tidak, setidaknya kamu berhasil mengurangi pertengkaran di rumah dan melihat pasanganmu bersikap lebih baik.

2. Dapatkan konseling

5 Cara Sehat Atasi Masalah Pernikahan, Bukan Curhat ke Orang Lain!ilustrasi suami dan istri sedang melakukan konseling (pexels.com/Anthony Shkraba)

Konseling bukan hanya bisa menyelamatkan kesehatan mental individu, tapi juga pernikahan. Melalui konseling, kamu dan pasangan akan terlibat dalam beberapa sesi pembicaraan agar komunikasi kembali mengalir. Bagi suami, ini merupakan kesempatan untuk berbicara dan mengirimkan pesan positif yang besar kepada istri.

Konseling juga dilengkapi dengan pekerjaan rumah dan rencana tindakan dari waktu ke waktu. Jadi, tindak lanjuti apa yang diperintahkan oleh konselor dan tanggung jawab atas tugas-tugasmu. Ketika keduanya saling bertanggung jawab dengan tugas masing-masing, sangat mungkin bagi pasangan untuk mendapatkan hubungan yang kembali harmonis.

Baca Juga: 5 Mitos Pernikahan yang Sering Dianggap Benar, Jangan Percaya Lagi!

3. Jadikan pernikahanmu prioritas

5 Cara Sehat Atasi Masalah Pernikahan, Bukan Curhat ke Orang Lain!ilustrasi suami sedang merangkul istri (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Terkadang, waktu dapat menggerogoti prioritas kita. Pernikahan tidak akan berjalan dengan baik ketika pasangan bukanlah merupakan prioritas utama kita. Jadi, buatlah pasangan atau pernikahan sebagai prioritas utama di atas segalanya.

Yakinkan dirimu bahwa pasanganmu adalah yang terpenting di hidupmu. Ia memiliki posisi di atas pekerjaan, hobi, keluarga orangtua, bahkan anak. Sebab, anak-anak paling bahagia jika mereka memiliki orangtua yang bahagia dan saling mencintai.

4. Bersikap dewasa

5 Cara Sehat Atasi Masalah Pernikahan, Bukan Curhat ke Orang Lain!ilustrasi suami dan istri sedang berbicara (pexels.com/Andres Ayrton)

Sarkasme, agresivitas pasif, cemberut, dan menyindir tidak memiliki tempat dalam pernikahan. Bahkan jika pasanganmu masih memiliki sikap ini, kamu tidak perlu melakukannya.

Bersikap dewasa adalah kunci penting untuk menjaga keharmonisan pernikahan. Anggaplah masalah dalam pernikahan sebagai kesempatan untuk memberikan contoh sikap yang dewasa bagi anak-anak. Maksudnya, kamu perlu menangani semua tantangan dengan matang.

5. Mulai dari diri sendiri

5 Cara Sehat Atasi Masalah Pernikahan, Bukan Curhat ke Orang Lain!ilustrasi suami memberikan kado pada istri (pexels.com/Budgeron Bach)

Sangat baik jika kamu dan pasangan dapat bekerja sebagai tim untuk mengatasi masalah dalam pernikahan. Namun, jika pasanganmu belum tergerak untuk berubah, lakukanlah sendiri. Mulailah dengan dirimu sendiri dan semoga pasanganmu akan ikut tergerak nantinya.

Evaluasi kembali, apakah kamu bersikap realistis tentang apa yang kamu harapkan dari pasanganmu? Apakah kamu memperlakukan dia sebagaimana kamu ingin diperlakukan? Perbaiki apa yang kamu mampu terlebih dahulu, dan kemudian kamu akan lebih siap untuk mengajak pasanganmu berubah dan memperbaiki apa yang bisa.

Masalah pernikahan tidak akan jadi lebih baik jika suami atau istri saling menuntut pasangannya untuk memperbaiki segalanya dan dimengerti. Menerapkan strategi di atas adalah kunci untuk memperbaiki setiap masalah.

Baca Juga: 5 Masalah Rumah Tangga Ini Tak Boleh Diumbar, Demi Keutuhan Pernikahan

Eka ami Photo Verified Writer Eka ami

Lifelong learner

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Tania Stephanie

Berita Terkini Lainnya