Comscore Tracker

5 Alasan Jangan Berekspektasi Bisa Mengubah Pasangan sesuai Keinginan

Cintailah dengan setulus hati, tanpa berupaya menguasai

Menjalin hubungan istimewa dengan pasangan lalu berharap semua akan selalu indah dan membahagiakan, itu wajar saja. Akan tetapi, semua kembali lagi pada diri masing-masing. Menjalani kisah asmara dengan pasangan pun tak akan selalu dilanda kesenangan, sebab tetap memungkinkan terjadi konflik dan pertengkaran.

Mulai dari adanya perbedaan prinsip, hingga keinginan hati kedua pihak. Ketika muncul ketidaknyamanan, dan membuatmu berekspektasi bisa mengubah pasangan sesuai keinginan, sebaiknya jangan dilakukan. Sebab, hanya membuang waktu dan energimu saja. Berikut beberapa alasan yang perlu dipahami.

1. Menjadi lebih baik atau sebaliknya, tergantung dari niat diri 

5 Alasan Jangan Berekspektasi Bisa Mengubah Pasangan sesuai Keinginanilustrasi orang bercermin (pexels.com/Ivan Oboleninov)

Setelah beberapa lama menjalin kisah cinta, dan pasangan mulai berperilaku yang kurang diharapkan olehmu. Lalu, kamu berharap dia berubah, dan hampir setiap harinya kamu menunjukkan tindakan-tindakan dengan tujuan agar dia menyadari, serta mau mengubah sikapnya.

Percayalah, tak akan berdampak besar untuknya. Justru, waktu dan energimu yang kian terkuras. Sebab, pada dasarnya berubah menjadi lebih baik atau sebaliknya, tak bisa dipicu oleh apa pun yang terjadi padanya.

Hanya dia sendirilah yang mampu mengubah perilakunya. Jadi, janganlah bersusah payah mengubahnya, karena hanya akan membuatmu lelah.

2. Karena setiap orang punya cara pandangnya masing-masing 

5 Alasan Jangan Berekspektasi Bisa Mengubah Pasangan sesuai Keinginanilustrasi percakapan antara pasangan (pexels.com/Pavel Danilyuk)

Sikap pasangan yang kamu anggap kurang tepat, belum tentu dia beranggapan yang sama. Sejatinya, setiap orang memang punya cara pandangnya masing-masing. Untuk itu, ketika terjadi ketidakcocokan antara kamu dan dia, maka bersabarlah saja.

Tetap mawas diri dan amati lebih dalam. Berdiskusi dengan pasangan untuk saling menemukan kenyamanan itu pilihan yang bijaksana, daripada kamu berekspektasi tinggi untuk bisa mengubahnya menjadi seperti keinginanmu. Proses mengubah diri sendiri menjadi baik saja perlu waktu dan upaya yang tak mudah, apalagi mengubah orang lain, sekalipun dia adalah pasanganmu sendiri.

Baca Juga: 5 Tips Mengubah Hidup yang Biasa Jadi Luar Biasa, Semuanya Istimewa

3. Perubahan bisa terjadi setiap saat pada diri seseorang 

5 Alasan Jangan Berekspektasi Bisa Mengubah Pasangan sesuai Keinginanilustrasi sedang menasehati pasangan (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Kenyataannya, sebuah perubahan diri itu bisa saja terjadi setiap saat, termasuk dalam diri pasangan. Jika sekarang sikapnya sedang tak menyenangkan, tak perlu berharap bisa mengubahnya menjadi kembali seperti dulu.

Sebab, perubahan itu bisa terjadi sewaktu-waktu dalam diri manusia. Bisa saja hari ini dia berubah, besok kembali terjadi perubahan lagi pun sangat memungkinkan.

Daripada kamu menyia-nyiakan hidupmu dan menghabiskan waktu produktif dengan melakukan upaya agar pasangan bisa berubah, lebih baik sayangi dirimu dan berusaha menjaga emosi diri saja. Jika memang ada keseriusan cinta di hatinya, pasti tanpa diminta berubah, dia akan selalu berupaya membuatmu bahagia.

4. Berubah tak semudah membalikkan telapak tangan

5 Alasan Jangan Berekspektasi Bisa Mengubah Pasangan sesuai Keinginanilustrasi orang merasa tertekan dalam menjalani hubungan (pexels.com/SHVETS production)

Perubahan menuju pribadi yang lebih baik dalam menjalani kisah cinta, sebaiknya dilakukan secara individu saja. Tak usah membuang energi diri dengan berekspektasi bahwa suatu saat pasangan bisa menjadi seperti yang kamu inginkan.

Ketahuilah bahwa hal ini tak semudah membalikkan telapak tangan. Apalagi jika ternyata perubahan yang diharapkan olehmu berbeda dengan keinginan hati terdalamnya. Itu pastinya akan terasa memberatkan diri hingga merugikanmu sendiri.

Jujur saja tentang isi hatimu, katakan dengan jelas dan baik padanya. Jika dia memahami dan tulus mencintaimu, tanpa kamu berusaha mengubahnya, dia pasti akan berubah lebih baik lagi dengan sendirinya.

5. Agar tak membuatmu kesal dengan hubungan yang berjalan 

5 Alasan Jangan Berekspektasi Bisa Mengubah Pasangan sesuai Keinginanilustrasi merasa kesal (pexels.com/RODNAE Productions)

Setiap manusia ingin bisa mengendalikan dirinya sendiri, dan memang itulah yang terbaik. Tak perlu berharap dan berusaha mengubah pasangan yang sekarang sedang kurang menyenangkan. Tindakanmu hanya akan membuat diri merasa kesal sendiri atas hubungan cinta yang dijalani.

Coba balikkan kondisi ketika pasangan juga tak nyaman dengan perilakumu dan berupaya mengubahmu, supaya menjadi seperti harapannya. Memintamu untuk harus ini dan itu, serta lainnya. Apa yang kamu rasakan? Tak nyaman, kan? Ketika pasangan merasa tak nyaman, percayalah tak akan ada perubahan yang terjadi, justru bisa saja dia akan semakin menjadi-jadi.

 

Fokus saja memperbaiki diri jika pasangan berperilaku kurang menyenangkan padamu. Cobalah diskusikan bersama untuk menemukan jalan tengahnya.

Hindari berekspektasi tinggi terjadinya perubahan dari diri pasangan, setelah kamu melakukan upaya mengubahnya. Cintailah pasangan dengan setulus hati dan jangan berusaha untuk menguasai dirinya beserta kehidupan pribadinya.

Baca Juga: 5 Alasan Mengapa Pernikahan Dapat Mengubah Kehidupan Seseorang, Catat!

Adelbertha Eva Y Photo Verified Writer Adelbertha Eva Y

Tetap Semangat

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Albin Sayyid Agnar

Berita Terkini Lainnya