Comscore Tracker

5 Tanda Kamu dan Pasangan Perlu Break, Kenali Sebelum Terlambat!

Daripada putus, lebih baik break

Sama halnya seperti putus cinta, break pun sangat menyakitkan. Tapi, break ini terkadang diperlukan agar masing-masing insan bisa introspeksi diri sendiri. Dengan harapan hubungan bisa membaik pasca break.

Pertanyaannya, kapan kamu dan pasangan harus break? Cari tahu jawabannya lewat lima tanda berikut ini. 

1. Ada hal-hal yang kurang mengenakkan belakangan ini

5 Tanda Kamu dan Pasangan Perlu Break, Kenali Sebelum Terlambat!pexels.com/Polina Zimmerman

Beberapa bulan terakhir ini, banyak hal yang kalian tidak inginkan justru terjadi begitu saja. Mirisnya lagi, kalian tidak bisa selesaikan masalah itu seperti masalah-masalah waktu silam. Justru kalian saling menyalahi, yang akhirnya menyebabkan argumen tak berkesudahan.

Daripada kondisi semakin parah, maka break adalah jalan terbaik. Biarkan kalian menenangkan diri dulu dengan cara masing-masing. Lalu atur waktu ketemu untuk membicarakan semuanya secara baik agar hubungan kembali harmonis seperti dulu.

2. Kalian merasa saling ketergantungan

5 Tanda Kamu dan Pasangan Perlu Break, Kenali Sebelum Terlambat!pexels.com/Bruno Bueno

Saling ketergantungan disini menjurus ke arah negatif, membuat kalian gak bisa hidup tanpa yang lain. Kamu butuh dia untuk selalu ada di sisimu saat dilanda masalah. Jika tidak, kamu marah, menangis, stres, dan rela menyakiti diri sendiri.

Jika ini terjadi, maka putuskan untuk break selama beberapa waktu. Dari sini kalian bisa belajar kalau setiap orang butuh waktu untuk dirinya sendiri. Agar bisa berkembang menjadi pribadi yang lebih baik.

3. Muncul sikap posesif yang membuat satu sama lain kurang nyaman

5 Tanda Kamu dan Pasangan Perlu Break, Kenali Sebelum Terlambat!unsplash.com/Omar Lopez

Posesif adalah suatu sikap dimana yang satu menginginkan yang lain secara utuh. Atau dalam kata lain menjadi miliknya selamanya. Mau ke sini, harus lapor dulu. Melakukan yang ini pun harus lapor, semuanya serba laporan. Hal ini tentu saja membuat kalian tidak nyaman sama pasangan sendiri.

Agar kadar posesif ini berkurang, coba break untuk sementara waktu. Misalnya, seminggu agar satu sama lain tahu betapa enaknya hidup bebas meski berstatus pacaran. Jadi tidak ada lagi yang namanya posesif saat sudah baikan nanti.

Baca Juga: Bukan Bosan, 5 Situasi di Mana Kamu Harus Break dari Hubungan Asmara

4. Kalian punya tujuan yang ingin dicapai

5 Tanda Kamu dan Pasangan Perlu Break, Kenali Sebelum Terlambat!pexels.com/freestocks.org

Break itu tidak hanya dibutuhkan untuk mengatasi toxic relationship, tapi juga untuk meraih satu tujuan. Tujuan yang kalian ingin raih, tapi tak kunjung kesampaian karena berbagai alasan. Dengan break, banyak waktu yang bisa kalian habiskan untuk diri sendiri.

Kalian bisa manfaatkan untuk menyusun berbagai rencana agar tujuan tersebut dapat tercapai dengan hasil maksimal. Alhasil, kalian bisa sama-sama sukses.

5. Ingin lebih mengenali diri sendiri

5 Tanda Kamu dan Pasangan Perlu Break, Kenali Sebelum Terlambat!pexels.com/Ba Tik

Salah satu di antara kalian mungkin merasa ada sifat yang berubah pasca pacaran. Dan untuk mengetahuinya, dibutuhkan break untuk sementara. Sebab selama break, kalian hanya fokus untuk diri sendiri sehingga bisa lebih mengenal diri kalian dengan baik.

Setelah merasa lebih baik, kalian bisa kembali bersatu seperti sedia kala. Dengan jaminan kalau hubungan kalian jauh lebih baik dari sebelumnya. 

Break sifatnya tidak main-main. Jadi bicarakan baik-baik dengan pasangan agar kalian bisa menjalani masa-masa ini dengan baik, sebelum akhirnya bersatu kembali sebagai kekasih.

Baca Juga: 5 Tips Beritahu Pasangan bahwa Kamu Ingin Break dari Hubungan

Louisa Gabe Photo Verified Writer Louisa Gabe

Living extraordinary

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Erwanto

Berita Terkini Lainnya