Comscore Tracker

5 Alasan Mending Putus dari Pacar yang Suka Menyuruh Utang

Mumpung kamu belum telanjur menikah sama dia

Jujur saja, apakah pacarmu sering menyuruhmu untuk berutang? Baik uangnya buat keperluanmu sendiri maupun dia yang sedang membutuhkannya. 

Kalau pacarmu begini, pikirkan lagi hubunganmu dengannya atau mending putus dari pacar, deh. Daripada memperpanjang hubungan kalian, apalagi membawanya ke pernikahan dengan kebiasaan tersebut, lho. Berikut alasan kamu mending putus dari pacar yang hobi menyuruhmu berutang, pertimbangkan baik-baik, ya.

1. Dia yang butuh uang, kamu yang disuruh berutang

5 Alasan Mending Putus dari Pacar yang Suka Menyuruh Utangilustrasi pasangan kaget (pexels.com/Mikhail Nilov)

Ini sama saja dengan menjadikanmu sumber uang. Dia gak peduli pada siapa kamu akan meminjam uang, berapa bunganya, dan bagaimana kamu bakal membayarnya. 

Ia cuma mau uangnya ada ketika dia membutuhkannya. Ia bahkan gak cukup bernyali buat mencari pinjaman sendiri. Kamulah yang terus didorongnya untuk berutang ke sana kemari.

2. Bahkan jika utang itu buat kamu, sarannya tidak untuk jangka panjang

5 Alasan Mending Putus dari Pacar yang Suka Menyuruh Utangilustrasi didesak utang (pexels.com/cottonbro)

Berbeda dengan poin pertama, kamulah yang sedang membutuhkan uang lebih. Saban dirimu bercerita padanya atau meminta sarannya, dia langsung saja menyuruhmu berutang.

Buat jangka pendek, masukannya memang menyelesaikan masalah keuanganmu. Namun dalam jangka panjang, ini justru bisa menjebakmu. Lebih baik dia mengajarimu mengatur keuangan dengan lebih baik atau memperoleh pekerjaan sampingan ketimbang selalu menyuruhmu berutang.

3. Bahaya menikah dengan orang yang sedikit-sedikit utang

5 Alasan Mending Putus dari Pacar yang Suka Menyuruh Utangilustrasi menyebar uang (pexels.com/Pavel Danilyuk)

Utang seharusnya menjadi pilihan terakhir yang kalian ambil sebagai pasangan. Akan tetapi kalau kamu berpasangan dengannya, utang malah menjadi jalan keluar pertama bahkan terasa sebagai satu-satunya. 

Akibatnya, kalian menghabiskan banyak uang buat membayar berbagai cicilan dan bunga utang. Kalian juga bakal dicap sebagai pasangan yang tidak dewasa serta lemah dalam hal finansial maupun ikhtiar memperoleh rezeki.

Baca Juga: 5 Bukti Cinta Pacar Cuek, Terlihat dari Sikap Gentle-nya

4. Kalau utang tak segera lunas, kamu malu dan tertekan

5 Alasan Mending Putus dari Pacar yang Suka Menyuruh Utangilustrasi pria stres (pexels.com/cottonbro)

Dengan kerap lari pada kebiasaan meminjam uang, tagihanmu pasti menumpuk. Padahal, tidak mungkin kamu menghabiskan semua penghasilan cuma buat membayar cicilan.

Dampaknya jelas, kamu bikin jengkel para pemberi utang. Mampukah kamu menahan malu apabila orang-orang membicarakan utangmu? Tekanan mentalmu tambah besar jika ada penagih utang mendatangi kantormu atau mencegatmu di jalanan.

5. Jika nanti kamu terjerat bunga tinggi, dia pergi

5 Alasan Mending Putus dari Pacar yang Suka Menyuruh Utangilustrasi pria tertekan (pexels.com/zaid mohammed)

Suami atau istri saja dapat berhenti setia apabila diuji dengan persoalan keuangan. Apalagi kalian cuma berpacaran. Ketika kamu terjerat banyak utang, ia akan berdalih berhubungan denganmu gak ada masa depannya.

Percuma kamu berusaha mengingatkan bahwa dialah yang selalu menyuruhmu berutang. Paling-paling jawabannya, "Kenapa kamu mau? Kamu yang bikin keputusan!". Jika sudah begini, mending putus dari pacar, deh, daripada masalah semakin berlarut dan kamu makin boncos.

Pacar yang baik justru paling anti menyuruhmu utang. Jika dia membutuhkan uang, ia bahkan tak ingin merepotkan kamu. Kalaupun dia harus berutang, ia bakal meminjam dari koperasi kantornya.

Tujuannya supaya gajinya yang langsung dipotong dan kamu tidak perlu malu. Ia punya rasa tanggung jawab yang besar atas kebutuhannya sendiri. Inilah pacar yang bisa dipertimbangkan untuk menjadi suami atau istrimu. Jangan salah pilih, ya!

Baca Juga: 6 Cara Hadapi Pacar yang Gak Mau Hidup Berjuang Bersama

Marliana Kuswanti Photo Verified Writer Marliana Kuswanti

Esais, cerpenis, novelis. Senang membaca dan menulis karena membaca adalah cara lain bermeditasi sedangkan menulis adalah cara lain berbicara.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Debby Utomo

Berita Terkini Lainnya