Comscore Tracker

Pacarmu Toksik? Jangan Nekat Menikah dengannya!

Berharap orang lain berubah hanya akan mengecewakanmu

Menikah itu perlu gak sih? Perlu kalau memang kamu sudah siap dan ingin menikah. Siap bukan hanya sudah cukup umur melainkan juga siap secara psikis dan finansial. Tetapi ada yang lebih penting lagi ketimbang sekadar menikah, yaitu dengan siapa kamu akan menikah.

Jangan sampai hanya karena merasa sudah dikejar umur, kamu lantas sembarangan memilih calon pasangan. Atau karena kamu sudah lama berpacaran dan pacarmu ingin menikahimu, kamu langsung oke saja tanpa melihat kembali seperti apa hubungan kalian selama ini.

Bila sudah jelas selama ini sikap pacarmu padamu gak baik, bikin kamu lebih banyak bersedih ketimbang bahagia, jangan nekat menikah dengannya. Ini alasannya:

1. Berharap dia berubah setelah menikah mungkin hanya mimpi di siang bolong 

Pacarmu Toksik? Jangan Nekat Menikah dengannya!Unsplash.com/heftiba

Ketimbang berharap dia berubah setelah kalian menikah, bagaimana jika kamu saja yang mengubah pandanganmu sendiri? Kali ini dengan menanyakan pada diri sendiri, bagaimana kalau dia tak pernah berubah bahkan sikapnya makin buruk saja? Bukan hanya padamu melainkan juga pada anak-anak kalian yang kecil dan tak berdaya?

Bukankah bila itu sampai terjadi, berarti ada peranmu juga? Kamu telah mengabaikan begitu banyak tanda buruk selagi masih berpacaran dengannya dan nekat membawa hubungan ke pernikahan. Satu yang perlu kamu ingat, bila memang mengubah sifat itu mudah, dia seharusnya sudah berubah sejak dahulu kala.

2. Dengan alasan apa pun, jangan pertaruhkan masa depanmu dan anak-anak kalian 

Pacarmu Toksik? Jangan Nekat Menikah dengannya!Unsplash.com/avasol

Bahkan racun dengan dosis kecil yang terus diberikan dalam waktu lama bisa menyebabkan kematian. Apalagi jika dosisnya makin besar dari waktu ke waktu. Kamu gak boleh berpikir kamu pasti akan kuat menghadapinya. Toh, kamu gak baru satu atau dua hari menjalani hubungan dengannya.

Ini pikiran yang menyesatkan. Jauhi! Kamu bahkan gak tahu garis batas kesanggupanmu, kan? Gak ada yang perlu bertingkah sok kuat di dunia ini. Kamu gak layak dibuat menangis berkali-kali. Kamu harus tersenyum dan orang yang boleh menjadi pasanganmu sehidup semati hanyalah orang yang bisa menjaga senyummu dan senyum anak-anakmu.

Tidak ada kebahagiaan yang sempurna itu benar. Tetapi mengusahakan kebahagiaan di masa depan adalah kewajibanmu hari ini.

3. Jadi jomlo lagi bahkan jauh lebih baik ketimbang terjebak hubungan yang gak sehat 

Pacarmu Toksik? Jangan Nekat Menikah dengannya!Unsplash.com/ashkfor121

Barangkali ada kekhawatiran yang membayangimu saat kamu hendak menolak menikah dengan pacarmu yang toksik apalagi mengakhiri hubungan. Masa pacaran sudah lama bukannya menikah malah bubar dan kamu kembali jomlo? Apa kata orang nanti?

Betul. Gak sedikit orang mungkin akan mencibirmu karena itu. Namun ingat, apakah mereka yang mencibirmu akan ikut menanggung risiko bila kamu sampai gak bahagia bahkan bernasib celaka akibat menikah dengan orang yang toksik? Gak, kan? Maka abaikan saja.

Kalau orang-orang di sekitarmu gak peduli-peduli amat soal apakah kamu akan menikah dengan pacarmu atau tidak, mungkin kamu sendiri yang terlalu cemas. Tetapi percayalah, langit gak akan runtuh hanya karena kamu kembali menjomlo. Kamu bahkan akan merasa lebih bebas dan bahagia setelah terlepas dari hubungan yang gak sehat.

Baca Juga: Tunggu Apa Lagi? Inilah 6 Cara Jitu Memutus Rantai Pertemanan Toksik

4. Seseorang yang sudah kamu ketahui gak baik untukmu berarti memang bukan jodohmu 

Pacarmu Toksik? Jangan Nekat Menikah dengannya!Unsplash.com/ashkfor121

Jodoh memang hanya Tuhan yang tahu. Juga sudah ditetapkan olehNya. Namun bukan berarti kamu lantas menutup mata dengan berpikir mungkin dia memang sudah ditakdirkan menjadi jodohmu. Hidup cuma satu kali, jangan pasrah banget dong. Kamu juga harus aktif menyeleksi calon pasanganmu.

Salah satu yang paling mudah ya dengan cepat-cepat menyingkirkan orang yang sudah jelas gak mendatangkan kebaikan dalam hidupmu. Itu sudah tanda paling akurat kalau kalian gak layak bersatu. Bukan malah memaksakan diri untuk menikah. Nanti cuma berujung penyesalan karena hidupmu makin berantakan setelah pernikahan.

5. Lebih bagus kamu memantaskan diri untuk seseorang yang lebih baik darinya dan sedang menunggu pertemuan denganmu 

Pacarmu Toksik? Jangan Nekat Menikah dengannya!Unsplash.com/tiomp

Membina hubungan dengan orang yang toksik itu buang-buang waktu dan energi. Padahal ada begitu banyak hal lain yang harus kamu urusi dengan sangat serius dalam hidupmu. Itu lebih berguna untuk masa depanmu dan bila masa depanmu cerah, kemungkinan menemukan seseorang yang tepat untukmu juga akan lebih besar.

Sebaliknya bila kamu tenggelam dalam hubungan dengan orang yang beracun, duniamu seolah-olah menyempit. Depan, belakang, kanan, dan kirimu hanya berisi dia dengan segala permasalahan yang diciptakannya.

Buat dirimu berharga dengan selalu mengatakan bahwa kamu layak untuk bahagia. Baik sebagai lajang maupun berpasangan dengan orang yang berkualitas. Bukan orang yang toksik!

Baca Juga: 5 Hikmah Mengalami Hubungan Toksik, Jadikan Pelajaran untuk Bangkit! 

Marliana Kuswanti Photo Verified Writer Marliana Kuswanti

Esais, cerpenis, novelis. Senang membaca dan menulis karena membaca adalah cara lain bermeditasi sedangkan menulis adalah cara lain berbicara.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Abigail Putra

Berita Terkini Lainnya