Comscore Tracker

Ini 5 Tandanya Kamu Tidak Sadar Terjebak dengan Pertemanan Toksik!

Pulang nongkrong malah lemes banget!

Meski di waktu kecil kita sering diajari untuk tidak pilih-pilih teman, nyatanya wejangan tersebut seringkali tidak relevan dengan realita. Justru wejangan yang menganalogikan berteman dengan penjual minyak wangi versus berteman dengan pandai besi menjadi lebih relevan.

Lingkar pertemanan atau inner circle yang tidak tepat akan membuatmu merasa kesepian, stres, dan berbagai emosi negatif lainnya, karena kunci dari pertemanan adalah keterikatan emosi yang sehat.

Sayangnya, kita tidak selalu sadar tengah berkecimpung dengan pertemanan yang toksik. Karena itu, refleksikan pertemananmu sekarang, dan lihat apakah 5 tanda ini ada padamu! Jika ya, itu tandanya kamu tidak sadar terjebak dengan pertemanan toksik!

1. Kamu sudah merasa tidak nyaman duluan ketika janjian

Ini 5 Tandanya Kamu Tidak Sadar Terjebak dengan Pertemanan Toksik!dramabeans.com

Tiba-tiba kamu mendapat ajakan hangout via grup WhatsApp, namun ternyata kamu justru ingin menghindar, merasa sangat ogah, atau bahkan pura-pura tidak mengetahui chat tersebut selama beberapa hari. Dan bukan hanya sederet respon ini saja yang mungkin terjadi, ada berbagai respon langsung lain yang kamu sadari atau mungkin juga tidak.

Jika dalam pikiranmu sudah menyimpan kata-kata 'aduh' gara-gara ajakan hangout, itu artinya kamu sebenarnya tidak nyaman dengan pertemanan tersebut. Kamu sebenarnya sadar bahwa pertemanan tersebut bukanlah tempatmu, hanya saja terkadang kamu mengulur-ulur waktu dikarenakan sudah lama mengenal, atau berbagai alasan lain yang sebenarnya tidak substansial.

2. Bukannya excited, kamu malah overthinking sebelum ketemuan

Ini 5 Tandanya Kamu Tidak Sadar Terjebak dengan Pertemanan Toksik!hancinema.net

Jika pada akhirnya kamu mengiyakan ajakan hangout, ada perasaan 'aduh ngapain bilang iya' dan kamu mulai merasa tidak nyaman bahkan overthinking atas apa saja yang mungkin terjadi dalam acara nongkrong tersebut. Sebetulnya, ini dikarenakan mentalmu sudah menyimpan memori dari nongkrong-nongkrong sebelumnya, bahwa betapa teman-temanmu membuat tidak nyaman. 

Bisa jadi, dalam otakmu mulai muncul pertanyaan atau pembahasan apa yang akan dibicarakan temanmu, hingga jawaban apa dan kata-kata apa yang akan kamu lontarkan selama nongkrong tersebut.

Sangat mungkin juga kalau kamu berusaha agar terlihat sebaik mungkin dengan merencanakan baju apa yang akan kamu pakai agar tampak pantas dengan mereka. Dan yang terakhir, bukan mustahil kalau kamu terlalu mengira-ngira dan cemas atas kemungkinan pengeluaran hanya untuk bertemu mereka. 

Baca Juga: 5 Perilaku Ini Dianggap Toksik, Jangan Biasakan Ya!

3. Apa yang dibicarakan selama nongkrong tidak memberimu inspirasi atau energi

Ini 5 Tandanya Kamu Tidak Sadar Terjebak dengan Pertemanan Toksik!dramabeans.com

Dalam sebuah artikel Mayo Clinic yang berjudul Friendships: Enrich your life and improve your health, disebutkan bahwa pertemanan yang baik akan meningkatkan kepercayaan diri dan rasa berhargamu. Jika dalam pertemananmu kamu justru merasa sering terintimidasi, terpojokkan, atau berusaha tampil agar tidak ada sesuatu yang memantik penghakiman, itu sudah tandanya bahwa teman-temanmu bukanlah orang yang tepat. 

Akan lebih parah lagi jika inner circle-mu hobi membicarakan hal yang toksik seperti mengomentari orang lain di luar lingkar kalian, atau bahkan mencari keburukan satu sama lain untuk ditertawakan.

Pertemanan seharusnya mengandung percakapan-percakapan yang penuh esensi dan mengandung banyak inspirasi bagi tiap anggota inner circle. Dengan begitu, masing-masing mendapat banyak energi dan dukungan untuk maju. 

4. Saat pulang kamu justru merasa sangat lelah dan anehnya sangat lega

Ini 5 Tandanya Kamu Tidak Sadar Terjebak dengan Pertemanan Toksik!koreandramaland.com

Jika kamu menyadari bahwa dirimu sangat lelah walau tidak melakukan banyak hal saat nongkrong dengan teman-temanmu, kemungkinan besar hal ini disebabkan perasaan tidak rileks selama hangout. Ini karena kamu menahan diri selama bersama teman-temanmu, dengan berpura-pura nyaman dan tidak ada apa-apa.

Tidak jarang, rasa tidak nyaman tersebut juga menimbulkan gejala fisik seperti perut kembung contohnya. Sangat boleh jadi kamu akan merasa sangat lega ketika saatnya pulang atau sudah tiba di rumah. Artinya,  mode 'bertahan' dari dirimu sudah bisa beristirahat. 

5. Bukannya puas, kamu justru menyesali banyak hal dari pertemuan dengan teman-temanmu

Ini 5 Tandanya Kamu Tidak Sadar Terjebak dengan Pertemanan Toksik!koreandramaland.com

Ketika teman-temanmu berkarakter membangun, kamu justru akan merasa penuh energi setelah bertemu dengan mereka. Berbeda dengan teman-teman yang toksik, bisa jadi kamu diam-diam kamu berdoa agar mereka akan lebih jarang mengajak bertemu. 

Jika kamu memang benar-benar merasakan mentally drained (terkuras secara mental), demotivasi, rugi waktu dan materi, serta menyesali waktu ketika bertemu teman-temanmu, kamu tidak bisa menunda lagi untuk memutus hubungan yang toksik ini.

Berikan batasan yang jelas pada mereka bahwa kamu tidak ingin lagi terlalu dekat dikarenakan sikap mereka yang membuatmu sedemikian rupa. Dan jangan terlalu berharap mereka dapat memahami, setidaknya kamu sudah bisa melepaskan diri dari lingkaran yang toksik.

Percayalah, kita semua berhak untuk mendapat dukungan maksimal dari segala segmen-segmen kehidupan. Lingkar pertemanan yang baik dan membangun akan membuatmu tumbuh. Dan sebaliknya, lingkar pertemanan yang toksik mungkin akan membuatmu sangat menyesal di kemudian hari.

Baca Juga: 5 Hal Toxic Ini Terjadi Bila Kamu Tak Pernah Mencintai Diri Sendiri

Novia Aisyah Photo Verified Writer Novia Aisyah

Some Scandinavian thoughts addict

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Arifina Aswati

Berita Terkini Lainnya