Comscore Tracker

5 Hal yang Bisa Membantumu Lepas Dari Hubungan dengan Pasangan Kasar

Ini demi kebaikanmu sendiri

Pada saat menjalin hubungan, semua orang pasti mendambakan hubungan yang bahagia. Namun kenyataan hidup di dunia ini menunjukkan bahwa hal itu gak bisa selalu terjadi. Beberapa orang punya hubungan yang tidak membahagiakan. Bahkan lebih parah lagi, ada banyak orang yang terjebak dalam hubungan bersama pasangan yang kasar.

Pertama, penting untuk menyadari bahwa meski perilaku kasar lebih sering ditunjukkan oleh pria, wanita pun bisa menjadi kasar. Selain itu, kasar juga bukan hanya mencakup kekerasan fisik, tapi juga kekerasan verbal. Satu hal lagi, kasar adalah sifat yang gak bisa dibenarkan dan sangat berbahaya. Maka jika kamu saat ini terjebak bersama pasangan kasar, bacalah 5 poin berikut ini yang bisa membantumu membulatkan tekad untuk lepas dari jerat pasangan yang kasar.

1. Sadari bahwa mengubah kepribadian seseorang itu sangat sulit

5 Hal yang Bisa Membantumu Lepas Dari Hubungan dengan Pasangan Kasarfreepik/vgstockstudio

Apakah kamu sering sulit meninggalkan pasanganmu karena berpikir "Suatu saat nanti pasti dia akan berubah"? Jika ya, maka kamu harus sadar bahwa harapanmu itu kemungkinan besar gak akan terwujud. Mengubah kepribadian diri sendiri saja sulitnya minta ampun, apalagi mengubah kepribadian orang lain!

Seseorang yang kasar harus punya keinginan yang kuat untuk berubah. Tapi gak cuma itu, dia juga butuh bantuan dari orang yang ahli. Terutama jika sifat kasarnya disebabkan trauma masa kecil. Dan bahkan seorang ahli pun belum tentu bisa membuatnya berubah, apalagi kamu.

Maka hilangkan saja angan-angan bahwa suatu saat kamu bisa membuatnya berubah. Yang bisa kamu lakukan adalah menyarankan kepada pasanganmu untuk pergi kepada ahli demi menghilangkan sifat kasarnya itu. Jika dia mau, mungkin kamu masih punya harapan. Tapi jika dia menolak, kuatkanlah hatimu untuk segera meninggalkannya.

2. Pikirkan masa depanmu

5 Hal yang Bisa Membantumu Lepas Dari Hubungan dengan Pasangan Kasarfreepik/jcomp

Pikirkan apa yang sudah kamu alami selama ini bersama pasanganmu. Saat sifat kasarnya sedang kumat, kamu pasti sangat menderita bukan? Mungkin dia berulang kali minta maaf, tapi kekerasan yang ia lakukan tetap saja berulang. Mau sampai kapan kamu mau bertahan dalam siklus yang mengerikan itu?

Coba pikirkan masa depanmu. Kamu pasti punya berbagai mimpi dan keinginan. Sayang sekali kalau mimpi itu akhirnya gagal kamu capai karena perilaku pasanganmu keburu menghancurkan fisik maupun mentalmu. Impian untuk hidup bahagia bersama pasangan pun jelas gak akan kamu dapat. Jadi buat apa bertahan?

3. Pikirkan dampaknya pada orang-orang yang menyayangimu

5 Hal yang Bisa Membantumu Lepas Dari Hubungan dengan Pasangan Kasarfreepik/pressfoto

Kamu tentu juga sadar bahwa perilaku kasar pasanganmu gak hanya akan berdampak pada dirimu, tapi juga semua orang yang sayang padamu. Orang tuamu sudah merawat dan membesarkanmu dengan penuh kasih sayang. Setiap kali kamu tersakiti, hati mereka juga sakit. Coba bayangkan, gimana perasaan mereka jika kamu terus-menerus dikasari oleh pasangan?

Keluarga besar, sahabat, dan semua orang di sekitarmu juga pasti akan sedih. Bahkan jika kamu berpikir jauh ke depan, anak-anakmu kelak pasti akan menderita pula. Memiliki orang tua yang kasar itu sangat menyedihkan lho. Kamu gak mau kan anak-anak yang kamu sayangi mengalami hal itu?

Baca Juga: 6 Alasan Menyedihkan Cewek Gak Mau Lepas dari Hubungan yang Abusive

4. Jangan tunda, segera putuskan hubungan dengannya

5 Hal yang Bisa Membantumu Lepas Dari Hubungan dengan Pasangan Kasarfreepik/jpchret

Jadi seharusnya kamu sudah sampai pada kesimpulan bahwa meninggalkan pasangan yang kasar adalah jalan terbaik untukmu dan orang-orang di sekitarmu. Maka, jangan tunda, segera putuskan hubungan dengannya.

Biasanya, memutuskan hubungan melalui telepon atau chat dianggap sebagai hal yang tidak sopan. Tapi khusus untuk memutuskan orang yang kasar, bisa jadi memang langkah itulah yang harus kamu ambil. Jika kamu memutuskan hubungan sambil bertemu, ada kemungkinan dia akan marah dan mencoba menyakitimu. Maka kamu perlu menghindari kemungkinan itu.

Selain itu, ada kemungkinan pula ketika kamu memutuskan hubungan, dia akan memohon-mohon padamu untuk tidak melakukannya. Melihat wajahnya yang memelas mungkin akan meruntuhkan tekadmu sehingga batal memutuskan hubungan. Padahal permohonannya itu kemungkinan besar gak ada artinya dan dia akan menyakitimu lagi di kemudian hari.

5. Minta bantuan orang lain

5 Hal yang Bisa Membantumu Lepas Dari Hubungan dengan Pasangan Kasarfreepik/pressfoto

Setelah kamu memutuskan hubungan, kemungkinan besar pasanganmu akan bereaksi negatif. Sebisa mungkin, redakan dia dan yakinkan bahwa ini semua demi kebaikanmu dan dirinya sendiri. Ungkapnkan juga rasa sayangmu padanya dan keyakinanmu bahwa dia bisa berubah dengan bantuan ahli.

Tapi jika dia gak mau mendengarkan dan bahkan marah, kamu perlu membuat antisipasi. Minta bantuan dari keluarga atau teman untuk melindungimu kalau-kalau dia datang menemuimu untuk balas dendam. Mungkin untuk sementara waktu kamu harus hidup dalam ketakutan, tapi itu masih lebih baik daripada menjadi sasaran kekerasan seumur hidupmu bukan?

Ada pula kemungkinan pasanganmu mengancam akan menyakiti diri atau bahkan bunuh diri jika kamu memutuskannya. Jangan takluk akan ancaman itu. Tetaplah putuskan hubungan dengannya, sambil membuat antisipasi. Minta tolong pada keluarga atau teman-teman pasanganmu. Beri tahu soal ancamannya, supaya mereka bisa bertindak dan mencegah hal itu terjadi.

Lepas dari hubungan dengan orang yang kasar memang tidak mudah. Namun sadarilah bahwa itu adalah langkah terbaik yang bisa kamu ambil. Mudah-mudahan, pasanganmu pun bisa belajar dari kepergianmu hingga tergerak untuk memperbaiki diri. Tapi yang terpenting, kamu pasti bisa menemukan orang yang lebih baik dan menjalin hubungan yang bahagia!

Baca Juga: 5 Tanda Kamu Alami Trauma Usai Terlepas Dari Hubungan Toxic & Abusive

Peter Eduard Photo Verified Writer Peter Eduard

Be weird, because being normal is so boring

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Erwanto

Berita Terkini Lainnya