Comscore Tracker

5 Hal Kecil yang Dapat Memicu Rasa Benci dalam Hubungan

Cinta jadi benci namanya nih, hati-hati lho!

Satu hal yang benar-benar dapat mengubah perasaan kalian kepada pasangan adalah kebencian. Satu hal yang pasti tentang kebencian adalah bahwa kebencian itu menumpuk perlahan seiring berjalannya waktu. Kalian bahkan mungkin tidak menyadari bahwa kalian menahan perasaan-perasaan semacam ini sampai pada suatu saat nanti ketika semuanya keluar.

Jadi bagaimana caranya agar kalian bisa mencegah kebencian dalam hubungan? Waspadai hal-hal berikut ini!

1. Tidak mau mengakui kesalahan

5 Hal Kecil yang Dapat Memicu Rasa Benci dalam Hubungandramabeans.com

Ketika seseorang gagal untuk mengakui kesalahan mereka, hal itu menunjukkan kurangnya kedewasaan dan itu menunjukkan bahwa mereka lebih menghargai ego mereka daripada pasangan atau hubungan mereka.

Hal itu sama pentingnya bagi pasangan yang menerima permintaan maaf untuk menerimanya dan bisa memaafkan. Mengabaikan upaya permintaan maaf pasangan juga dapat menyebabkan lebih banyak konflik dan kebencian dalam hubungan.

2. Bersikap seolah tahu apa yang terbaik untuk pasangan

5 Hal Kecil yang Dapat Memicu Rasa Benci dalam Hubungandramabeans.com

Penting bagi kalian dan pasangan untuk mengetahui bahwa kalian berdua diizinkan membuat pilihan dalam hubungan. Suatu hubungan dapat bekerja jika kedua belah pihak mau belajar untuk berkompromi.

Jika kalian tidak mengizinkan pasangan untuk memilih apa yang mereka inginkan atau mereka mencoba meyakinkan kalian untuk berubah pikiran tentang sesuatu yang penting, hal ini pada akhirnya akan menimbulkan kebencian dalam hubungan seiring berjalannya waktu.

Baca Juga: 5 Cara Mengungkapkan Marah dengan Elegan, Agar Hubungan Tetap Terjaga

3. Membuka rahasia hubungan pada orang lain

5 Hal Kecil yang Dapat Memicu Rasa Benci dalam Hubungandramabeans.com

Untuk beberapa alasan kalian merasa tidak bisa sepenuhnya mengungkapkan perasaan kalian kepada pasangan, jadi kalian memutuskan untuk membicarakannya ke orang lain. Tetapi untuk memiliki hubungan yang sehat, komunikasi adalah kuncinya.

Lebih memilih bercerita pada orang lain tetapi tidak memiliki percakapan penting dengan pasangan kalian dapat membangun kebencian, terutama jika pasangan kalian pada akhirnya tahu dan mendengarnya.

4. Bertengkar sampai menemukan siapa pemenangnya

5 Hal Kecil yang Dapat Memicu Rasa Benci dalam Hubungandramabeans.com

Berjuang untuk memutuskan siapa yang benar atau salah adalah cara lain yang tanpa disadari dapat membuat bibit kebencian dalam hubungan tumbuh. Hal semacam ini bukan pendekatan yang bagus dalam hubungan. Jika kalian ingin hubungan bertahan lama, maka kalian dan pasangan perlu belajar cara berkompromi dan mengalah.

5. Iri dengan kesuksesan pasangan

5 Hal Kecil yang Dapat Memicu Rasa Benci dalam Hubungandramabeans.com

Mungkin pasangan kalian mendapat promosi jabatan sementara kalian sendiri sudah berjuang selama bertahun-tahun agar diperhatikan di tempat kerja. Secara alami, hal ini bisa membuat kalian merasa sedikit cemburu. Hubungan akan masuk ke zona berbahaya jika satu di antara pasangan mulai kompetitif.

Bukannya menjadi pendukung dan pemberi semangat terbesar bagi mereka, pasangan yang cemburu mungkin akan menahan peluang dan kesempatan yang datang. Tapi ingat, kesuksesan pasangan adalah kesuksesan kalian juga. Jadi tidak ada alasan untuk membiarkan kecemburuan menghalangi hubungan kalian.

Karena kebencian bisa sangat merusak hubungan, penting untuk mengembangkan kesadaran apakah kalian mulai merasa kesal pada pasangan atau mendeteksi jika mereka mulai merasakan kebencian terhadap kalian.

Kebencian adalah sesuatu yang terbangun dari waktu ke waktu. Tetapi jika kalian menyadari semua hal kecil yang dapat memicu hal tersebut, kalian dapat mencegahnya terjadi.

Baca Juga: 5 Tanda Adanya Manipulasi di Dalam Hubungan Asmaramu, Waspada!

YOOL Photo Community Writer YOOL

Focus on me, like a meditation.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Febrianti Diah Kusumaningrum

Just For You