Comscore Tracker

5 Etika Mengirim Chat pada Pasangan, Jangan Sembarangan!

#IDNTimesLife Tetap hormati privasi pasangan

Kemudahan teknologi kini memang membuat segalanya terasa lebih praktis. Tak hanya sebatas tentang bagaimana cara manusia beraktivitas, namun juga bagaimana cara mereka dalam berkomunikasi. Pada zaman dulu mungkin pasangan akan cenderung mengirimkan pesan satu sama lain melalui pos, namun kini kemudahan teknologi membantu pasangan untuk saling mengirim pesan dengan menggunakan ponsel pintar.

Meskipun menjadi kemudahan di zaman sekarang, namun sayangnya tak semua orang memahami etika dasar dalam mengirim pesan pada pasangan. Padahal tanpa pemahaman yang tepat, kamu bisa mengganggu waktu dan privasi pasanganmu. Kamu perlu mengetahui beberapa etika berikut ini sebelum mengirim pesan pada pasangan.

1. Chat bukan tempat untuk menyelesaikan masalah

5 Etika Mengirim Chat pada Pasangan, Jangan Sembarangan!ilustrasi orang sedang marah (Pexels/Alex Green)

Dalam hubungan percintaan memang semuanya tak akan selalu berjalan lancar. Kadang kala selalu saja ada masalah yang perlu dihadapi satu sama lain. Namun, ego yang tinggi antar pasangan membuat banyak hubungan akhirnya harus berakhir begitu saja.

Jika kamu dan pasangan mengalami hal demikian, maka hindari untuk menyelesaikannya dengan menggunakan chat. Saling mengirim pesan saat sedang ada masalah tak akan memberikan solusi apa pun. Kamu dan pasangan justru bisa jadi salah paham sehingga hubungan semakin buruk.

2. Pesan bernada sensual tanpa izin pasangan

5 Etika Mengirim Chat pada Pasangan, Jangan Sembarangan!Ilustrasi wanita bermain ponsel (Pexels/Karolina Grabowska)

Hal-hal tentang sensual mungkin saja menjadi hal yang wajar bagi sebagian pasangan, namun pada beberapa pasangan lain menjadi sesuatu yang tabu. Membicarakan atau mengirimkan pesan berbau sensual menjadi hal yang perlu kesepakatan satu sama lain. Hal ini berkaitan dengan etika sehat dalam mengirim pesan pada pasangan.

Jika kamu secara nekat mengirimkan pesan atau foto bersifat sensual tanpa izin, bisa jadi hal tersebut mengganggunya. Cara itu juga menunjukkan dirimu tidak menghormati, bahkan bisa membuatnya seakan dilecehkan. Oleh sebab itu, jangan sembarangan dalam mengirim pesan sensual.

3. Durasi dan frekuensi yang terlalu sering

5 Etika Mengirim Chat pada Pasangan, Jangan Sembarangan!Ilustrasi orang sedang mengirim pesan (Pexels/SHVETS production)

Pasangan yang sedang jatuh cinta tentunya membuat satu sama lain seakan ingin terus bersama. Tak hanya dengan cara menghabiskan waktu berdua, namun juga banyak berbicara dan mengirim pesan melalui ponsel. Banyak orang yang tak memahami bahwa perasaan ingin terus chat dengan pasangan, justru dapat mengganggu waktunya.

Hal ini semakin didukung bila kamu cenderung mengirim pesan dalam durasi dan frekuensi yang terlampau sering. Bukan tak mungkin jika hal ini akan membuat pasanganmu merasa terganggu. Bagaimana pun, ia tetap membutuhkan waktu untuk dirinya sendiri sebagai privasi.

Baca Juga: 5 Alasan Kamu Harus Menunjukkan Perasaan dengan Detail ke Pasangan

4. Pesan yang terlalu panjang

5 Etika Mengirim Chat pada Pasangan, Jangan Sembarangan!Ilustrasi wanita mengirim pesan (Pexels/Andrea Piacquadio)

Memang dimaklumi bahwa hampir kebanyakan pasangan berusaha untuk menceritakan banyak hal pada pasangannya. Bisa jadi obrolan tersebut berkaitan dengan aktivitas ataupun obrolan ringan. Tentunya cara ini dilakukan untuk bisa terus saling terhubung satu sama lain.

Meskipun begitu, namun kamu perlu memahami bagaimana cara mengirim pesan pada pasangan dengan tepat. Hindari mengirimi pasangan dengan chat yang terlampau panjang. Tak hanya akan membuatnya repot, namun juga bisa membuatnya menjadi tak nyaman. Kirimlah pesan dengan lugas, namun tak terlalu panjang atau singkat.

5. Tak mengenal waktu

5 Etika Mengirim Chat pada Pasangan, Jangan Sembarangan!Ilustrasi orang sedang tertidur di samping ponsel (Pexels/Ketut Subiyanto)

Kamu dan pasangan tentu selalu ingin bersama satu sama lain, bahkan tak peduli jika jarak memisahkan. Banyak pasangan yang kemudian memutuskan untuk saling mengabari menggunakan chat pada ponsel. Cara tersebut dianggap mudah dan praktis untuk dilakukan.

Jika kamu merasa demikian, namun kamu juga perlu memperhatikan waktu yang tepat saat mengirim pesan pada pasangan. Tak tahu waktu dalam mengirim pesan justru hanya akan membuatnya tak nyaman.

Bisa jadi ia sedang sibuk bekerja, sibuk dengan keluarga, atau sibuk dengan aktivitas pribadinya. Tanyakan kesediaannya sebelum memutuskan untuk mengobrol panjang lewat chat.

 

Ternyata memang ada etika sehatnya dalam mengirimkan pesan pada pasangan. Meskipun hubunganmu dan pasangan sudah dekat, namun tetap saja perlu ada batasan jelas agar tak saling mengganggu waktu dan privasi. Jangan terlalu banyak nyepam, ya!

Baca Juga: 5 Etika Saat Main ke Rumah Teman yang Sudah Menikah, Perlu Dijaga!

Andini Maulana Photo Verified Writer Andini Maulana

Terima kasih sudah membaca, semoga dapat memberikan manfaat :)

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Abigail Putra

Berita Terkini Lainnya