Comscore Tracker

5 Tanda Kamu Masih Menganggap Enteng Privasi, Introspeksi, yuk!

Masih suka bongkar aib sendiri, ya? 

Bisa dikatakan, setiap orang memiliki ruang privat yang tentu saja tidak bisa dimasuki orang lain sembarangan. Karena dengan memiliki privasi seperti ini, hidup akan mampu dijalani dengan tenang karena bebas dari campur tangan orang lain yang berusaha mengendalikan hidupmu serta demi menjaga nama baik diri sendiri maupun orang terdekat.

Namun, masih banyak orang yang terlalu meremehkan privasi seolah itu tak ada pentingnya sama sekali. Bahkan, ada beragam perilaku yang menunjukkan bahwa mereka terlalu menganggap enteng privasi, baik itu privasi diri sendiri maupun orang lain. Seperti lima hal ini yang bisa membuktikan bahwa kamu masih menganggap enteng privasi, misalnya.

1. Suka ikut campur masalah pribadi orang lain 

5 Tanda Kamu Masih Menganggap Enteng Privasi, Introspeksi, yuk!Ilustrasi memberi masukan (Unsplash/@icons8)

Sudah kodratnya bahwa manusia adalah makhluk sosial sehingga wajib untuk saling tolong menolong. Namun, kamu harus tahu batasan dalam menolong orang lain karena tidak semua masalah yang dimiliki orang lain membutuhkan uluran tanganmu.

Ketahuilah, bahwa suka ikut campur masalah pribadi orang lain adalah salah satu bukti bahwa kamu masih menganggap enteng privasi. Meskipun awalnya berniat menolong, tetapi niatmu yang terkesan mulia ini justru malah membuat orang lain risih karena merasa kamu sudah merecoki urusan pribadinya. 

2. Tidak bisa menjaga rahasia orang lain 

5 Tanda Kamu Masih Menganggap Enteng Privasi, Introspeksi, yuk!Ilustrasi tiga orang pria sedang berbicara (Unsplash/rajat sarki)

Kepercayaan menjadi salah satu hal yang sangat penting untuk dijaga baik-baik. Selain kejujuran dan tanggung jawab, kemampuan menjaga rahasia orang lain juga salah satu indikator layak tidaknya seseorang diberi kepercayaan. 

Lantas, bagaimana dengan orang yang bermulut ‘ember’ alias tidak bisa menjaga rahasia? Tentu saja ini merupakan bukti sahih bahwa kamu masih menganggap enteng privasi. Cenderung suka kelepasan membocorkan rahasia orang lain bisa membuatnya yang mempercayakan rahasia itu kepadamu sakit hati karena merasa sudah dikhianati.

Baca Juga: 5 Pertimbangan untuk Merahasiakan soal Gaji, Privasi!

3. Sering kepo perihal kehidupan orang lain 

5 Tanda Kamu Masih Menganggap Enteng Privasi, Introspeksi, yuk!Ilustrasi bergosip (Unsplash/Vitolda Klein)

Tipe orang yang rasa ingin tahunya sangat tinggi memang sangat jamak dijumpai. Namun sayangnya, ini dalam konteks negatif. Yang mana, orang seperti ini identik dengan karakter suka mengorek kehidupan orang lain. Terlebih, kalau sampai menemukan sesuatu dari kehidupan orang tersebut yang bisa dijadikan bahan gosip.

Bagi kamu yang masih suka kepo sama hidup orang lain, ini adalah bukti bahwa kamu masih meremehkan privasi. Terlalu ingin tahu akan kehidupan pribadi orang lain hanya akan membuatmu dibenci bahkan dimusuhi oleh orang lain.

4. Terlalu sering curhat soal masalah pribadi sampai oversharing 

5 Tanda Kamu Masih Menganggap Enteng Privasi, Introspeksi, yuk!Ilustrasi dua wanita ngobrol (Unsplash/@wocinthechat)

Tunggu dulu, bukankah curhat itu penting untuk kesehatan mental? Memang, sih, curhat bisa membawa dampak positif asalkan tahu batasan antara mana yang perlu untuk diceritakan dan mana yang cukup disimpan sendiri.

Salah satu bukti bahwa kamu masih menganggap enteng privasi adalah kalau kamu terlalu sering curhat soal masalah pribadi ke orang lain sampai tanpa sadar membongkar aib atau rahasia sendiri alias oversharing. Yang mana, kalau sampai tersebar dan jadi bahan omongan orang banyak, maka siapa lagi yang rugi kalau bukan kamu sendiri?

5. Suka mengumbar kehidupan pribadi di media sosial 

5 Tanda Kamu Masih Menganggap Enteng Privasi, Introspeksi, yuk!Ilustrasi unggahan di media sosial (Unsplash/Josh Rose)

Sebenarnya sah-sah saja mengunggah sesuatu di media sosial, tetapi kalau setiap detil kehidupan pribadimu diumbar ke jagat maya, justru itulah yang salah karena ini juga bukti bahwa kamu adalah sosok yang masih menganggap enteng privasi.

Padahal, tidak semua hal dalam hidupmu layak diketahui oleh warganet dan kalau sampai gegabah mengekspos versi terburuk dari dirimu, maka reputasi dan image positifmu di mata orang lain yang jadi taruhannya.

Satu hal yang harus kamu ingat baik-baik, bahwasanya orang yang bijaksana akan selalu menjaga privasinya serta berusaha untuk menampilkan versi terbaiknya, bahkan di dunia maya sekalipun.

 

Meskipun penting memiliki sifat terbuka pada orang lain, tetapi privasi juga tidak kalah penting dalam hidup. Dari lima bukti yang disebutkan tadi, mana nih, yang masih ada dalam dirimu sampai sekarang?

Baca Juga: 5 Cara Mengingatkan Sahabat Lupa 'Daratan' ketika Sukses

Wimantyo Resi H. Photo Verified Writer Wimantyo Resi H.

Hanya orang biasa yang ingin melihat dunia.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Agsa Tian

Berita Terkini Lainnya