Menebar Kebaikan Versi Dewi Sandra, Putri Tanjung, dan Bianca Kartika

Ada banyak cara untuk berbuat kebaikan pada sesama

Intinya Sih...

  • Wardah menggelar The House of W sebagai tempat khusus bagi perempuan untuk saling mendukung dan mengembangkan diri.
  • Bersama artis Dewi Sandra, pengusaha Putri Tanjung, dan influencer Bianca Kartika, mereka berbagi pengalaman menebar kebaikan.
  • The House of W menyediakan berbagai ruang untuk belajar, mendapatkan insight baru, serta mengubah mindset menjadi lebih positif.

Jakarta, IDN Times - Pertama kalinya, Wardah menggelar The House of W (Women, Wisdom, Wardah) yang menjadi tempat khusus bagi para perempuan. Adanya The House of W mendorong perempuan untuk saling mendukung dan mengembangkan diri.

Bukan sekadar tempat berkumpul, The House of W yang ada di City Hall PIM 3 dari 16-19 Mei 2024 ini, menyediakan berbagai ruang untuk belajar dan mendapatkan banyak insight baru.

Novia Sukmawaty, Global Wardah Halal Beauty Group Head menyampaikan, “Sebagai perempuan, kita membutuhkan sebuah space untuk saling merangkul, mendukung, dan menginspirasi untuk semakin memberikan kebermanfaatan yang lebih luas.“

Turut hadir artis Dewi Sandra, pengusaha Putri Tanjung, dan influencer Bianca Kartika dalam peluncuran The House of W yang berlangsung pada Kamis (17/5/2024) untuk berbagi pengalaman menebar kebaikan. Seperti apakah cara mereka untuk saling mendukung perempuan dan menebar kebaikan kepada sekitar?

1. Dewi Sandra ajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian kepada warga Palestina

Menebar Kebaikan Versi Dewi Sandra, Putri Tanjung, dan Bianca KartikaThe House of W (dok. Wardah)

Bersama dengan Wardah, Dewi berkesempatan mengangkat isu sosial soal Palestina saat menghadiri Beauty Brave Summit di Qatar pada 2023 lalu. Di forum itu, perempuan berusia 44 tahun itu, mengungkapkan bagaimana mimpinya untuk memberikan kasih sayang kepada komunitas, termasuk bantuan-bantuan untuk warga Palestina.

"Aku percaya dalam setiap hati kita, semua pasti punya hati nurani, kemanusiaan yang sangat peduli dengan kondisi yang terjadi di sana (Palestina)," jelasnya.

Meskipun didera masalah yang tak kunjung selesai, Palestina mengajarkannya banyak hal dan menolongnya untuk terus menebar kebaikan. Baginya, semua adalah proses pembelajaran kehidupan.

"Saya gak kebayang menjadi seorang perempuan, ibu (di sana). Mereka tetap berjuang dan memberi contoh how to survive," katanya.

Dia juga mengatakan, "Semua learning process. Perempuan itu selalu diistilahkan perhiasan. Perempuan sangat istimewa dan dimuliakan. Sayangnya, di luar sana kita melihat kebalikannya. Mudah-mudahan kita di sini (The House of W) bisa mengembalikan fitrahnya seperti apa. At least, kita punya tempat di mana kita merasa nyaman."

Maka dari itu, hadirnya The House of W jadi tempat yang tepat untuk saling memberikan inspirasi antar perempuan. The House of W merupakan wadah untuk mengubah mindset. Bukan melihat sisi negatif, tetapi mengusahakan apa yang positif untuk diri sendiri dan orang lain. 

Dewi sebagai Wardah Brand Ambassador menambahkan, “Sebagai seorang perempuan, saya sering mendengar bagaimana masih banyak perempuan yang sulit untuk mengutarakan atau menyampaikan aspirasi dan isi hati mereka. Ternyata, hal ini merupakan hal yang wajar ditemui. Setelah saya telusuri, ternyata hal ini terjadi karena perempuan tidak memiliki ruang yang aman bagi mereka. Saya berharap The House of W akan menjadi tempat yang membuat perempuan nyaman dan leluasa, sehingga menciptakan positive sisterhood di mana semua perempuan dari berbagai latar belakang dapat berkumpul, berbagi pengalaman, dan saling menginspirasi.”

2. Putri Tanjung ungkap sesama perempuan hendaknya bisa saling support dan bisa mendobrak fenomena the glass ceiling

Menebar Kebaikan Versi Dewi Sandra, Putri Tanjung, dan Bianca KartikaThe House of W (dok. Wardah)

Sebagai perempuan yang menduduki jabatan tinggi, Putri melihat bahwa perempuan memiliki kesempatan yang luas untuk mengaplikasikan potensi-potensi mereka. Namun, kadang kita dihadapkan dengan fenomena glass ceiling.

Glass ceiling merupakan metafora yang menunjukkan hambatan tak terlihat untuk perempuan menduduki jabatan yang tinggi. Salah satu penyebabnya adalah stigma-stigma terkait perempuan dan apa yang harus dilakukan.

Melalui press conference The House of W, Putri mengatakan, "Kita harus break that glass ceiling. Ada banyak perempuan yang kesal kalau perempuan lain dapat promosi atau bikin bisnis. Harusnya kita senang dan bangga kalau ada perempuan lalin yang punya kontribusi."

Ia berharap agar semua perempuan bisa membukakan "pintu" untuk perempuan lain. Apa yang ada di The House of W merupakan upaya baik untuk merawat pikiran, badan, dan jiwa raga. Bukan sekadar pampering, tetapi bisa saling bertukar pikiran dan memberdayakan satu sama lain.

“Perempuan yang memiliki dampak bagi orang lain adalah perempuan progresif yang mau tumbuh dalam kebersamaan sehingga menciptakan lebih banyak movement yang bermanfaat. Sebagai seorang women leader, saya mengajak brave beauties untuk memiliki progressive mindset dengan cara menumbuhkan wawasan dan berani menjadi diri sendiri," ungkapnya.

Baca Juga: 24 Potret Keseruan The House of W, Ruang Eksklusif untuk Perempuan

3. Bianca dan kawan-kawan menginisiasi adanya iftar gratis saat menjalani bulan Ramadan di Seoul

Menebar Kebaikan Versi Dewi Sandra, Putri Tanjung, dan Bianca KartikaThe House of W (dok. Wardah)

Sebagai perempuan yang tinggal di Korea Selatan, Bianca Kartika menyebut bahwa warga muslim di sana masih minoritas. Gaya hidup halal juga menjadi tantangan besar bagi perempuan berhijab ini.

"Fun fact setelah aku jalanin, ternyata tidak sesulit itu. Aku bisa bilang halal lifestyle memang menjadi tantangan, tapi aku selalu merasa bisa kok. Misalnya, makanan sehari-hari. Aku berbelanja ke toko halal. Meski jauh, mau beli cabe harus menempuh perjalanan 1 jam tapi, gak apa-apa. Aku juga sharing konten restoran yang moeslem friendly," katanya.

Bulan Ramadan terkenal meriah dan menyenangkan di Indonesia. Namun, hal itu tidak ia temukan di Korea sehingga Bianca dan teman-temannya berusaha menciptakan kehangatan dengan membuat takjil gratis.

"Kalau di Indonesia kan semangat, excited, hangat, berlomba-lomba berbuat kebaikan. Banyak yang bagi iftar atau takjil gratis. Tapi, kehangatan itu gak ada di Korea. Bulan Ramadan di Korea seperti gak ada apa-apa, kurang terasa," katanya.

Dia juga menuturkan, "Aku kepikiran aja pengen deh berbagi iftar gratis. Di masjid selama bulan Ramadan, banyak yang berkunjung. Akhirnya, tahun 2023 pertama kali buat free iftar dengan teman-teman online."

Nyatanya, apa yang dilakukan Bianca direspons baik oleh banyak umat muslim. Ia merasa senang bisa menciptakan kegiatan yang bermanfaat dan memulai langkah baik dengan berbagi iftar gratis.

4. Hadirnya The House of W merupakan bentuk dukungan kepada perempuan untuk terus peduli pada lingkungan

Menebar Kebaikan Versi Dewi Sandra, Putri Tanjung, dan Bianca KartikaThe House of W (dok. Wardah)

"The House of W: Women, Wisdom, Wardah terinspirasi dari konsep sisterhood, di mana perempuan saling menjadi support system untuk satu sama lain. Sesuai namanya, ‘The House of W’ menjadi sebuah ‘rumah’ bagi perempuan supaya bisa recharge sejenak, lalu kembali menjalankan aktivitas dengan membawakan positive impact yang lebih luas lagi," ucap Novia Sukmawaty, Global Wardah Halal Beauty Group Head.

Kisah Dewi Sandra, Putri Tanjung, dan Bianca Kartika kiranya mendorong perempuan lain untuk terus menebarkan kebaikan melalui apa pun itu. Novia berharap The House of W bisa mengeratkan persaudaran dan saling memberi dampak positif yang bisa mewujudkan kebaikan.

5. The House of W memberikan pengalaman khusus untuk perempuan dari tanggal 16-19 Mei 2024

Menebar Kebaikan Versi Dewi Sandra, Putri Tanjung, dan Bianca KartikaThe House of W (dok. Wardah)

Wardah menginisiasi The House of W yang terbuka khusus untuk perempuan dari tanggal 16-19 Mei 2024 di City Hall PIM 3, Jakarta. Ada banyak kegiatan di 8 ruang berbeda, sebagai berikut:

  • Wardah Tunnel yang menampilkan sejarah perjalanan Wardah
  • Wisdom Room, ruang berbagi ilmu melalui talk show dan kajian inspiratif dan perpustakaan mini
  • Wonder Room, ruang di mana pengunjung bisa mencoba teknologi Virtual Reality (VR) yang menyajikan kisah teladan Islam yang menginspirasi perempuan untuk menjadi muslimah yang lebih baik
  • Wonderful Room, ruang untuk mendapatkan perawatan head to toe mulai dari scalp check, face treatment, hand and foot massage hingga riasan wajah oleh professional make up artist Wardah
  • Wondrous Room, ruang yang menghadirkan beragam modest daily wear hingga modest syar'i dari beberapa brand lokal
  • Wellness Room, ruang di mana pengunjung dapat berolahraga bersama instruktur profesional
  • W Cafe, tempat khusus yang didesain seperti kafe dengan hidangan lezat, halal, dan berseni tinggi untuk memanjakan cita rasa pengunjung.
  • Walls Room, immersive room yang menampilkan perjalanan para Brand Ambassador Wardah yang menjadi ruang akhir experience “The House of W”

Selain itu, The House of W juga menyajikan banyak talkshow menarik hingga workshop yang bisa kamu coba bersama perempuan-perempuan lainnya. Semoga kisah Dewi, Putri, dan Bianca juga bisa memberikan insight menarik untuk terus melakukan kebaikan, ya!

Baca Juga: Wardah Gandeng 4 Desainer Lokal di IFW 2024, Tampil Stunning!

Topik:

  • Febriyanti Revitasari

Berita Terkini Lainnya