Comscore Tracker

7 Tips Rahasia Menikmati Long Haul Flight untuk Ibu Hamil

Cus booking tiket untuk Babymoon!

Hai calon mama! Sudah ngga sabar dengan kehadiran si buah hati? Babymoon aja yuk! Ngga ada salahnya menikmati waktu liburan berdua dengan suami sebelum hadirnya si kecil di tengah keluarga. Sudah merencanakan mau kemana? Ngga ada salahnya lo terbang keliling dunia!

Beberapa dari para mama mungkin takut untuk terbang di saat hamil, tenang aja, kamu ngga sendirian! Faktanya, ibu hamil tidak ada larangan untuk terbang selama kehamilannya tidak beresiko dan baik-baik saja loh. Bahkan untuk penerbangan jarak jauh sekalipun! Yuk simak apa saja yang harus dipersiapkan agar tetap nyaman selama di jalan!

1. Cek kandungan minimal 7 hari sebelum berangkat

7 Tips Rahasia Menikmati Long Haul Flight untuk Ibu Hamilconsideringadoption.com

Sebelum berangkat pastinya kamu harus konsultasi dulu ke bidan atau dokter kandungan untuk mengetahui kondisi kesehatan kamu dan bayimu. Beri tahu mereka soal penerbangan yang akan kamu tempuh, termasuk durasi dan skema transitnya. Mintalah surat keterangan kehamilan jika usia kandungan sudah mencapai 28 minggu.

Kalau kehamilan kamu terlihat besar padahal belum mencapai 28 minggu, tetap minta surat ya, terkadang beberapa orang merasa takut duluan kalau lihat ibu hamil terbang dengan perut besar. Surat keteranagan tersebut berisi usia kehamilan dan kondisi kehamilan kita secara keseluruhan. Surat ini berlaku 3-7 hari. Jangan lupa minta surat keterangan dalam 2 bahasa, indonesia dan inggris, jika kamu ingin bepergian ke luar negri.

2. Cek pregnancy policy maskapai penerbangan. Beda maskapai, beda aturan

7 Tips Rahasia Menikmati Long Haul Flight untuk Ibu HamilThepointsguy.com

Semua maskapai, baik internasional maupun nasional, mengambil batas ijin terbang pada usia kehamilan 32 minggu. Beberapa maskapai bahkan ada yg masih memperbolehkan terbang untuk usia kehamilan 32-36 minggu, tentu saja disertai syarat yang lebih ketat seperti kehamilan tidak kembar, ibu hamil tidak memiliki riwayat darah tinggi, serta tidak ada komplikasi selama kehamilan. Kadang mereka memerlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan apakah kamu layak terbang atau tidak. Untuk kehamilan diatas 36 minggu, semua maskapai sepakat tidak mengijinkan ibu hamil terbang dengan alasan keselamatan ibu hamil itu sendiri. Jangan ragu untuk selalu bertanya ke customer service masing masing maskapai sebelum memesan tiket. 

Jika kamu melakukan babymoon ketika usia kandunganmu sudah masuk trimester tiga, saat tiba di bandara, segera ke counter customer service untuk memastikan kamu tidak akan tertahan ketika terbang. Kadang petugas check-in tidak terlalu memperhatikan kondisi kita. Apalagi jika kamu sudah melakukan online check-in. Dikhawatirkan, kamu bisa tertahan pada saat boarding. Sayang kan, kalau pesawat sudah di depan mata tapi masih harus tertahan akibat ngisi formulir segala.

Baca Juga: Kenapa Suami Harus Mengusap Perut Istri Ketika Hamil? Ini Alasannya!

3. Pilih waktu keberangkatan dan posisi kursi yang nyaman

7 Tips Rahasia Menikmati Long Haul Flight untuk Ibu HamilPixabay.com/jeshootscom

Waktu keberangkatan mempengaruhi aktivitas kita di perjalanan. Jika kamu melakukan penerbangan jarak jauh, lebih dari 8 jam, pilihlah waktu berangkat di malam hari agar waktu istirahatmu tidak terganggu. Atau kamu bisa memilih pagi hari jika penerbanganmu memiliki banyak transit.

Rencanakan babymoon-mu dari jauh hari, agar tehindar dari peak season. Kebayangkan kalau pergi barengan orang liburan. Penuh sesak dan engap! Sisi positif lain ketika kamu melakukan long haul flight ketika bukan musim liburan adalah, pesawat kemungkinan besar lengang! Apalagi jika rute perjalananmu bukan rute favorit. Pramugari biasanya akan menawarkan ibu hamil jika ada 1 row yang kosong, lumayan kan bisa buat selonjoran?

Tapi kalau kamu memang pergi di waktu peak season, it's okay, ngga masalah. Booking kursi yang memiliki extra legroom, agar kakimu tetap nyaman, dan pastikan kamu duduk di dekat aisle. Tau kan kalau bumil pasti sering ke belakang? Apalagi jika usia kandunganmu sudah hampir memasuki trimester tiga.

4. Gunakan pakaian ternyaman yang kamu punya

7 Tips Rahasia Menikmati Long Haul Flight untuk Ibu HamilPixabay.com/xusenru

Agar penerbanganmu nyaman, gunakan pakaian hamil favoritmu ketika terbang. Pilihlah bahan yang mudah menyerap keringat. Usahakan pakaian tidak ketat. Daripada memakai satu pakaian yang tebal, lebih baik gunakan outer berlapis, seperti jaket dan cardigan, jadi kalau kamu kepanasan, kamu bisa dengan mudah melepas layer terluar pakaianmu.

Beberapa mama menyarankan untuk menggunakan compression stocking (flight socks) untuk membantu melancarkan peredaran darah di kaki sehingga mengurangi potensi varises. Alternatif lain, kamu bisa menggunakan kaos kaki bola. Tapi kembali lagi, semua yang kamu pakai harus membuatmu merasa nyaman agar perjalanan terasa menyenangkan. Gunakan sepatu yang empuk dan mudah dibuka-tutup ya!

5. Jangan tegang mama! Si baby bisa ikut cemas juga lho

7 Tips Rahasia Menikmati Long Haul Flight untuk Ibu HamilPexels.com/pixabay

Saat take-off dan landing, kadang kala kita suka tegang, sampai lupa napas. Jangan gitu ya! Kalau kamu tegang, bayi di perut juga ikutan tegang lho. Kalau dia tegang, perut kamu bisa kram. Dibikin rileks aja. Kalau panik, ambik nafas lewat hidung, tahan 3 detik, lalu keluarkan. Ajak ngobrol si baby, bagaimanapun ini juga pengalaman baru baginya!

Selalu ingat untuk ke kamar mandi secara berkala. Menahan pipis tidak mendatangkan manfaat apa-apa. Selain itu kamu juga harus banyak minum. Udara di kabin cenderung kering, membuat kita rentan dehidrasi.

6. Jadikan pramugari teman baikmu!

7 Tips Rahasia Menikmati Long Haul Flight untuk Ibu HamilSkyclub.com

Selama perjalanan, jangan ragu untuk meminta sesuatu dari pramugari. Entah itu tambahan selimut, bantal, atau minuman. Jangan ragu untuk meminta pindah tempat duduk jika memang pesawat lengang. Selalu laporkan pramugari apabila ada sesuatu dengan tubuhmu seperti mual berlebih, flek, dan kram. Minta bantuan pramugari untuk memasang seat belt di posisi yang tepat. Jika seat belt dirasa terlalu sempit, kamu bisa minta tambahan seat belt loh.

7. Perbanyak perenggangan agar badan tidak pegal-pegal

7 Tips Rahasia Menikmati Long Haul Flight untuk Ibu HamilTravelandleisure.com

Jaga peredaran darahmu tetap lancar dengan cara banyak berjalan dan perenggangan. Duduk terlalu lama bisa berpotensi membuat badan pegal serta bengkak dan kram di kaki. Berjalan lah selama 3 sampai 4 menit setiap jamnya. Kamu bisa berjalan mengitari lorong pesawat atau sekedar ke kamar mandi. Ketika duduk, lakukan perenggangan seperti memutar pergelangan kaki, menggoyangkan jari-jari kaki, memutar bahu ke depan dan belakang, memutar kepala, dan menggerakkannya ke kanan dan ke kiri.

Kamu juga bisa memanfaatkan waktu transit untuk berjalan jalan dan meluruskan badan. Tidak ada salahnya berkunjung ke health center di bandara tempat kamu transit jika ada. Kamu bisa memanfaatkan tempat tidur disana agar bisa rebahan dengan lebih layak.

Perjalanan jauh ketika hamil mungkin agak mengkhawatirkan, tapi jika dipersiapkan dengan matang jadinya akan menyenangkan! Selalu komunikasikan segala sesuatunya dengan pasangan. Jangan lupa untuk menaruh obat-obatan di dekat jangkauan. Sit back, relax, and enjoy your holiday mama! Happy babymoon!

Baca Juga: 10 Tanda-Tanda Kehamilan yang Wajib Diketahui, Hamil atau Tidak ya?

Anisa Anggi Dinda Photo Verified Writer Anisa Anggi Dinda

Kinda find a good way to share some experience here. Enjoy!

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya