Comscore Tracker

Hari Ibu 2020: Emmanuella Mila Ungkap Kecintaannya pada Dunia Dongeng

#IDNTimesLife Mila bagikan tips mendongeng buat ibunda

Dalam rangka memperingati Hari Ibu 2020, IDN Times berkesempatan mewawancarai Emmanuella Mila, perempuan penggerak dongeng sekaligus pendiri Rumah Dongeng Pelangi pada Rabu (16/12/2020) melalui virtual. Selama 10 tahun terakhir, Mila bersama tim dan relawan membangun komunitas Rumah Dongeng Pelangi (RDP) yang berlokasi di Bekasi.

Berawal dari pengalaman waktu kecil ketika didongengi sang ayah, ia mulai termotivasi untuk melakukan hal yang sama pada buah hati dan berlanjut pada anak-anak di sekolah PAUD, TK, bahkan panti asuhan. Berikut cerita Emmanuella Mila dan kecintaannya pada Dunia Dongeng.

1. Tahun 2010 menjadi titik awal Mila memberanikan diri mendongeng ke sekolah-sekolah

Hari Ibu 2020: Emmanuella Mila Ungkap Kecintaannya pada Dunia DongengImmanuella Mila founder Rumah Dongeng Pelangi. (Dok. Istimewa)

Saat ditanya apa yang melatarbelakangi Mila mendongeng, ia bercerita pada IDN Times jika inspirasinya kala itu datang dari sang ayah. Mila sedari kecil sudah didongengi oleh ayah. Ia mengingat betul bagaimana suara dan gerakan ayahnya, yang mana itu jadi kiblatnya saat mendongeng sekarang. 

Mendongeng bagi Mila memiliki dampak signifikan bagi anak. Baik itu dari segi kemampuan berbahasa yang baik, menjadi lebih cepat berbicara, hingga kedekatan anak dengan orangtua yang terjalin kuat. 

" Kira-kira tahun 2010 ketika saya baru saja resign dari perusahaan, saya memutuskan untuk mengasuh anak saya sendiri. Kemudian ketika dia sudah masuk usia 1-2 tahun, saya mulai memberanikan diri untuk mendongeng sama anak lain. Saya mendongeng untuk anak-anak di sekolah TK dekat rumah, saya mendongeng maraton dari satu TK ke TK lain. Saya ingin lihat bagaimana reaksi mereka, dan kebetulan reaksinya sangat positif", terangnya.

2. Apa saja program dan kegiatan di Rumah Dongeng Pelangi?

Hari Ibu 2020: Emmanuella Mila Ungkap Kecintaannya pada Dunia DongengImmanuella Mila founder Rumah Dongeng Pelangi. (Dok. Istimewa)

Rumah Dongeng Pelangi punya berbagai kegiatan yang bukan hanya diperuntukkan bagi anak-anak, melainkan juga semua orang. Ada yang namanya Dongeng Charity dengan konsep berbagi, di mana setiap orang bisa bergabung untuk berdonasi.

Kemudian ada Panggung Boneka untuk 1000 Anak di Indonesia. Program ini merupakan pendampingan guru PAUD prasejahtera, di mana Mila dan tim di RDP mendampingi guru agar mampu menggunakan metode mendongeng saat mengajar. 

Selain itu, ada lagi Dongeng Piknik yang biasa dilakukan di taman atau udara terbuka sebelum adanya pandemik. RDP Dongeng Piknik biasanya dilakukan di taman kota daerah Jabodetabek. Setiap tahunnya, RDP juga mengadakan Christmas Bucket List dan Ramadan Bucket List. 

"Nanti ada satu hari kami tentukan sebelum lebaran. Di situ kami tentukan satu acara, misalnya buka bersama. Lalu ada dongeng, anak panti bisa perform, nah nanti kami berikan hadiah itu secara simbolik pada adik-adik. Mereka membukanya secara langsung, itu momen intinya, begitu juga dengan Natal. Natal juga sama dan siapa pun boleh ikut, even mereka berbeda agama, mereka boleh jadi donatur. Jadi ini memang acara yang siapa pun bisa mengikutinya", terang perempuan lulusan Institut Kesenian Jakarta, Jurusan TV tersebut.

3. Dongeng bagi Mila gak ada batasnya, seperti bahasa cinta yang bisa disampaikan ke siapa saja

Hari Ibu 2020: Emmanuella Mila Ungkap Kecintaannya pada Dunia DongengImmanuella Mila founder Rumah Dongeng Pelangi. (Dok. Istimewa)

Saat ditanya pengalaman paling membekas ketika mendongeng, perempuan yang juga penulis itu mengungkapkan kepuasannya saat berhasil mendongeng di depan anak disabilitas. Momen ketika ia dan rekan masuk pada dunia anak autis dan beberapa Anak Berkebutuhan Khusus lain melalui mendongeng adalah sebuah pencapaian tersendiri. 

Meski pada awalnya sempat ragu dengan metode mendongeng yang ia bawakan, namun setelah penampilan selesai, ia justru mendapat respons positif yang diperlihatkan dengan tepuk tangan dan tawa dari anak-anak. Ia membawakannya melalui pendekatan personal, yang mana strategi ini berhasil membantu anak supaya lebih menikmati cerita.

"Sampai akhirnya ketika saya mau pulang, saya ditahan karena memang ada satu anak yang minta dinyanyikan lagi, ya sudah saya nyanyi lagi. Dari situ saya merasa dongeng itu gak ada batasnya. Kayak bahasa cinta itu bisa disampaikan kepada siapa saja. Pengalaman berkesan itu ketika bertemu sama anak-anak yang spesial ini, itu menjadi luar biasa kalau menurut saya," ungkap Mila.

Baca Juga: Garap Balada Si Roy, Susanti Dewi Ungkap Kecintaannya pada Dunia Film

4. Nama dibalik Rumah Dongeng Pelangi ternyata punya makna filosofis tersendiri

Hari Ibu 2020: Emmanuella Mila Ungkap Kecintaannya pada Dunia DongengImmanuella Mila founder Rumah Dongeng Pelangi. (Dok. Istimewa)

Feels like home, berangkat dari konsep singkat ini RDP dibuat. Kala itu Mila punya visi untuk membuat rumah dongeng yang bisa menjadi rumah sendiri bagi anak-anak, seperti layaknya saat didongengi oleh ayah, mama, atau oma mereka di rumah. 

Ketika sudah memiliki akun Facebook dan Youtube, ia berpikir harus ada yang membedakan antara rumah dongeng miliknya dengan yang lain. Dari sini tercetuslah Rumah Dongeng Pelangi karena kata pelangi yang menggambarkan kemajemukan orang-orang yang ada di dalamnya. 

"Akhirnya kita pilih pelangi karena kita merasa rumah ini isinya dari beragam kakak dari banyak relawan. Beda agama, beda pendidikan, beda suku, beda pekerjaan, beda latar belakang, nah ini menjadi perbedaan yang indah sama seperti pelangi. Begitu juga anak yang kita dongeng itu sangat beragam. Dari agama a i u e o, lalu dari rumahnya yang di sana sini situ, ya kita seperti indahnya pelangi, kurang lebih seperti itu", terang ibunda dari Kinetta ini. 

5. Buat mama yang ingin mendongeng untuk buah hati, Mila membagikan beberapa tips mendongeng yang mudah diaplikasikan

Hari Ibu 2020: Emmanuella Mila Ungkap Kecintaannya pada Dunia DongengImmanuella Mila founder Rumah Dongeng Pelangi. (Dok. Istimewa)

RDP punya gerakan dengan hashtag #semuaorangbisamendongeng. Bersamaan dengan ide ini, para mama muda di luar sana yang barangkali masih merasa belum mahir mendongeng, sebenarnya bisa mempraktikkan sendiri di rumah bersama buah hati.

Naluri seorang ibu membuat mama punya kemauan untuk memulai karena pada dasarnya mendongeng itu seperti yang Mila bilang, gak memiliki batas. Bahkan bisa dimulai dari waktu ketika bayi berusia lima bulan saat dalam kandungan. 

Mila mengatakan bahwa mendongeng itu bisa dilakukan kapan pun, tiap malam atau ketika makan dan menyusui, bahkan sambil memandikan buah hati. Selain itu telah banyak pula konsep buku yang bisa dipakai mulai dari buku berbahan plastik hingga buku waterproof.

Bagi Mila, mendongeng memiliki banyak kebaikan selain sebagai stimulus kemampuan bahasa dan komunikasi. Bonding orangtua dan anak akan lebih kuat karena stimulasi suara mama memberi efek keterikatan batin dengan bayi.

Terlebih pada masa usia golden age, kegiatan mendongeng bisa menjadi kebiasaan atau ritual untuk stimulasi kemampuan verbal anak. Jadi gak ada lagi kendala atau alasan yang menghalangi ibunda sekalian untuk mendongeng pada buah hati ya!

6. Apa pesan Mila pada perayaan Hari Ibu 2020?

Hari Ibu 2020: Emmanuella Mila Ungkap Kecintaannya pada Dunia DongengImmanuella Mila founder Rumah Dongeng Pelangi. (Dok. Istimewa)

Albert Einstein pernah mengatakan "Jika kamu ingin anak yang cerdas, bacakan ia cerita dongeng. Jika kamu ingin mereka lebih cerdas, bacakan ia lebih banyak dongeng". Sejalan dengan pendapat ini, mendongeng ternyata memberikan banyak manfaat mulai dari kemampuan komunikasi, bertambahnya perbendarahan kata bagi si kecil, hingga kelekatan emosi dengan ibunda. 

Melalui peringatan Hari Ibu yang bertepatan pada tanggal 22 Desember 2020, Mila membagikan pesan untuk para mama muda di luar sana yang akan atau sedang memiliki buah hati. 

"Ibu-ibu hebat di luar sana, mau working mom atau full time mom, sempatkan 15 menit sehari untuk berbagi cerita buat putra putrinya di rumah karena itu menjadi magic moment yang gak akan terlupakan. Percaya bahwa ketika mereka dewasa lalu ditanya, apa momen terindah kamu dengan ibu? Pasti jawabannya kebiasaan berbagi cerita quality time ini", tutup Mila.

Baca Juga: Cerita Soraya Cassandra Merawat Alam Melalui Kebun Kumara

Topic:

  • Fajar Laksmita Dewi
  • Pinka Wima
  • Febriyanti Revitasari

Berita Terkini Lainnya