Comscore Tracker

Raisa untuk Perempuan: "Gak usah nunggu, make things happen!" 

#AkuPerempuan "Perempuan hebat itu do her own thing."

Raisa sering disebut-sebut sebagai "wanita idaman". Gak hanya memesona, Perempuan kelahiran 6 Juni 1990 ini sukses berkarier sebagai penyanyi sejak remaja. Raisa juga telah menikah dengan Hamish Daud dan memiliki seorang putri.

Pada hari Jumat (25/10), IDN Times berkesempatan untuk ngobrol-ngobrol dengan pelantun lagu "You" ini secara eksklusif. Sebagai seseorang yang kerap disebut "Wanita Idaman" ini pesan-pesan Raisa untuk perempuan Indonesia.

1. Meski banyak orang menjadikan Raisa tipe wanita memesona, ternyata Raisa tidak memiliki standar beauty tertentu

Raisa untuk Perempuan: Gak usah nunggu, make things happen! Media Visit Raisa di IDN Media HQ. 25 Oktober 2019. IDN Times/Klara Livia

Siapa dari kamu yang pengin jadi Raisa?

Banyak orang menjadikan Raisa sebagai role model perempuan yang memesona. Mereka ingin memiliki wajah yang mulus, tubuh yang langsing, dan rambut indah bergelombang panjang seperti Raisa. Padahal ternyata, Raisa sendiri gak memiliki standar beauty apa pun. Ia bahkan bisa tertarik dengan seseorang tanpa alasan yang jelas. 

"Standar beauty ya? Gak ada sih. Aku termasuk orang yang bisa melihat kecantikan di mana pun itu. Bahkan aku bisa tertarik sama orang tanpa tau kenapa," papar Raisa di IDN Media HQ, Jumat (25/10).

2. Beauty come from within, Raisa lebih melihat kecantikan perempuan dari energi yang mereka pancarkan

Raisa untuk Perempuan: Gak usah nunggu, make things happen! Media Visit Raisa di IDN Media HQ. 25 Oktober 2019. IDN Times/Klara Livia

Menurut Raisa, alasannya mudah tertarik dengan seseorang tanpa alasan yang jelas karena energi yang dipancarkan orang tersebut terhadap sesamanya. Ketika ia memiliki energi yang positif, Raisa akan lebih mudah merasa tertarik. Oleh karena itu, Raisa sangat setuju dengan konsep inner beauty.

"Aku rasa energinya ya. Nyaman gak nyaman sama orang itu aku lihat energi yang dia kasih ke sekitarnya. Beauty come from within. Itu klise but it's true," tutur wanita berdarah Jawa tersebut.

3. Namun, standarisasi kecantikan membuat banyak perempuan membandingkan diri mereka dengan perempuan lainnya

Raisa untuk Perempuan: Gak usah nunggu, make things happen! Media Visit Raisa di IDN Media HQ. 25 Oktober 2019. IDN Times/Klara Livia

Standarisasi kecantikan menjadi salah satu tantangan perempuan masa kini untuk Raisa. Apalagi dengan berkembangnya sosial media, perempuan semakin sering membandingkan dirinya sendiri dengan orang lain. Akhirnya, secara tidak sadar perempuan membuat standar kecantikannya berdasarkan orang lain. 

"Di sosial media ada standar beauty harus gini harus gitu. Perempuan tuh merasa harus selalu membandingkan diri mereka. Itu berat, sih" papar perempuan berzodiak cancer ini.

Baca Juga: 2 Tahun Momen Cinta Raisa dan Hamish Daud. Langgeng terus ya! 

4. Selain itu, perempuan juga kerap memiliki ruang gerak terbatas dalam masyarakat

Raisa untuk Perempuan: Gak usah nunggu, make things happen! Media Visit Raisa di IDN Media HQ. 25 Oktober 2019. IDN Times/Klara Livia

Gak hanya mengenai standar kecantikan, Raisa melihat kita sebagai perempuan juga memiliki standar tertentu dalam hidup. Standar itu kemudian juga membuat kita membandingkan hidup kita dengan perempuan lainnya. Menurutnya, hal ini bisa terjadi karena terbatasnya ruang perempuan dalam masyarakat. 

"Gak hanya beauty sih. Tapi mugkin sebagai perempuan tempat buat kita dalam society itu terbatas terutama untuk tingkat sukses. Misalnya jadi CEO Perempuan, atau dalam karir nomor 1. Itu tempatnya dikit," tuturnya. 

Raisa melihat ini menjadi tantangan besar perempuan. Terbatasnya ruang perempuan dalam masyarakat akhirnya membuat perempuan saling sikut untuk menduduki posisi tinggi. 

5. Oleh karena itu, Raisa mengajak kita make things happen for ourself!

Raisa untuk Perempuan: Gak usah nunggu, make things happen! Media Visit Raisa di IDN Media HQ. 25 Oktober 2019. IDN Times/Klara Livia

"Perempuan hebat itu do her own thing. Mereka yang gak nunggu orang lain. She make things happens!" papar Raisa. 

Daripada sibuk membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain. Kenapa gak kita bergerak untuk mewujudkan harapan kita? Sebagai perempuan, Raisa mengajak kita untuk lebih aktif dan mau bergerak untuk impian, keinginan serta harapan-harapan kita.

Kalau bukan kita yang bergerak, siapa lagi? 

Baca Juga: Siapkan Kejutan di Tahun 2020, 5 Fakta Konser Spektakuler Raisa

Topic:

  • Klara Livia
  • Pinka Wima

Just For You