Comscore Tracker

5 Ketakutan yang Harus Kamu Atasi sebagai Perempuan

Laki-laki pun perlu memberikan dukungan

Meski zaman makin maju, tidak sedikit perempuan yang masih dibayangi sejumlah ketakutan. Biasanya, pandangan orang-orang di sekitarnya berpengaruh besar. Apakah sebagai perempuan, kamu juga merasakan beberapa ketakutan?

Jika kamu berada di lingkungan yang lebih suportif, banyak dari ketakutan yang dirasakan akan hilang. Namun demikian, kamu juga tidak boleh menunggu bisa pindah ke lingkungan yang baru untuk sekadar mengatasi rasa takut tersebut. Dengan mengubah cara berpikirmu sendiri, kamu bisa membebaskan diri dari lima rasa takut yang sering dialami perempuan berikut ini.

1. Takut menceritakan tindak kekerasan yang kamu alami

5 Ketakutan yang Harus Kamu Atasi sebagai Perempuanilustrasi perempuan (pexels.com/SHVETS production)

Rasa takutmu tentu ada alasannya. Pertama, kamu mungkin berada di bawah ancaman. Kedua, kamu tidak ingin membuat orang terdekatmu seperti orangtua menjadi sangat cemas. Ketiga, kamu takut menceritakan tindak kekerasan yang dialami bukannya menyelesaikan masalah justru merumitkannya. Keempat, kamu merasa malu dengan apa yang telah terjadi.

Memang banyak sebab dari rasa takut yang kamu alami. Akan tetapi, kamu perlu mendorong diri lebih kuat agar berani menceritakannya kepada orang yang tepercaya dan sekiranya mampu memberimu perlindungan. Ini penting untuk menghentikan siklus kekerasan yang dilakukan seseorang padamu.

2. Takut menunjukkan jiwa kompetitifmu karena kesannya terlalu maskulin

5 Ketakutan yang Harus Kamu Atasi sebagai Perempuanilustrasi seorang perempuan (pexels.com/Ivan Oboleninov)

Kamu yakin punya kemampuan di suatu bidang dan merasa tertantang buat mengadunya dengan kemampuan orang lain. Setiap kali berlangsung sebuah kompetisi, kamu membayangkan dirimu juga ada di sana dan berhasil memenangkannya setelah pertandingan yang amat seru.

Tanda-tanda di atas menunjukkan kamu memiliki benih jiwa kompetitif. Kamu cuma tidak pernah menyalurkannya lantaran berpikir kompetisi bukanlah hal yang cocok untuk perempuan. Padahal, kompetisi bukan hanya buat laki-laki, lho.

Sebagai perempuan, kamu perlu menyeimbangkan sifat feminin dengan maskulin dalam dirimu. Seperti kamu harus punya kemampuan mengasuh sekaligus keberanian buat bersaing dengan orang lain supaya kehidupanmu selalu bergerak maju. Jangan terus mengalah dari orang-orang yang sebetulnya dapat kamu kalahkan dengan mudah. Selama waktu dan ajangnya tepat, berkompetisi adalah hal yang baik.

Baca Juga: Menurut Psikolog, Ini 5 Alasan Perempuan Mau Berkencan dengan Bad Boy

3. Takut tidak akan punya banyak pilihan dalam hidup

5 Ketakutan yang Harus Kamu Atasi sebagai Perempuanilustrasi seorang perempuan (pexels.com/Jermaine Ulinwa)

Rasa takut yang satu ini mudah muncul jika kamu dibesarkan dalam lingkungan keluarga dan masyarakat yang membatasi pilihan dalam kehidupan seorang perempuan. Misalnya, setelah selesai bersekolah, tugasmu berikutnya hanyalah menikah dan memiliki anak.

Mereka seperti tidak memberimu kesempatan untuk memilih jalan lain, misalnya berkarier. Sekalipun tak mudah membuat perubahan besar terkait cara pandang orang-orang di sekitarmu, kamu tetap wajib memperjuangkan setiap hal yang menjadi keinginanmu. 

Pilihan dalam hidup ibarat bola yang ada dalam genggamanmu. Kamu dapat melemparkannya ke mana saja, sekadar menggelindingkannya di lantai, atau malah tetap memegangnya erat-erat.

Apabila kamu teguh dalam mengambil pilihan hidup yang sesuai dengan keinginan, lama-kelamaan orang-orang di sekitarmu juga akan mengalah. Mereka tidak sanggup lagi buat memaksamu melakukan hal-hal yang gak kamu inginkan.

4. Takut kalah dari perempuan lain

5 Ketakutan yang Harus Kamu Atasi sebagai Perempuanilustrasi perempuan duduk (pexels.com/Patrick Porto)

Seperti disebutkan dalam poin kedua, kamu memang tidak perlu takut untuk menunjukkan jiwa kompetitifmu. Akan tetapi, bila waktu dan ajangnya gak tepat, rasa takut kalah dalam segala hal dari perempuan lain bisa muncul. Semua hal dalam kehidupan ini kamu jadikan perlombaan dengan sesama perempuan.

Jangankan soal karier, perihal fisik pasangan dan anak, menu di rumah, cara mengatur keuangan, sampai acara jalan-jalan saja kamu jadikan sebagai ajang kompetisi. Dan dalam setiapnya, kamu mengharuskan diri buat menang. Kalau tidak, kamu pun jadi membenci diri sendiri.

5. Takut pertambahan usia membuatmu tak cantik lagi

5 Ketakutan yang Harus Kamu Atasi sebagai Perempuanilustrasi perempuan berumur (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Rambutmu barangkali mulai memutih dan kulitmu tak sekencang beberapa tahun lalu. Akan tetapi, apakah kecantikan hanya tentang rambut tanpa uban dan kulit superkencang? Seiring pertambahan usia, ada hal-hal baru yang kamu miliki.

Contoh paling nyata adalah kebijaksanaan. Kemampuan berpikir panjang penuh pertimbangan ini biasanya terus bertambah bersama laju usia serta pengalaman hidupmu. Begitu pula dengan ketenangan, sifat yang tidak kamu miliki di usia yang lebih muda.

Semua itu juga merupakan daya tarik bagi orang-orang di sekitarmu. Kamu mampu menjadi teman diskusi yang menyenangkan dan tak sekadar mengikuti emosi. Pertimbangan-pertimbangan yang kamu berikan lebih realistis. Orang-orang yang berada di dekatmu bakal merasakan kenyamanan yang berbeda.

Walaupun peran penting untuk mengatasi ketakutan-ketakutan di atas ada pada perempuan sendiri, dukungan dari para pria juga amat dibutuhkan. Pria dengan pemikiran yang terbuka serta sesama perempuan yang memiliki semangat saling mendukung dalam kebaikan akan melenyapkan lima rasa takut di atas. Yuk, jadi perempuan yang lebih berani!

Baca Juga: 7 Tanda Awal Multiple Sclerosis, Banyak Dialami Perempuan

Marliana Kuswanti Photo Verified Writer Marliana Kuswanti

Esais, cerpenis, novelis. Senang membaca dan menulis karena membaca adalah cara lain bermeditasi sedangkan menulis adalah cara lain berbicara.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Ines Sela Melia

Berita Terkini Lainnya