Comscore Tracker

Asky Febrianti: Penampilan Pengantin yang Sempurna Jadi Kebahagiaanku 

#AkuPerempuan Dia sudah berniat jadi pengusaha dari kecil

Warganet beberapa hari ini dikagetkan dengan berita pertunangan penyanyi Isyana Sarasvati dengan kekasihnya Rayhan. Isyana kerap mengunggah momen-momen pertunangannya di instagramnya. Satu yang menarik perhatian warganet adalah kebaya yang digunakan Isyana. Banyak yang memuji keanggunan Isyana dalam balutan kebaya modern tersebut.

Soal kebaya modern, Indonesia punya banyak nama perancang busana yang karyanya selalu masuk dalam rekomendasi di kalangan calon pengantin yang sedang mempersiapkan baju pernikahannya. Beberapa selebriti tanah air sebut saja pesinetron Irish Bella dan penyanyi Raisa Andriana pernah memakai busana rancangan Asky. Di usia muda, Asky sudah membangun bisnis dengan mendirikan clothing line sendiri. Buat kamu yang tertarik di dunia busana, yuk kenalan lebih dekat dengan Asky Febrianti!

1. Memupuk bakat berdagang dan menggambar sedari kecil, jadi modal Asky untuk berkiprah di industri fashion saat ini

Asky Febrianti: Penampilan Pengantin yang Sempurna Jadi Kebahagiaanku Indonesia Beauty by Asky Febrianti di Jakarta. 1 Desember 2019. IDN Times/Syarifah Noer Aulia

Menjadi perancang busana bukanlah cita-cita Asky Febrianti sejak kecil. Semuanya murni terjadi begitu saja. Asky Febrianti kecil adalah anak yang suka menggambar dan gemar berdagang. Asky menceritakan bahwa sejak kecil ia gemar menjahit baju untuk boneka Barbienya.

“Saya suka mengulik sesuatu. Pernah saya jual dompet dari bahan kertas kado, pernah juga jual nomor cantik (nomor perdana provider selular). Saya beli dari tempat lain lalu saya jual lagi ke teman-teman. Jual baju juga pernah. Saya suka berdagang,” ujar Asky yang Februari 2020 nanti genap berusia 29 tahun.

2. Meski tak ada satu pun anggota keluarga yang menekuni seni, Asky bertekad untuk serius menekuni bidang yang satu ini

Asky Febrianti: Penampilan Pengantin yang Sempurna Jadi Kebahagiaanku Desainer Asky Febrianti di Jakarta. 31 Desember 2019. IDN Times/Syarifah Noer Aulia

Berbekal kegemaran menggambar dan berdagang pakaian sejak sekolah, Asky mantap mendaftarkan diri ke Raffles Design Institute Singapore mengampu jurusan desain Mode. Bukti keseriusan Asky mendalami dunia tata busana ditambah lagi dengan mengikuti program kursus di sekolah mode ESMOD di kala waktu cuti perkuliahannya. Hingga akhirnya menamatkan pendidikan di Raffles.

“Beruntungnya saya dikaruniai keluarga yang mendukung apa pun yang jadi pilihan saya,” ujar Asky.

3. Konsisten ingin jadi desainer dan ogah jadi pekerja kantoran

Asky Febrianti: Penampilan Pengantin yang Sempurna Jadi Kebahagiaanku Desainer Asky Febrianti di Jakarta. 31 Desember 2019. IDN Times/Syarifah Noer Aulia

Asky ingin melakukan sesuatu berdasarkan apa yang ia sukai. Maka dari itu sejak masih sekolah, ia membuat keputusan tidak akan menjadi karyawan kantoran. Ia ingin berkarya di ‘jalur sutra’ (busana).

Pasca lulus kuliah di 2011, Asky mengasuh merek busana dengan nama Ask. Busana rancangannya berjenis baju baju untuk acara acara formal seperti pesta. Ask bisa ditemukan di gerai The Goods Dept.

Ask diterima pasar, setelah itu banyak pelanggan yang minta dibuatkan busana custom. Waktu berselang, di 2013 Asky memfokuskan merek busana Asky Febrianty. Merek Asky Febrianti lebih banyak menangani busana pengantin, orangtua pengantin, busana tunangan, dan sejenisnya. Hingga akhirnya di 2015, merek Ask berhenti beroperasi dan fokus di merek Asky Febrianti.

Baca Juga: 9 Kebaya Pengantin Tradisional hingga Modern, Cocok untuk Millennials

4. Sebagai pemain baru, Asky juga telah merasakan getirnya industri fashion tanah air

Asky Febrianti: Penampilan Pengantin yang Sempurna Jadi Kebahagiaanku Desainer Asky Febrianti di Jakarta. 31 Desember 2019. IDN Times/Syarifah Noer Aulia

Awal merintis Ask, Asky mengakui kesulitan menemukan sumber daya manusia yang sevisi dengan isi kepalanya. Asky juga masih awam tentang pemasaran merek dan baju rancangannya. Kini perlahan kendala tersebut bisa diatasinya. Pemasaran merek Asky Febrianti kini lebih gencar di sosial media @ask_byasky.

Selain itu, Asky juga menggandeng beberapa public figure di antaranya Natasha Rizky untuk mendukung (endorsement) baju rancangannnya. Baru baru ini Asky juga bekerjasama dengan pihak hotel Gran Mahakam dalam acara Wedding Open House 2019. Asky juga menjadi salah satu desainer Indonesia yang ikut dalam perhelatan Paris Fashion Week.

Asky menyadari bahwa saat ini strategi pemasaran busana lebih beragam, banyak saingan, sehingga harus memperhatikan mutu busana rancangannya agar menarik.

“Ada kepuasan tersendiri saat busana rancangan saya dipakai pengantin dan mendapatkan respon positif dari klien. Saya suka lihat yang cantik-cantik,” ungkap perempuan penggemar warna merah muda dan putih ini.

Asky jatuh cinta dengan desain baju yang banyak payetnya. “Klien jadi pada tahu kalau baju yang banyak payetnya pasti desainnya Asky,” imbuh Asky.

5. Menghormati orangtua adalah kunci kesuksesan Asky. Ibu jadi sosok yang paling memengaruhi perjalanannya sebagai seorang desainer

Asky Febrianti: Penampilan Pengantin yang Sempurna Jadi Kebahagiaanku Desainer Asky Febrianti di Jakarta. 31 Desember 2019. IDN Times/Syarifah Noer Aulia

Bagi Asky, ibu adalah sosok di balik semua pencapaiannya saat ini. Ibulah orang pertama yang ditemuinya ketika ada masalah. Salah satu kebahagiaan Asky adalah ketika kerabat orangtuanya atau klien ataupun orang lain ada yang mengenali dan memuji karya Asky.

“Semua perempuan hebat apalagi perempuan yang sudah mempunyai anak dan tetap berkarier. Mereka hebat karena bisa mengatur perasaan dan fisik mereka. Fisik perempuan mungkin kalah dengan laki-laki tetapi untuk urusan mengatur-atur dijamin perempuan lebih unggul dari laki-laki,” ujar Asky.

Pelajaran hidup yang diterapkan Asky terinspirasi dari orangtuanya adalah jiwa sosial. Sejak 2018, merek Ask menyisihkan satu persen pendapatan untuk kegiatan sosial. Label Asky Febrianti juga setiap bulannya menyisihkan pendapatan untuk sedekah.

“Ayahku pernah bilang, kalau sesuatu jangan dilihat dari nominalnya tapi keseriusan memberi,” kata Asky.

Asky berharap agar perempuan Indonesia jangan cepat menyerah.
“Tetap usaha, setiap kesulitan pasti ada celahnya. Berdoa kepada Yang Kuasa dan selalu mohon restu orangtua,” tutup Asky.

Baca Juga: Tren Kebaya Kombinasi untuk Pengantin 2019-2020 Koleksi Asky Febrianti

Topic:

  • Syarifah Noer Aulia
  • Pinka Wima

Berita Terkini Lainnya