IMS 2019: Dihadiri Wonder Women Indonesia, Stage Garuda Penuh Animo

Peserta melontarkan banyak pertanyaan cerdas

Mendengar nama "Wonder Women", hal yang muncul dari otak kita adalah pahlawan super perempuan dengan senjata tali laso dan tameng. Sosoknya tak cuma rupawan, namun kerap membela yang tertindas dan melawan yang berbuat kejam. Sayangnya, hal ini cuma fiksi dalam komik dan film.

Kalau kamu jeli, dalam kehidupan kita banyak lho sosok-sosok Wonder Women yang nyata dan tak kalah kuat. Beberapa di antaranya bahkan bergabung sebagai pembicara dalam sesi "Meet the Wonder Women of Indonesia" pada gelaran Indonesia Millennials Summit 2019 yang bertempat di Grand Ballroom Kempinski, Jakarta. Mau tahu seperti apa suasananya? Yuk, simak!

1. Para wanita tangguh nan menginspirasi tersebut hadir dalam sesi "Meet the Wonder Women of Indonesia" di panggung Garuda

IMS 2019: Dihadiri Wonder Women Indonesia, Stage Garuda Penuh Animodok. IDN Times

Mereka yang hadir jadi pembicara adalah Eka Sari Lorena (Pimpinan Perusahaan Transportasi dan Logistik PT. Eka Sari Lorena atau ESL Express dan ESL Logistics), Fransiska Dimitri Inkiriwang dan Mathilda Dwi Lestari (tim pendaki perempuan pertama Puncak Everest dari Indonesia), dan Angkie Yudistia (Founder Thisable Enterprise).

Di samping pembicara yang telah dikenal akan karyanya yang luar biasa, diskusi panel tersebut dipandu oleh moderator Uni Lubis (Pemimpin Redaksi IDN Times). 

2. Peserta diskusi melontarkan pertanyaan-pertanyaan cerdas, yang salah satunya tertuju pada Angkie Yudistia

IMS 2019: Dihadiri Wonder Women Indonesia, Stage Garuda Penuh Animo

Peserta yang melontarkan pertanyaan pertama adalah Kenarista. Ia mengutarakan ketertarikannya pada kiprah Eka Sari Lorena yang bekerja di bidang yang didominasi laki-laki. "Bagaimana sih cara Mbak Eka supaya suaranya didengar oleh laki-laki?" tanyanya dengan antusias.

Beda lagi dengan Jessica yang punya minat tentang pemberdayaan kaum disabilitas. "Gimana caranya supaya kami yang bisa mendengar dan berbicara ikut terlibat dalam kegiatan sosial untuk meningkatkan awareness terhadap masyarakat?" tutur gadis dengan kemeja kotak-kotak ini. 

dm-player

Jawaban dari Eka dan Angkie pun mengalir beberapa waktu kemudian. Pernyataan yang lugas dari Eka pun mengalir. Ia menegaskan, "Pake Otak" sebagai salah satu tipsnya agar suaranya didengar. Sementara Angkie menjabarkan Thisable Enterprise sebagai salah satu lembaga besutannya yang bisa memfasilitasi.

Baca Juga: IMS 2019: Sempat Diragukan, Mathilda Dwi Jadi Bukti Wanita Tangguh

3. Setelah dipenuhi animo peserta, sesi diskusi ini diakhiri dengan foto bersama yang dilakukan oleh para pembicara dan moderator

IMS 2019: Dihadiri Wonder Women Indonesia, Stage Garuda Penuh Animodok, IDN Times

Setelah Angkie dan Eka mendapatkan pertanyaan tersebut, Mathilda dan Fransiska pun tak ketinggalan pertanyaan dari Uni Lubis. Fransiska yang akrab disebut Deedee, menjelaskan bagaimana emosi berperan penting dalam misi pendakiannya. Sementara itu, Mathilda atau Hilda memaparkan bagaimana ia menghadapi keraguan dari orang luar dan sponsor.

Berhasil menutup sesi dengan meriah dan bahasan-bahasan menggigit, keempat pembicara berikut moderator berfoto bersama. Semuanya tersenyum bahagia. Tampak beberapa peserta turut mengabadikan momen tersebut sebagai kenang-kenangan manis dari Indonesia Millennial Summit 2019.

IDN Times menggelar Indonesia Millennial Summit 2019. Acara dengan tema "Shaping Indonesia's Future" ini dilangsungkan pada 19 Januari 2019 di Grand Ballroom Hotel Kempinski Jakarta.

IMS 2019 menghadirkan lebih dari 50 pembicara kompeten di berbagai bidang, dari politik, ekonomi, bisnis, olahraga, budaya, lintas agama, sosial, lingkungan sampai kepemimpinan millennial.

Melalui survei yang melibatkan 1400-an responden di 12 kota ini, IDN Times menggali aspirasi dan DNA millennial Indonesia. Survei ini sendiri dilakukan pada periode 20 Agustus-6 September 2018 dengan margin of error 2,62 persen.

Simak hasilnya di IMS 2019, dan ikuti perkembangannya di situs kami, IDN Times.

Baca Juga: IMS 2019: Fransiska Dimitri Sebut Emosi Sebagai Privilege buat Wanita

Topik:

  • Febriyanti Revitasari
  • Pinka Wima

Berita Terkini Lainnya