Comscore Tracker

Wajib Tahu, 5 Fakta dari Fungsi Kancing Kecil di Kantong Celana Jeans

#IDNTimesMen Awalnya tak hanya sekadar dekorasi

Celana jeans menjadi fashion item yang biasanya sudah pasti ada di lemari pakaian cowok. Celana kasual ini memang nyaman dan awet dipakai karena bahannya yang tebal namun tetap adem. Selain itu jeans juga mudah dipadukan dengan berbagai outfit santai seperti kaus hingga sneakers.

Namun, apa kamu pernah memerhatikan beberapa kancing kecil yang berada di sekitar saku celana jeans? Ternyata kancing kecil yang bernama rivets ini memiliki fungsi dan sejarah yang menarik untuk diketahui. Biar gak penasaran, langsung simak penjelasannya di bawah ini, ya!

1. Awalnya terbuat dari paku keling untuk menguatkan bagian jeans yang mudah robek

Wajib Tahu, 5 Fakta dari Fungsi Kancing Kecil di Kantong Celana JeansIlustrasi rivets jeans (pixabay/Uki_71)

Penggunaan rivets ini berasal dari seorang penjahit jeans bernama Jacob W. Davis yang tinggal di kota Reno, Nevada. Pada tahun 1871, Davis sering menemui jeans milik pelanggannya yang selalu rusak di area sekitar saku dan selangkangan, karena pada zaman dahulu jeans awalnya digunakan oleh para penambang.

Bagian sekitar saku ini sering sekali robek karena para penambang sering mengeluarkan dan memasukkan peralatan tambang berkali-kali ke saku. Pada akhirnya Davis terinspirasi oleh sepatu kuda yang menggunakan paku keling tembaga untuk memperkuat sepatu kudanya.

2. Paku keling tembaga jadi bahan untuk membuat kancing jeans ikonik

Wajib Tahu, 5 Fakta dari Fungsi Kancing Kecil di Kantong Celana JeansIlustrasi rivets pada jeans (unsplash/Anne Nygård)

Davis pun memasangkan paku keling tembaga tersebut di area sekitar saku jeans yang sering robek. Rivets atau paku keling ini terdiri dari washer atau lempengan bulat tipis yang bagian tengahnya berlubang, lalu dipalu dengan kancing dari tembaga sampai menembus kain denim.

Rivets menjadi sebuah ide cemerlang dari Davis untuk menguatkan jeans, serta memiliki penampilan yang simpel dan mudah dipasang. Akhirnya produk jeans Davis unggul dari para pesaingnya karena lebih kuat saat digunakan menambang akibat penggunaan rivets ini.

3. Kerjasama dengan Levi Strauss & Co membuka sejarah besar penggunaan rivets pada jeans

Wajib Tahu, 5 Fakta dari Fungsi Kancing Kecil di Kantong Celana JeansIustrasi jeans Levi's (unsplash/Eduardo Pastor)

Tak mau tersaingi, Davis berpikir cara untuk mematenkan desain rivets yang dia temukan. Sayangnya, Davis tidak memiliki uang yang cukup untuk mematenkannya. Tak habis akal, Davis menghubungi Levi Strauss & Co yang merupakan pemasok kain denim untuknya agar bermitra dengannya memproduksi jeans.

Davis tahu bahwa Levi Strauss & Co adalah perusahaan penyedia kain yang sudah cukup mapan sehingga dapat membayarkan patennya, sekaligus dia berharap ide rivets miliknya bisa meningkatkan keuntungan perusahaan tersebut.

Levi Strauss pun setuju membayarkan patennya, dan rivets menjadi paten milik Levi Strauss & Co pada tahun 1873. Davis pun pindah ke San Francsisco untuk mengawasi proses produksi jeans dengan rivets yang dikerjakan Levi Strauss & Co.

Baca Juga: 5 Tips Merawat Jam Tangan Stainless Pria agar Awet dan Anti Karat

4. Levi Strauss & Co menjadi perusahaan jeans besar karena paten rivets

Wajib Tahu, 5 Fakta dari Fungsi Kancing Kecil di Kantong Celana JeansLogo dua kuda dan label "original riveted" pada jeans Levi's (unsplash/j'me a)

Karena sudah dipatenkan, produk jeans dari pesaing Levi Strauss & Co tidak boleh menggunakan rivets sebagai penguat jeans. Beberapa pesaing mencoba membuat desain alternatif rivets, namun tak seikonik desain paku keling milik Davis.

Paten ini pun berakhir di tahun 1890, dan penggunaan rivets menjadi standar jeans hingga saat ini karena sudah boleh dipakai oleh brand jeans lain. Setelah itu, Levi Strauss & Co tetap mengkampanyekan bahwa rivets adalah temuan mereka.

Levi Strauss & Co membuat merek dagang khas mereka seperti label bergambar dua kuda dengan tulisan-tulisan yang menandakan bahwa mereka penemu rivets seperti kata-kata "Patent Riveted" atau "Original Riveted" tercetak di label kulit yang ada di belakang jeans.

Bahkan mereka menyertakan tiket yang menunjukkan jeans tersebut asli buatan Levi Strauss & Co di setiap jeans yang dijual, serta menambahkan panel kecil berwarna merah yang terselip di saku celana, pola jahitan khas yang berada di belakang saku celana, serta memperkenalkan nama Levi's yang dikenal hingga sekarang.

5. Hingga kini rivets masih digunakan di jeans modern

Wajib Tahu, 5 Fakta dari Fungsi Kancing Kecil di Kantong Celana JeansIlustrasi jeans modern dengan rivets (unsplash/Matt Moloney)

Kini rivets menjadi bagian ikonik dari jeans. Berbagai brand jeans menggunakan rivets yang ikonik ini di setiap produk mereka. Bahkan di zaman modern ini, rivets yang beredar di beberapa jeans tidak benar-benar terbuat dari paku keling yang kuat. Fungsinya kini sudah bergeser dari penguat jeans, menjadi dekorasi semata.

Terlebih lagi saat ini pengguna jeans mulai bergeser. Jeans tak hanya digunakan para penambang saja, namun juga digunakan sehari-hari sebagai pakaian kasual, sehingga penggunaannya pun tak seberat dulu seperti saat dipakai penambang.

Selain itu teknologi jahitan saat ini juga sudah cukup kuat digunakan tanpa rivets. Jadi, kini rivets digunakan sebagai dekorasi saja untuk desain jeans yang ikonik ala Levi's. Namun beberapa brand yang masih mempertahankan fungsi rivets sebagai penguat jahitan juga masih ada kok, Bro.

Baca Juga: Pencinta Sneakers Wajib Tahu, Ini 5 Perbedaan BNWB dan BNOB

Rijalu Ahimsa Photo Verified Writer Rijalu Ahimsa

Member IDN Times Community ini sudah tidak malu-malu lagi menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Wahyu Kurniawan

Berita Terkini Lainnya