Comscore Tracker

MUI: Idul Fitri Momen Menghilangkan Salah Paham

Idul Fitri sebagai momentum pererat bangsa

Jakarta, IDN Times-Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma’aruf Amin mengatakan di momen Hari Raya Idul Fitri ini jadikan sebagai ajang untuk mempererat tali silaturahmi. Karena Hari Raya Idul Fitri itu sendiri merupakan hari kasih sayang.

“Kita akan memasuki Hari Raya Idul Fitri, yang InsyaAllah akan jatuh pada hari Jumat. Jadi secara umum ini akan mengurangi ketegangan,” ujarnya di Gedung MUI, Jakarta, Selasa(12/6).

Dengan adanya momen Lebaran tersebut, diharapkan semua umat Muslim dapat saling memaafkan dan menjalin tali silaturahmi yang lebih baik lagi. Agar nantinya tidak terjadi kesalahpahaman. 

1. Momen menghilangkan kesalahpahaman

MUI: Idul Fitri Momen Menghilangkan Salah PahamANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Ma’aruf Amin mengatakan Lebaran nanti diharapkan juga dapat menghilangkan adanya kesalahpahaman. Supaya semakin terbangun keutuhan bangsa. Dengan demikian tidak akan terjadi saling benci dan juga marah.

“Dan juga tidak ada suasana yang penuh dengan caci maki. Juga dapat membangun suasana saling pengertian ke depan dengan adanya momentum hari raya ini,” ujarnya. 

2. Meningkatkan kepedulian kepada antar sesama

MUI: Idul Fitri Momen Menghilangkan Salah PahamIDN Times/Afriani Susanti

Bulan Ramadan ini juga mengajak umat Muslim agar lebih peduli terhadap mereka yang membutuhkan, seperti anak-anak yatim piatu hingga kaum dhuafa. Suasana Ramadan sendiri mengajarkan kita untuk bisa peduli terhadap sesama. Bentuk kepedulian yang dilakukan juga bisa berupa memberikan sodaqoh kepada mereka yang membutuhkan. 

“Karena kita dilatih tidak makan dalam satu hari, dan oleh sebab itu kita perlu menyantuni mereka. Ramadan ini mengaja kita untuk memberikan kepedulian lebih besar lagi,” jelasnya. 

3. Mengingatkan bahayanya terorisme dan radikalisme

MUI: Idul Fitri Momen Menghilangkan Salah PahamTeroris Riau

Ma’aruf Amin juga menyinggung masalah terorisme dan radikalisme yang menjadi salah satu ancaman bagi masyarakat. Khotbah yang disampaikan dalam rangka Hari Raya Idul Fitri nanti diharapkan bisa memberikan pesan-pesan yang dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan umat Muslim.

“Selain menyampaikan pesan yang erat kaitanya dengan keimanan, perlu juga mengingatkan kewaspadaan terhadap bahayanya terorisme,” katanya. 

Baca juga: Radikalisme Meningkat di Kalangan Millennials, Ini Faktornya

Topic:

  • Sugeng Wahyudi

Berita Terkini Lainnya