Sambut Dua Dekade, PAN Usung Bela Rakyat, Bela Umat

PAN tidak mengundang tokoh-tokoh eksternal.

Jakarta, IDN Times – Tidak terasa, Partai Amanat Nasional (PAN) sudah memasuki usia dua dekade pada tahun ini. Selama itu pula banyak peristiwa demokrasi yang telah dilalui partai berlambang matahari putih itu.

 

Sekretaris Jenderal PAN, Eddy Soeparno mengatakan selama dua dekade keberadaan PAN di Indonesia, banyak substansi yang telah dicapainya. Namun juga tidak dipungkiri ada juga hal-hal lain yang belum dihasilkan dengan baik.

 

“Banyak substansi yang dicapai. Di reformasi saat ini seperti kita memilih wakil kita baik di parlemen, kepala daerah bisa secara langsung. Kemudian juga ada pembatasan bahwa masa jabatan Presiden tidak seumur hidup. Namun banyak juga yang belum kami hasilkan dengan baik, ada juga yang kebablasan,” ujarnya dalam jumpa pers di Kantor DPP PAN, Jakarta, Rabu (21/8). 

1. Perayaan HUT PAN ke-20 akan dihadiri tokoh-tokoh penting

Sambut Dua Dekade, PAN Usung Bela Rakyat, Bela UmatIDN Times/Afriani Susanti

Guna menyambut lahirnya PAN 20 tahun silam, Eddy mengatakan bahwa partainya tersebut akan melakukan syukuran yang diselenggarakan di Kantor DPP PAN, Jakarta. Perayaan syukuran tersebut akan dihadiri sejumlah tokoh-tokoh penting mulai dari pendiri partai, pimpinan partai baik di DPP maupun Mahkamah Partai, majelis pertimbangan partai hingga dewan kehormatan partai.

 

Sementara untuk eksternalnya yang diundang antara lain capres dan cawapres yang didukung oleh PAN, teman-teman dari partai koalisi, hingga sejumlah tokoh dair kalangan masyarakat, agama, dan juga lintas agama.

 

“Pak Prabowo sendiri karena masih berada di luar kota jadi berhalangan hadir. Tapi untuk Sandiaga Uno bersedia untuk hadir,” ujarnya. 

2. Mengusung slogan “Bela Rakyat dan Umat”

Sambut Dua Dekade, PAN Usung Bela Rakyat, Bela UmatANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Eddy juga mengatakan dalam perayaan dua dekade PAN tahun ini, ada tema yang diusung oleh partainya yaitu Bela Rakyat dan Umat. Arti dari slogan itu sendiri tidak terlepas dari pesta demokrasi yang sebentar lagi akan dirayakan oleh seluruh masyarakat Indonesia, dimana ini juga menjadi tema Nasional dari PAN.

 

Dalam hal ini PAN ingin membela seluruh umat Indonesia. Mulai dari masyarakat A sampai Z, dari Sabang sampai Merauke. Sementara untuk arti ‘umat’ itu sendiri, berkaitan dengan karakter PAN yang merupakan partai nasionalis, religious, modern dan moderat.

 

“Karena kalau dilihat di pemerintah saat ini banyak yang tdak tercapai. Sehingga membuat PAN prihatin. Sebelumnya kita tidak pernah mengalami konflik Pancasila,” ungkapnya.

 

3. Mengundang internal bukan karena ada politisasi

Sambut Dua Dekade, PAN Usung Bela Rakyat, Bela UmatANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Eddy mengakui bahwa dalam perayaan 20 tahun PAN ini hanya tokoh dari internal saja yang diundang. Namun hal tersebut bukan dikarenakan adanya politisasi, melainkan keterbatasan tempat dan juga waktu yang terbatas.

 

“Tapi nanti akan ada acara lagi direncanakan tahun ini dilaksanakan dan akan mengundang lebih banyak lagi,” tuturnya. 

Baca Juga: Amien Rais dan Zulkilfi Hasan Temui Prabowo

4. Pesta Demokrasi 2019 diharapkan bisa mencerdaskan masyarakat

Sambut Dua Dekade, PAN Usung Bela Rakyat, Bela UmatInstagram @amanatnasional

Seiring bertambahnya usia dan berpengalaman menjadi bagian dari Demokrasi yang ada di Indonesia, PAN pun menaruh harapan pada Pesta Demokrasi yang akan berlangsung pada 2019 mendatang. Pertarungan tersebut diharapkan bisa menghasilkan sebuah ide, gagasan tapi yang terpenting adalah sebuah solusi.

 

Dimana solusi tersebut juga bisa relevan dan diterima oleh masyarakat luas. Solusi yang dilahirkan tidak global melainkan mikro dan detail. Pemilu juga diharapkan bisa menjadi ajang untuk mengedukasi dan mencerdaskan bangsa.

 

“Bukan bertarung soal ideologi. Karena nanti akan terpecah belah. Pasca 17 April nanti, pasti akan ada yang menang dan ada yang belum menang. Nanti kalau mau bersilahturahmi malah ada kubu-kubu dan tersendat. Jadi bertarungnya harus ide, gagasan dan solusi agar relevan,” katanya.

 

 

Baca Juga: Begini Hangatnya Pertemuan SBY Zulkifli, Demokrat-PAN Koalisi?

Topik:

  • Dwifantya Aquina

Berita Terkini Lainnya