Comscore Tracker

Terpilih Jadi Menteri Pertanian, Ini Rekam Jejak Syahrul Yasin Limpo

Syahrul merupakan perwakilan dari Partai NasDem

Makassar, IDN Times - Presiden Joko "Jokowi" Widodo akhirnya resmi melantik mantan Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo sebagai Menteri Pertanian pada Rabu pagi (23/10). Namanya sudah diembuskan akan duduk sebagai Mentan sejak beberapa hari terakhir. 

Prediksi itu seolah terkonfirmasi ketika ia ikut dipanggil ke Istana Negara pada Selasa pagi (22/10). Gubernur Sulsel selama dua periode itu mengenakan kemeja berwarna putih dan celana hitam, outfit yang sama dengan calon Menteri Jokowi. 

Kepada media, pria yang akrab disapa SYL itu mengaku sudah meminta izin kepada Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh sebelum menghadap Jokowi. 

"Pak Surya Paloh mengatakan tidak ada beban, saya telepon dan setelah saya telepon, Beliau bilang ya boleh saja kalau memang dipanggil," tutur SYL kemarin. 

Dengan masuknya SYL ke dalam kubu pemerintah, maka Partai NasDem tak jadi berada di kelompok opisisi. Bahkan, selain SYL, ada dua kader NasDem lainnya yang diberi jatah Menteri. Mereka adalah Siti Nurbaya Bakar dan Johnny G. Plate. 

Kalian penasaran terhadap sosok Syahrul dan bagaimana rekam jejaknya? Berikut hasil penelusuran IDN Times

1. Syahrul Yasin Limpo menghabiskan masa mudanya di Kota Makassar

Terpilih Jadi Menteri Pertanian, Ini Rekam Jejak Syahrul Yasin LimpoIDN Times/Abdurrahman

Syahrul Yasin Limpo lahir di Makassar, 16 Maret 1955, sebagai anak kedua dari pasangan Muh. Yasin Limpo --pejuang kemerdekaan dan pendiri Partai Golkar-- dengan Nurhayati Yasin Limpo. Seperti keenam saudaranya, SYL belia sudah akrab dengan diskusi politik yang kerap disuguhkan oleh orang tuanya. Rumah memang menjadi tempatnya kali pertama belajar mengenai seluk-beluk plus dinaika pemerintahan. 

SYL mengenyam masa bangku sekolah dasar dan menengahnya di Makassar. Ia mulai dari SD Negeri Mangkura Makassar (1961-1967), SMP Negeri 6 Makassar (1967-1970) dan lulus di SMA Katolik Cendrawasih Makassar (1970-1973).

Usai menjalani masa SMA, SYL mendaftar sebagai mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (S1) dan menyandang gelar S.H pada 1983. Berturut-turut, ia kemudian merengkuh program master S2 (2004) dan doktoral S3 (2008) masih di Kampus Merah.

Baca Juga: Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo: Kita Hindari Impor!

2. SYL merintis kariernya sebagai pejabat lingkup Pemkot Makassar

Terpilih Jadi Menteri Pertanian, Ini Rekam Jejak Syahrul Yasin LimpoIDN Times / Aan Pranata

Suami dari Ayunsri Harahap ini memulai perjalanan sebagai abdi negara pada tahun 1980, bersamaan dengan terbitnya SK pengangkatan sebagai Pegawai Negeri Sipil dalam lingkup Kota Makassar.

Kariernya melesat dalam waktu singkat. Sejumlah posisi strategis ia duduki mulai dari Kepala Seksi Tata Kota Makassar (1982) dan Kepala Sub Bagian Perangkat IV & V PD. Biro Pemerintahan Umum Kota Makassar (1983). Empat tahun bekerja di Kota Daeng, ia dipindahkan ke Kabupaten Gowa --tempat kelahiran sang ayah--  untuk menjabat sebagai Kepala Wilayah Kec. Bontonompo (1984).

Setahun di Gowa, SYL ditarik ke pemerintahan tingkat provinsi. Pada tahun 1987, ia diangkat menjadi Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Wilayah Daerah (Setwilda) Tk. I Sulsel, kemudian Kepala Bagian Pembangunan Setwilda Tk. I Sulsel setahun berselang. Di tahun 1989, SYL menduduki jabatan Kepala Bagian Urusan Generasi Muda & OR Setwilda Tk. I Sulsel.

Sebelum terpilih menjadi Bupati Gowa pada 1994, SYL menjabat sebagai Sekretaris Wilayah Daerah Tk. II Kabupaten Gowa (mulai 1991) lalu Kepala Biro Humas Setwilda Tk. I Sulsel dua tahun berselang (1993).

3. SYL memulai karier sebagai kepala daerah dengan menjadi Bupati hingga Gubernur

Terpilih Jadi Menteri Pertanian, Ini Rekam Jejak Syahrul Yasin LimpoIDN Times / Aan Pranata

SYL mengawali karier sebagai pemimpin daerah sebagai Bupati Gowa dua periode (1994 hingga 2002). Setelah itu, ia digandeng oleh Gubernur Amin Sjam menjadi Wakil Gubernur selama satu periode, mulai 2003 sampai 2007. Mereka memenangkan pemungutan suara yang dilakukan DPRD Sulsel pada 28 November 2002 dengan perolehan 52%, mengalahkan dua pasangan lainnya yakni Nurdin Halid-Iskandar Mandji serta Aksa Mahmud-Malik Hambali.

Pilgub 2007 jadi tonggak sejarah demokrasi rakyat Sulsel sebab untuk pertama kalinya mereka berhak memilih Gubernur mereka selama lima tahun mendatang. SYL maju sebagai Cagub bersama Cawagub Agus Arifin Nu'mang --saat itu menjabat sebagai Ketua DPRD Sulsel--, atau biasa disingkat "Sayang". Pasangan Amin Sjam-Mansur Ramli (Asmara) dan Abdul Aziz Qahhar Muzakkar-Mubyl Handaling jadi pesaing mereka.

Pasangan "Sayang" keluar sebagai pemenang setelah menang tipis atas Asmara, yakni 39,53% berbanding 38,76%. Periode pertama pemerintahannya (2008-2013) dilalui dengan berbagai keberhasilan seperti meningkatnya ketersediaan pangan setiap tahunnya, seperti beras dan jagung, hingga upaya memaksimalkan sektor pertambangan.

4. Terpilih jadi Menteri Pertanian, Syahrul bertekad untuk menghindari impor pangan

Terpilih Jadi Menteri Pertanian, Ini Rekam Jejak Syahrul Yasin LimpoIDN Times/Teatrika Handiko Putri

Ketika ditemui media usai dilantik menjadi Mentan, Syahrul bertekad akan menekan angka impor serendah-rendahnya. Dengan begitu, diharapkan bisa memacu kemandirian pangan. 

"Kami berharap kalau tidak mendesak, impor kami hindari,” kata Syahrul di Kompleks Istana Kepresidenan pada Rabu pagi tadi. 

Selain menekan kuota impor, mantan Gubernur Sulawesi Selatan itu berjanji untuk menyediakan produk pertanian yang berkualitas dengan harga terjangkau. Selama 30 hari ke depan, Syahrul akan menertibkan segala data terkait pertanian, termasuk kemampuan produksi hingga stok pangan.

“Tidak boleh menggunakan tiga data. Artificial intelligent dari 4.0 itu deteksi melalui awan. Satu bulan itu saya mau pastikan, samakan data,” kata dia lagi. 

https://www.youtube.com/embed/gu67B1qOlZU

Baca Juga: Deretan Nama yang Tersingkir dari Jajaran Menteri Jokowi

Topic:

  • Santi Dewi

Just For You