Comscore Tracker

3 Ledakan Bom Aksi Terorisme yang Menggemparkan Selama 2019

Ledakan bom bunuh diri tewaskan pelaku di Medan

Jakarta, IDN Times - Selama 2019, masyarakat sempat dikejutkan dengan aksi terorisme yang terjadi di beberapa daerah. Selama 2019, setidaknya tercatat tiga kejadian ledakan bom dari serangan terorisme yang terjadi di Indonesia.

Selain memakan korban jiwa, kejadian tersebut membuat masyarakat cemas. Berikut ringkasan tiga ledakan bom terorisme yang terjadi di Indonesia. 

Baca Juga: Kisah Pemuda Banser Dekap Bom demi Selamatkan Umat Kristiani 

1. Dua ledakan bom mengguncang Kota Sibolga yang tewaskan istri dan anak pelaku

3 Ledakan Bom Aksi Terorisme yang Menggemparkan Selama 2019(ANTARA FOTO/Jason Gultom)

Dua ledakan bom mengguncang Kota Sibolga, Sumatera Utara, pada Selasa (12/3). Ledakan pertama terjadi saat penangkapan terduga teroris bernama Husain alias Abu Hamzah alias Upang di rumahnya Jalan Cenderawasih Gang Serumpun, Kota Sibolga.

Ledakan tersebut masih dikategorikan berskala kecil dan hanya melukai seorang polisi. Abu Hamzah juga tertangkap. Namun, ledakan kedua terdengar 10 jam setelah ledakan pertama, yang berasal dari bom bunuh diri yang dilakukan istri Abu Hamzah. Ledakan ini menewaskan istri Abu Hamzah dan seorang anaknya.

Kepolisian telah memastikan Abu Hamzah beserta istrinya merupakan anggota Jemaah Ansharut Daulah (JAD), kelompok teroris yang berafiliasi dengan kelompok teroris Negara Islam Irak-Suriah (ISIS). Mereka juga diketahui memiliki bahan peledak 300 kilogram yang ditemukan di kediamannya.

2. Lone wolf meledakkan bom di pos polisi Kartasura

3 Ledakan Bom Aksi Terorisme yang Menggemparkan Selama 2019Ilustrasi (ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)

Ledakan teror bom yang dilakukan teroris bernama Rofik Asharuddin (RA), juga sempat menggemparkan masyarakat di Pos Pengamanan (Pospam) Lebaran Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Senin (3/6) lalu.

Akibat perbuatan pria 22 tahun tersebut, RA mengalami luka serius di bagian perut, pinggang dan kakinya serta mengalami kritis setelah kejadian tersebut. RA disebut-sebut sebagai lone wolf atau pelaku tunggal yang tidak terlibat jaringan teroris lainnya.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, walaupun lone wolf, Rofik telah melakukan komunikasi dengan pimpinan ISIS melalui akun Facebook pribadinya.

Akibat kejadian tersebut, tidak ada anggota kepolisian masyarakat masyarakat yang mengalami luka ataupun meninggal dunia.

3. Teroris memakai jaket ojek online meledakkan bom di Polrestabes Medan

3 Ledakan Bom Aksi Terorisme yang Menggemparkan Selama 2019(Situasi Mapolrestabes Medan usai ledakan bom bunuh diri, Rabu [13/11]) IDN Times/Yurika Febrianti

Ledakan bom bunuh diri juga menggemparkan masyarakat di Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11) pagi. Ledakan bom bunuh diri itu terdengar  pada pukul 08.45 WIB. Melalui pantauan CCTV, pelaku terlihat menggunakan jaket ojek online. 

Ledakan terjadi saat masyarakat Kota Medan sedang mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian. Akibat ledakan bom tersebut, pelaku tewas dengan keadaan mengenaskan. Setelah peristiwa ini, per 19 November 2019, Densus 88 Anti Teror Polri menangkap 30 orang yang diduga terkait ledakan bom tersebut.

 

Baca artikel menarik lainnya di IDN Times App, unduh di sini http://onelink.to/s2mwkb

Baca Juga: 8 Teroris Ditangkap di Papua, Polri: Mereka Ingin Memperluas Jaringan

Topic:

  • Aldzah Fatimah Aditya
  • Rochmanudin

Berita Terkini Lainnya