BNPB: Logistik Pulau Sebaru Lebih Lengkap Dibanding Natuna 

Peserta observasi tidak akan tinggal di tenda-tenda

Jakarta, IDN Times - Direktur Peralatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rustian mengatakan seluruh sumber daya manusia maupun logistik telah disiapkan untuk proses obervasi 188 WNI Anak Buah Kapal World Dream di Pulau Sebaru.

Observasi dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19). Kurang lebih 760 personel dikerahkan untuk mendukung observasi tersebut. Mereka terdiri dari tim medis, tim peralatan, tim keamanan dan juga ahli gizi.

"Semua kekuatan sumber daya manusianya maupun logistik dan peralatan sudah disiapkan," ujarnya saat konferensi pers di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur pada Rabu (26/2).

1. Fasilitas di Pulau Sebaru lebih lengkap dibandingkan Natuna

BNPB: Logistik Pulau Sebaru Lebih Lengkap Dibanding Natuna Direktur Peralatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rustian (IDN Times/Aldzah Aditya)

Rustian mengatakan, Pulau Sebaru memiliki fasilitas yang lebih lengkap apabila dibandingkan dengan Natuna sebagai tempat observasi. Tepatnya, observasi tersebut akan dilakukan di tempat rehabilitasi narkoba Pulau Sebaru.

"Dibandingkan dengan Natuna Sebaru itu lebih bagus ada rumah," tuturnya.

2. Sebanyak 188 WNI ABK World Dream tidak akan tinggal ditenda-tenda

BNPB: Logistik Pulau Sebaru Lebih Lengkap Dibanding Natuna Pelepasan WNI yang diobservasi di Natuna. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Untuk itu, lanjut Rustian, para peserta obervasi akan tinggal di kamar-kamar yang sudah tersedia di tempat rehabilitasi narkoba Sebaru. Hal itu sangat berbeda dengan observasi WNI dari Wuhan yang justru tinggal di dalam tenda.

"Ada kamar-kamar, jadi fasilitasnya sudah lengkap, itu tempat rehabilitasi narkoba ya sekarang kosong dan bisa ditempati," jelasnya.

Tempat rehabilitasi narkoba Sebaru itu memiliki daya tampung sebanyak 250 orang. "Gede kok, udah saya itung semua, dan itu bagus sekali tempatnya," tambahnya.

3. Kesiapan observasi di Pulau Sebaru akan rampung besok

BNPB: Logistik Pulau Sebaru Lebih Lengkap Dibanding Natuna Direktur Peralatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rustian (IDN Times/Aldzah Aditya)

Rustian menjelaskan, prosedur observasi yang akan berlaku di Pulau Sebaru akan sama dengan yang di Natuna. Rumah sakit mini juga akan disediakan di Pulau Sebaru. Persiapan-persiapan untuk observasi itu paling lambat akan selesai pada Kamis (27/2), jelas Rustian.

"Ya sebelum saudara kita yang dibawa dengan KRI Soeharso kan harus selesai semua, hari ini sama besok. Semua totalnya 760 lebih personel mendukung kegiatan ini. Ini campur-campur, ada tenaga kesehatan ada tenaga untuk tukang masaknya pengamannya," jelas Rustian.

Baca Juga: Virus Corona Jadi Ujian Politik dan Diplomatik Tiongkok 

Topik:

  • Dwi Agustiar

Berita Terkini Lainnya