Comscore Tracker

Dekan FK UPN Jakarta Laporkan Menkes Terawan ke Komnas HAM, Ada Apa?

Semua bermula pada peristiwa 2018 lalu

Jakarta, IDN Times - Prijo Sidipratomo yang merupakan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Pembangunan Nasional Veteran (FK UPN) Jakarta, melaporkan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto ke Komnas HAM, Kamis 23 Juli 2020. Terawan dilaporkan karena dianggap telah mencopot Prijo dari jabatannya sebagai dekan FK UPN.

Prijo menilai, tindakan yang dilakukan oleh Menkes Terawan berkaitan dengan rasa dendam kepadanya.

"Apabila kalau dasarnya cuma maaf ya, balas dendam, kan ketara betul ini balas dendam, mau dibilang umpetin kaya apa juga," tutur Prijo saat dihubungi IDN Times melalui sambungan telepon, Sabtu (25/7/2020) malam.

Prijo bercerita, usaha Terawan untuk melengserkannya dari kursi Dekan FK UPN sudah berlangsung sejak 2019. Semuanya bermula saat Prijo menjadi Ketua Majelis Kehormatan Etik Kedokteran Ikatan Dokter Indonesia (MKEK IDI) pada 2018 lalu.

Baca Juga: COVID-19 Ladang Bisnis Rumah Sakit, Terawan Pastikan Itu Tidak Benar  

1. Sebagai Ketua MKEK IDI, Prijo tanda tangani surat sanksi pencabutan izin praktek Terawan pada 2018

Dekan FK UPN Jakarta Laporkan Menkes Terawan ke Komnas HAM, Ada Apa?Menteri Kesehatan (Menkes) dr. Terawan Agus Putranto IDN Times/Debbie Sutrisno

Prijo memaparkan, balas dendam yang dimaksud yaitu saat menjadi Ketua MKEK IDI, ia menandatangani surat sanksi untuk Terawan. Terawan dijatuhkan sanksi terkait metode penyembuhan stroke cuci otak yang dijalankannya.

"Awalnya itu diminta selamanya loh (keanggotaan IDI dan izin praktek Terawan dicabut), tapi saya mau ada pembelajaran di sana, jadi hanya satu tahun sanksi itu," ujar Prijo.

Pada saat itu, lanjut Prijo, dia tidak memiliki masalah personal dengan Terawan. Hal itu hanya semata-mata karena jabatannya sebagai Ketua MKEK IDI.

2. Saat menjadi Kepala RSPAD, Terawan diduga memutus kerja sama dengan FK UPN

Dekan FK UPN Jakarta Laporkan Menkes Terawan ke Komnas HAM, Ada Apa?IDN Times/Gregorius Aryodamar P

Pada 2018, Prijo menjabat sebagai Dekan FK UPN. Lalu, RSPAD yang saat itu dikepalai oleh Terawan, secara tiba-tiba memutuskan kerja sama dengan FK UPN Jakarta.

"RSPAD itu tempat mahasiswa FK UPN koas (co assistant), padahal di perjanjiannya itu masih berlaku hingga 2019, masih setahun," tutur Prijo.

3. Sejak menjabat sebagai menkes, Terawan diduga terus berusaha mencopot Prijo dari jabatannya

Dekan FK UPN Jakarta Laporkan Menkes Terawan ke Komnas HAM, Ada Apa?Terawan dalam Rapat Terbatas yang dilaksanakan di Istana Merdeka Jakarta pada Selasa (21/7/2020) (Dok. IDN Times/Biro Pers Kepresidenan)

Selanjutnya, Prijo menjelaskan, sejak Terawan resmi menjadi menteri kesehatan, dia diduga terus mencoba untuk mencopot Prijo dari jabatannya sebagai Dekan FK UPN. Padahal, lanjut Prijo, FK UPN sangat membutuhkannya untuk mengajar radiologi.

"Di UPN itu radiolog hanya saya, yang mengajar untuk 300 mahasiswa," ujarnya.

Prijo menjelaskan bahwa Rektor UPN terus mengajukan keberatan atas keputusan tersebut. Tetapi usaha penarikan Prijo dari FK UPN tetap dilakukan.

Baca Juga: COVID-19 Ladang Bisnis Rumah Sakit, Terawan Pastikan Itu Tidak Benar  

Topic:

  • Aldzah Fatimah Aditya
  • Sunariyah

Berita Terkini Lainnya