Comscore Tracker

Ingin Artikelmu Laris Dibaca? Ini 8 Tips Jitu Menulis Pakai Teknik SEO

Selain kreatif, kalian juga harus punya taktik menulis!

Jakarta, IDN Times - Semua penulis ingin tulisannya laris dibaca. Tak terkecuali bagi para pemula. Membuat sebuah tulisan menarik hingga dibaca banyak orang, bukan hanya sekadar mengandalkan kreativitas, namun ada hal-hal penting lainnya yang bisa mendongkrak tulisanmu agar laku di pasaran. 

Nah, spesialis SEO IDN Times Septi Riyani Maulida, membagikan tips jitu agar tulisanmu berhasil mencuri perhatian banyak pembaca dan membuat tulisanmu menjadi artikel teratas di mesin pencarian. 

Tapi sebelum membahas lebih jauh, penting kalian tahu apa itu SEO?

"SEO adalah sebuah tindakan yang dilakukan untuk mengoptimalkan sebuah website, sehingga artikel berada di peringkat pertama mesin pencarian seperti Google. SEO itu bersifat organik, evergreen, dan longterm," ujar Septi dalam acara Indonesia Writers Festival 2020 by IDN Times sesi 2 yang mengangkat tema 'ANNYEONGHA-SEO', Senin (21/9/2020). 

Baca Juga: IWF 2020: Mengubah Indonesia Lewat Penulis Millennial dan Gen Z 

1. Perhatikan struktur penulisan dan jumlah kata dalam artikel

Ingin Artikelmu Laris Dibaca? Ini 8 Tips Jitu Menulis Pakai Teknik SEOAritkel IDN Times (Tangkapan IDN App)

Berikut 8 tips jitu menulis dengan menggunakan teknik SEO:

Pertama, yang harus dilakukan yaitu menulis sebuah artikel dengan memperhatikan struktur penulisan sebaik mungkin.

Menurut Septi, struktur penulisan yang sangat ramah dengan SEO yaitu berbentuk listicle, yang terdiri dari judul dan beberapa sub judul.

Kedua, "jumlah kata dalam artikel jangan kurang dari 500, yang baik adalah lebih dari 500, karena kalau kurang terlalu setengah-setengah, sehingga tidak informatif," katanya. 

2. Penempatan keyword di dalam artikel

Ingin Artikelmu Laris Dibaca? Ini 8 Tips Jitu Menulis Pakai Teknik SEOANNYEONGHA - SEO, Kelas Mempelajari SEO by Septi Maulida - IWF 2020 Day 1 Session 2 (IDN Times/Panji Galih Aksoro)

Ketiga, Septi mengatakan, kata kunci atau keyword dari tulisanmu pada artikel harus dicantumkan di dalam judul tulisan, sub judul, paragraf satu, dan juga paragraf akhir. Tetapi, Septi mengingatkan bahwa penggunaan keyword jangan terlalu banyak. Sebab, keyword density akan berlebihan. 

"Keyword density yang baik yaitu dua persen hingga empat persen, bisa dicek secara gratis di wordcountermnet dan Yoast SEO," jelasnya. 

Keempat, hal penting lainnya yang wajib diperhatikan adalah meta title dan meta description. Meta title adalah tampilan judul artikel yang akan muncul di mesin pencaharian, sedangkan meta description yaitu deskripsi yang menyertai meta title di mesin pencaharian. 

Kelima, agar judul artikel yang muncul di mesin pencaharian tidak terpotong, maka meta title harus terdiri dari 60 karakter dan meta description hanya 130 karakter.

"Cara menghitungnya tidak perlu manual bisa lewat seomofo.com," katanya. 

3. Sertakan links di dalam artikel untuk mendongkrak pembaca

Ingin Artikelmu Laris Dibaca? Ini 8 Tips Jitu Menulis Pakai Teknik SEOAritkel IDN Times (Tangkapan IDN App)

Keenam, Septi juga mengingatkan untuk menyematkan links atau tautan berita di dalam sebuah artikel. Itu penting karena bisa mengarahkan pembaca ke artikel lainnya. Sehingga, satu artikel bisa secara langsung mendongkrak artikel lain. 

"Jadi bagi teman-teman yang punya website itu penting banget links, jangan upload artikel lalu gak ada links, sayang banget," katanya. 

4. Perjelas keterangan foto artikel dengan keyword yang benar dan sesuai

Ingin Artikelmu Laris Dibaca? Ini 8 Tips Jitu Menulis Pakai Teknik SEOANNYEONGHA - SEO, Kelas Mempelajari SEO by Septi Maulida - IWF 2020 Day 1 Session 2 (IDN Times/Panji Galih Aksoro)

Ketujuh, hal yang wajib dilakukan untuk mendongkrak sebuah tulisan dibaca banyak orang, yaitu memberikan keterangan foto artikel dengan keyword yang benar. Misal, apabila foto tersebut memiliki keyword "Member BTS" maka jadikan kata itu sebagai penjelas foto.

"Sehingga google bisa kenalan sama gambar di artikelnya," kata dia. 

Tips ke delapan, ujar Septi, di dalam struktur URL artikel harus terdapat kata kunci atau keyword dari tulisan tersebut. Langkah ini sangat penting karena bisa mengarahkan pembaca kepada artikel dengan jelas. 

Baca Juga: IWF 2020: 5 Kiat Wawancara untuk Tulisan Biografi ala Fenty Effendy

Topic:

  • Aldzah Fatimah Aditya
  • Sunariyah

Berita Terkini Lainnya