Comscore Tracker

Jadi Klaster Baru, Secapa AD Diklaim Sudah Ditangani dengan Baik

Terdapat 1.262 kasus positif COVID-19 dari klaster tersebut

Jakarta, IDN Times - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto menginformasikan kondisi terkini terkait klaster di Sekolah Calon Perwira TNI AD (Secapa). Dari 1.262 kasus positif COVID-19, 17 di antaranya masih mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Dustira, Bandung.

"17 yang dirawat di Rumah Sakit Dustira sudah membaik, sudah tidak ada yang demam, keluhan batuk juga minimal," ujarnya dalam keterangan pers yang disiarkan langsung dari channel YouTube BNPB Indonesia, Jumat (10/7/2020).

1. 1.245 orang lainnya menjalankan karantina wilayah

Jadi Klaster Baru, Secapa AD Diklaim Sudah Ditangani dengan BaikIDN Times/istimewa

Yuri menjelaskan, 1.245 orang lainnya saat ini sedang menjalani karantina wilayah. Pada hari ini, mereka dilaporkan dalam kondisi yang baik.

"Secara ketat kompleks ini kita karantina, sehingga tidak diizinkan ada yang keluar-masuk," tuturnya.

Baca Juga: Klaster Baru COVID-19, Secapa AD di Jabar Dikarantina Penuh

2. Yuri menilai sebaran COVID-19 dari klaster tersebut sudah bisa dikendalikan

Jadi Klaster Baru, Secapa AD Diklaim Sudah Ditangani dengan BaikDirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan yang juga Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto berpose di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (18/6/2020) (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Yuri mengatakan bahwa penyebaran COVID-19 dari klaster tersebut sudah bisa dikendalikan. Oleh karena itu, ia berharap masyarakat tidak panik.

"Karena ini sudah tertangani sesuai dengan protokol standar internasional," katanya.

3. Klaster Secapa dipantau dengan sangat ketat

Jadi Klaster Baru, Secapa AD Diklaim Sudah Ditangani dengan BaikLingkungan Secapa AD/Secapaad.mil.id

Ia juga mengatakan bahwa pemantauan klaster tersebut dilakukan dengan sangat ketat. Pemantauan dilakukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dan Dinas Kesehatan Bandung dan Dinas Kesehatan Kodam III Siliwangi.

"Kita tidak perlu mengkhawatirkan ini," tuturnya.

Baca Juga: Eksklusif: Awal Mula Corona Menyerang Ribuan Siswa Secapa AD Bandung

Topic:

  • Isidorus Rio Turangga Budi Satria

Berita Terkini Lainnya