Comscore Tracker

Mulai Stabil Capai Target, 10 Ribu Spesimen Dites COVID-19 Hari Ini  

Kasus positif COVID-19 di Indonesia mencapai 26.940

Jakarta, IDN Times - Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona atau COVID-19, Achmad Yurianto mengatakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat, dari 31 Mei 2020 pukul 12.00 WIB hingga 1 Juni 2020 pukul 12.00 WIB, jumlah spesimen yang sudah dites COVID-19 berjumlah 10.039 spesimen.

"9.891 melalui tes PCR dan 148 melalui TCM," ujarnya dalam video conference di YouTube pada Senin (1/6).

Untuk melakukan pemeriksaan COVID-19, pemerintah telah menyediakan sebanyak 95 laboratorium Real Time PCR dan 59 laboratorium TCM yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

1. Kasus positif COVID-19 di Indonesia mencapai 26.940

Mulai Stabil Capai Target, 10 Ribu Spesimen Dites COVID-19 Hari Ini  Pelaksanaan rapid test di pasar Polyclinic Jakabaring Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Ia juga melaporkan, per pukul 12.00 WIB, 1 Juni 2020, total kasus positif di Indonesia naik menjadi 26.940 kasus. Angka itu naik hingga 467 kasus.

Kasus COVID-19 itu telah menyebar di 34 provinsi di Indonesia. DKI Jakarta menjadi provinsi dengan penyumbang kasus virus corona terbanyak hari ini dengan 137 kasus baru.

Sedangkan peningkatan angka kematian juga terjadi di Indonesia, menjadi 1.641 kasus. Walaupun demikian, kasus sembuh juga terus naik dan sekarang berada di angka 7.637 orang.

Baca Juga: [LINIMASA-2] Perkembangan Terkini Wabah Virus Corona di Indonesia

2. Sebaran kasus COVID-19 di 34 provinsi Indonesia

Mulai Stabil Capai Target, 10 Ribu Spesimen Dites COVID-19 Hari Ini  Rapid dan SWAB massal dilakukan demi menjamin kesehatan warga terdampak banjir di tengah wabah pandemik. (IDN Times/Zulkifli Nurdin)

Virus corona telah menyebar di 34 provinsi di Indonesia. DKI Jakarta menjadi provinsi dengan penyumbang kasus virus corona terbanyak yaitu 7.485 kasus. Peringkat kedua diduduki oleh Jawa Timur 4.922 kasus, dan berikutnya Jawa Barat 2.294 kasus. 

Berikut ini data lengkap rincian penyebaran virus corona di 416 kabupaten atau kota di 34 provinsi di Indonesia :

1. Aceh 20 kasus
2. Bali 482 kasus
3. Banten 867 kasus
4. Bangka Belitung 46 kasus
5. Bengkulu 91 kasus
6. Yogyakarta 237 kasus
7. DKI Jakarta 7.485 kasus
8. Jambi 97 kasus
9. Jawa Barat 2.294 kasus
10. Jawa Tengah 1.417 kasus
11. Jawa Timur 4.922 kasus
12. Kalimantan Barat 196 kasus
13. Kalimantan Timur 297 kasus
14. Kalimantan Tengah 419 kasus
15. Kalimantan Selatan 948 kasus
16. Kalimantan Utara 165 kasus
17. Kepulauan Riau 197 kasus
18. Nusa Tenggara Barat 652 kasus
19. Sumatera Selatan 995 kasus
20. Sumatera Barat 567 kasus
21. Sulawesi Utara 339 kasus
22. Sulawesi Tenggara 244 kasus
23. Sumatera Utara 406 kasus
24. Sulawesi Selatan 1.586 kasus
25. Sulawesi Tengah 128 kasus
26. Lampung 135 kasus
27. Riau 117 kasus
28. Maluku Utara 160 kasus
29. Maluku 223 kasus
30. Papua Barat 168 kasus
31. Papua 725 kasus
32. Sulawesi Barat 92 kasus
33. Nusa Tenggara Timur 97 kasus
34. Gorontalo 94 kasus

Dalam proses verifikasi di lapangan 21 kasus.

3. Jokowi meminta klaster-klaster COVID-19 dijaga dengan ketat

Mulai Stabil Capai Target, 10 Ribu Spesimen Dites COVID-19 Hari Ini  Dok. Biro Pers Kepresidenan

Untuk menekan angka penyebaran kasus COVID-19 di Tanah Air, Presiden Joko 'Jokowi' Widodo  meminta agar klaster-klaster penyebaran virus corona diawasi dengan ketat. Sebab dari klaster itu lah perluasan wabah COVID-19 dapat terjadi.

"Kita harus melakukan monitor secara ketat potensi penyebaran di beberapa klaster, klaster pekerja migran, klaster jemaah tablig, klaster Gowa, klaster rembesan pemudik, klaster industri, ini perlu betul-betul dimonitor secara baik," jelas Jokowi pada konferensi pers secara daring, pada Senin (4/5).

Baca Juga: COVID-19 Masih Ada sampai Tahun Depan, Jokowi: Kita Harus Menang!

Topic:

  • Dwifantya Aquina

Berita Terkini Lainnya