Comscore Tracker

PT KAI Kembalikan Biaya Tiket pada Masa Darurat Virus Corona

Ada beberapa syarat yang berlaku, ya!

Jakarta, IDN Times - PT KAI memberlakukan kebijakan pengembalian biaya pemesanan tiket 100 persen untuk calon penumpang kereta api yang melakukan pembatalan perjalanan mulai 23 Maret untuk keberangkatan sampai dengan 29 Mei 2020.

Hal ini mengacu pada instruksi pemerintah tentang mengurangi aktivitas di luar rumah dan tidak meninggalkan daerah tempat tinggalnya guna mempersempit ruang gerak penyebaran virus corona.

1. Calon penumpang harus melampirkan identitas dan bukti pembelian tiket

PT KAI Kembalikan Biaya Tiket pada Masa Darurat Virus CoronaPetugas membersihkan kereta api dengan cairan disinfektan (Antara)

Kebijakan pengembalian biaya pemesanan tiket 100 persen ini berlaku bagi perorangan maupun rombongan dengan melampirkan identitas dan bukti pembelian tiket melalui proses di stasiun. Sementara, bagi calon penumpang yang melakukan transaksi tiket melalui Aplikasi KAI Access, proses pembatalan dapat dilakukan melalui aplikasi tersebut, tidak perlu datang langsung ke loket Stasiun KA Jarak Jauh.

Untuk pembatalan tiket rombongan dalam jumlah banyak ada beberapa persyaratan yang wajib dilampirkan, seperti:

1. Surat permohonan pembatalan yang dilengkapi nomor rekening pemohon untuk pengembalian uang muka.

2. Melampirkan berita acara kesepakatan yang ditandatangani pemohon angkutan rombongan dan pihak KAI.

3. Pemohon angkutan rombongan menyerahkan bukti setor uang muka yang sudah dibayarkan.

4. Khusus rombongan tiket yang belum tercetak dan akan melakukan ubah jadwal diberikan kesempatan 1 (kali) dalam rentang waktu 90 (sembilan puluh) hari dari perjalanan yang dibatalkan, namun selama tempat duduk masih tersedia.

Baca Juga: Pastikan KA Steril Virus Corona, PT KAI Periksa Suhu Tubuh Penumpang

2. PT KAI Daop 1 mengambalikan biaya perjalanan kepada penumpang bersuhu tubuh di atas 38 derajat

PT KAI Kembalikan Biaya Tiket pada Masa Darurat Virus CoronaPetugas menyemprotkan cairan disinfektan di dalam gerbong kereta api (IDN Times/Prayugo Utomo)

Kebijakan ini merupakan upaya yang telah dilakukan PT KAI Daop 1 untuk mencegah penyebaran virus corona di lingkungan transportasi. Sebelumnya, PT KAI Daop 1 juga telah menerapkan pengembalian biaya 100 persen pada penumpang yang harus membatalkan perjalanannya karena kedapatan memiliki suhu badan di atas 38 derajat celcius.

Adapun pemeriksaan suhu tubuh tersebut dilakukan di area boarding sebelum calon penumpang naik kereta.

3. Terdapat 369 kasus virus corona di Indonesia

PT KAI Kembalikan Biaya Tiket pada Masa Darurat Virus CoronaANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Juru bicara penanganan virus corona atau Sars-CoV-2, dr. Achmad Yurianto melaporkan jumlah pasien yang positif mengidap COVID-19 di Indonesia terus naik. Per Sabtu (21/3), jumlahnya mencapai 450 kasus.

"Update harian kasus konfirmasi positif COVID-19 dari tanggal 21 Maret sampai saat ini ada penambahan kasus baru sebanyak 81 orang, sehingga total kasus adalah 450 orang," ujar Yuri dari siaran langsung TVRI, Sabtu.

Angka itu naik dibandingkan data sebelumnya yakni 369 kasus. Sementara, jumlah pasien yang meninggal mencapai 38 orang, bertambah dari jumlah pada hari sebelumnya 32 orang. Sedangkan, pasien yang sembuh bertambah menjadi 20 orang. 

Baca Juga: [BREAKING] Pasien Positif Virus Corona Capai 450 Kasus, Ini Rincian Sebarannya

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya