Comscore Tracker

[UPDATE] Kasus COVID-19 RI Naik 6.731, Kematian Melonjak di Banten

Sebanyak 427 orang meninggal akibat COVID-19 hari ini

Jakarta, IDN Times - Satgas Penanganan COVID-19 melaporkan ada 6.731 orang dinyatakan positif terpapar virus corona per hari ini, Minggu (4/4/2020). Dengan penambahan ini, total jumlah orang yang terpapar virus corona di Tanah Air mencapai 1.534.255 kasus.

Banten menjadi provinsi yang paling banyak menyumbang kasus harian COVID-19 hari ini dengan 3.501 orang. Disusul DKI Jakarta 736 kasus, Jawa Barat 338 kasus, Kalimantan Selatan 290 kasus, dan Bali 255 kasus.

Hingga saat ini, pemerintah masih terus mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19 dengan menjaga jarak, menggunakan masker, dan menghindari kerumunan, serta cuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir, untuk mencegah penularan virus corona.

Baca Juga: Data Lengkap COVID-19 di Indonesia per Sabtu 3 April 2021

1. Tercatat 9.663 orang berhasil sembuh dari COVID-19 hari ini

[UPDATE] Kasus COVID-19 RI Naik 6.731, Kematian Melonjak di BantenDua orang dokter berdiri di depan salah satu ruang modular di Rumah Sakit Pertamina Jaya, Cempaka Putih, Jakarta, Senin (6/4/2020). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Kendati jumlah kasus positif bertambah, Satgas COVID-19 melaporkan jumlah pasien yang berhasil sembuh juga bertambah 9.663 orang dalam 24 jam terakhir. Maka, total kesembuhan kasus virus corona sudah 1.375.877 orang.

Banten mencatat kasus kesembuhan paling banyak hari ini, yaitu 6.279 kasus. Selanjutnya, disusul DKI Jakarta 1.024 kasus, Kalimantan Selatan 342 kasus, Jawa Barat 294 kasus, dan Bali 231 kasus.

2. Sebanyak 427 orang meninggal akibat COVID-19

[UPDATE] Kasus COVID-19 RI Naik 6.731, Kematian Melonjak di BantenProses pemakaman salah satu jenazah COVID-19 di TPU Pondok Ranggon pada Selasa (16/9/2020). IDN Times/Aldila Muharma&Fiqih Damarjati

Satgas COVID-19 juga melaporkan, sebanyak 427 orang meninggal dunia akibat virus corona dalam satu hari terakhir. Total jumlah orang yang meninggal dunia karena virus mematikan ini menjadi 41.669 kasus.

Lima provinsi yang memiliki kasus kematian terbanyak hari ini yaitu Banten dengan 338 kasus, disusul Jawa Tengah 28 kasus, Jawa Timur 22 kasus, Riau enam kasus dan Jawa Tengah enam kasus.

3. Telah terbukti, COVID-19 menular melalui airborne

[UPDATE] Kasus COVID-19 RI Naik 6.731, Kematian Melonjak di BantenTim medis mengevakuasi seorang warga negara asing (WNA) terjangkit virus corona (COVID-19) turun dari kapal saat simulasi penanganan virus Corona di Pelabuhan Sukarno Hatta, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (10/3/2020). ANTARA FOTO/Abriawan Abhe

Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Profesor Amin Soebandrio mengungkapkan, COVID-19 dapat menyebar melalui udara dan hal ini bukan suatu temuan baru. Bahkan, Amin sudah mencurigai hal ini sejak awal kemunculan COVID-19.

"Jika ada droplet kemudian ada aliran udara yang cukup kuat (COVID-19), bisa terbawa angin dan terbang karena volumenya jadi lebih kecil, relatif ringan karena kadar airnya berkurang," ujarnya saat dihubungi IDN Times, Selasa 7 Juli 2020.

Amin menerangkan, virus COVID-19 bisa keluar bersama droplet (cairan terkecil melalui saluran pernapasan manusia) yang dihasilkan ketika bersin atau batuk. Droplet yang menempel pada benda-benda yang tersentuh orang lain bisa menularkan virus-virus tersebut.

Namun, sebagian virus menyebar lewat udara (airborne) saat droplet berubah menjadi partikel yang lebih kecil dan mudah menyebar di udara.

"Sebagian besar memang menular melalui droplet, tapi dalam situasi tertentu bisa. Seperti di rumah sakit saat dilakukan prosedur pemasangan ventilator, pengisapan lendir, atau terapi nebulizer," jelasnya.

Bahkan menurut Amin, sudah ada bukti dari pengamatan bahwa virus COVID-19 menular melalui airbone. Dia mencontohkan kasus di suatu restoran yang tertutup, misal pengunjung di meja yang bersin maka virus bisa saja satu ruangan kena.

"Ini juga bisa terjadi di ruang kerja, di perkantoran dengan AC split serta tertutup maka droplet bisa terembus udara dan hanya berputar satu ruangan," imbuhnya.

Baca Juga: [LINIMASA-6] Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia

Topic:

  • Rochmanudin

Berita Terkini Lainnya