Comscore Tracker

Ingin Tanam Alpukat, Warga Batu Temukan Situs Pendem yang Bersejarah 

Punden boto ditemukan di tanah makam wakaf tak terurus

Batu, IDN Times - Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur, dua pekan terakhir menjadi pusat perhatian publik. Ini bermula saat salah satu warganya, Anton Adiwobowo menemukan situs bersejarah berupa susunan bata saat tengah menggali tanah untuk menanam pohon alpukat.

Tanah yang digalinya itu berada di kawasan makam wakaf yang mulai tak terurus. Niat Anton ingin merapikan kawasan makam.

Penemuan situs yang dinamai warga pundem boto (tumpukan bata) itu lalu dilaporkannya ke pemerintah desa yang melanjutkan laporan itu ke pihak terkait. Saat ini Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan, Mojokerto sedang meneliti situs tersebut.

1. Situs ditemukan saat Anton tengah menggali lahan sedalam 30-40 cm

Ingin Tanam Alpukat, Warga Batu Temukan Situs Pendem yang Bersejarah Penggalian situs Pendem dilakukan untuk mengetahui gambaran bentuk bangunan. IDN Times/ Alfi Ramadana

Anton menceritakan, awalnya lokasi situs tersebut merupakan tanah wakaf makam keluarga. Saat itu memang kondisi sebagian area makam tidak terawat. Sehingga, dirinya berinisiatif memanfaatkan sebagian area makam tersebut untuk ditanami Alpukat.

Saat mulai mulai membersihkan kemudian menggali tanah, Anton tak sengaja menemukan tumpukan bata merah kuno. 

"Rencananya mau menanam lima sampai sepuluh pohon. Saat menggali dengan lebaran satu meter dan kedalaman 30-40 cm, kami menemukan seperti tumpukan bata merah kuno," ceritanya kepada IDN Times, Jumat (13/12).

2. Anton berkoordinasi dengan pemerintah desa

Ingin Tanam Alpukat, Warga Batu Temukan Situs Pendem yang Bersejarah Anton Adiwibowo (kanan) saat mendampingi Arkeolog dati BPCB Trowulan. IDN Times/ Alfi Ramadana

Setelah menemukan beberapa tumpukan bata merah kuno itu, Anton menghentikan penggalian. Pria yang juga Ketua RT 01/RW 01 Dusun Pendem tersebut kemudian melaporkan temuan tersebut kepada pemerintah desa setempat.

Kemudian oleh pemerintah desa laporan tersebut diteruskan ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batu untuk selanjutnya dilanjutkan ke BPCB Trowulan.

"Saat menemukan itu saya langsung berhenti. Tidak melanjutkan penggalian dan tanam alpukat. Sebab, kalau diteruskan takutnya ada apa-apa. Terus saya koordinasikan dengan pemerintah desa," tambahnya. 

Baca Juga: Penggalian di Lokasi Perahu Baja, Arkeolog Temukan Koin dan Peluru

3. Warga mengenal kawasan itu sebagai punden boto

Ingin Tanam Alpukat, Warga Batu Temukan Situs Pendem yang Bersejarah Warga melakukan syukuran terlebih dahulu sebelum melakukan proses eskavasi, Jumat (13/12/2019). IDN Times/ Alfi Ramadana

Saat pertama kali menemukan, Anton mengakui tidak tahu terkait dugaan bangunan kuno tersebut. Namun, ia menjelaskan bahwa warga sekitar menyabut kawasan tersebut sebagai daerah boto-boto (bata-bata). Hanya saja, warga juga tidak mengetahui seperti apa bangunan yang ada di sekitar area tersebut. 

"Ada juga yang menyebut punden boto. Tetapi, kami juga tidak tahu bentuk tumpukan atau bangun sejarahnya seperti apa," katanya. 

4. Gelar doa bersama, warga dan BPCB lanjutkan penggalian

Ingin Tanam Alpukat, Warga Batu Temukan Situs Pendem yang Bersejarah Situs temuan di wilayah Pendem, Kota Batu saat ini masih terus dilakukan penggalian. IDN Times/ Alfi Ramadana

Di sisi lain, usai penemuan tersebut, kini masyarakat bersama BPCB bergotong royong untuk melakukan penggalian. Mereka juga menggelar doa bersama sebelum menggali tanah. Warga secara swadaya menggali tanah dengan diawasi oleh BPCB.

Baca Juga: Heritage Walk of Lawang Seketeng, Satu Kampung Berjuta Situs Sejarah

Topic:

  • Umi Kalsum

Berita Terkini Lainnya