Comscore Tracker

Stafsus Millennial Jokowi: Presidensi G20 Picu Digitalisasi Pendidikan

Infrastruktur digital ke pelosok diklaim kian membaik

Jakarta, IDN Times - Staf Khusus Presiden RI, Billy Mambrasar menyebut Presidensi G20 Indonesia menjadi momentum bagi perkembangan digital. Hal ini disebut ya akan memberikan bermanfaat di banyak sektor, khususnya pendidikan.

"Dengan percepatan pembangunan digital kita bisa melakukan digitalisasi pendidikan yang bisa diakses masyarakat dimana pun," kata Billy dalam diskusi virtual Forum Merdeka Barat bertajuk “G20, Kita Bisa Apa" pada Rabu (8/12/2021).

1. Pemerintah lakukan akselerasi transformasi digital

Stafsus Millennial Jokowi: Presidensi G20 Picu Digitalisasi PendidikanIlustrasi Belajar Online (IDN Times/Sunariyah)

Digitalisasi di Indonesia saat ini, menurutnya, dilakukan melalui pembangunan infrastruktur telekomunikasi. Dia mengatakan pemerintah telah melakukan akselerasi transformasi digital dengan penambahan infrastruktur digital. 

"Masyarakat dapat mengikuti pembelajaran hanya dengan melalui ruang-ruang digital yang saat ini berkembang pesat," kata dia. 

Hasilnya, saat ini indeks peningkatan manusia atau Human Development Index secara nasional terus menunjukkan peningkatan ke arah yang lebih baik dari waktu ke waktu. Rata-rata angkanya dikategorikan masuk dalam jajaran nilai yang sangat baik bagi ukuran negara berkembang.

Di wilayah yang memiliki kecenderungan nilai paling rendah pun, angka rata-rata pun setiap waktu merangkak naik. Artinya, terdapat sejumlah perbaikan pendidikan di setiap wilayah yang ada di Indonesia.

"Di Papua yang memiliki nilai rendah dalam skala nasional, kini semakin hari menunjukkan angka peningkatan," imbuhnya.

Ke depan, Billy optimistis peningkatan pendidikan dapat lebih baik, seiring program-program dari yang dimiliki oleh instansi terkait memiliki peluang untuk pendidikan Indonesia semakin baik. Apalagi dengan dibantu dengan alokasi dana sekitar Rp520 triliun, akan membuat kualitas pendidikan menjadi semakin maju dari waktu ke waktu.

2. Akses pendidikan di pelosok terbantu pembangunan infrastruktur digital

Stafsus Millennial Jokowi: Presidensi G20 Picu Digitalisasi PendidikanIlustrasi anak-anak (IDN Times/Dwifantya Aquina)

Menurut Billy, manfaat pembangunan infrastruktur digital itu terasa pada akses pendidikan yang diterima oleh masyarakat di berbagai pelosok. Di wilayah yang memiliki kecenderungan nilai paling rendah pun, kata dia, angka rata-rata pun setiap waktu merangkak naik.

"Artinya, terdapat sejumlah perbaikan pendidikan di setiap wilayah yang ada di Indonesia. Di Papua yang memiliki nilai rendah dalam skala nasional, kini semakin hari menunjukkan angka peningkatan," imbuhnya.

3. Indeks peningkatan manusia membaik

Stafsus Millennial Jokowi: Presidensi G20 Picu Digitalisasi PendidikanIDN Times/Arief Rahmat

Dia memaparkan saat ini, indeks peningkatan manusia atau Human Development Index secara nasional terus menunjukkan peningkatan ke arah yang lebih baik dari waktu ke waktu. Rata-rata angkanya dikategorikan masuk dalam jajaran nilai yang sangat baik bagi ukuran negara berkembang.

Ke depan, Billy optimistis peningkatan pendidikan dapat lebih baik, seiring program-program dari yang dimiliki oleh instansi terkait memiliki peluang untuk pendidikan Indonesia semakin baik.

"Apalagi dengan dibantu dengan alokasi dana sekitar Rp520 triliun, akan membuat kualitas pendidikan menjadi semakin maju dari waktu ke waktu." 

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya