Comscore Tracker

Jawab Tantangan Persaingan Global, Indonesia Siap Go Digital

365 hari pengabdian Erick Thohir

Jakarta, IDN Times - Kalau kita membahas tentang teknologi yang terus berkembang, rasanya memang tidak akan pernah ada habisnya. Perkembangan ini seakan membawa kita menuju dunia yang tidak pernah bisa dibayangkan sebelumnya. Teknologi menghadirkan revolusi industri, mengubah kebiasaan, aktivitas dan kebutuhan masyarakat dari masa ke masa. Sekarang pertanyaannya adalah bagaimana tantangannya? Tentu, perubahan teknologi akan mendisrupsi apapun dan siapapun yang tidak siap mengikuti derasnya arus.

Dalam 365 hari pengabdian Erick Thohir sebagai Menteri BUMN, peningkatan kapabilitas digital dan pemanfaatan teknologi untuk kemajuan ekonomi nasional menjadi salah satu agenda yang diusungnya. BUMN juga dituntut agar mampu adaptif dan mampu meningkatkan kompetensi digitalnya agar mampu bicara banyak, jadi tidak hanya di dalam negeri tapi juga di ranah global.

1. TelkomGroup siap komitmen dalam tiga domain bisnis

Jawab Tantangan Persaingan Global, Indonesia Siap Go DigitalTelkom.co.id

Apalagi, di masa pandemik COVID-19 yang sudah dirasakan hingga seluruh penjuru dunia, juga memaksa banyak orang untuk memanfaatkan teknologi digital untuk beraktivitas. Agenda fisik seperti belajar, bekerja dan bermain kini banyak dilakukan secara virtual melalui aplikasi-aplikasi video conference maupun video streaming, atau pembayaran yang dilakukan secara tunai dilakukan secara cashless.

Di suatu kesempatan, Erick Thohir pernah mengatakan bahwa 75% CEO perusahaan besar dunia turut menilai digitalisasi menjadi hal yang tidak terelakkan saat ini (karena COVID-19) dan di masa depan, karenanya kita harus adaptif. Maka dari itu, di bawah kepemimpinan Erick Thohir, TelkomGroup telah siap untuk menjawab tantangan tersebut. Upaya Telkom dalam bertransformasi menuju perusahaan telekomunikasi digital ditunjukkan dengan komitmen untuk fokus pada 3 domain bisnis, yaitu digital connectivity, digital platform, dan digital services.

Baca Juga: Telkom Indonesia Akselerasikan Akses Informasi di Seluruh Negeri

2. Perkuat posisi sebagai market leader dengan konektivitas yang meluas

Jawab Tantangan Persaingan Global, Indonesia Siap Go DigitalTelkom Indonesia website (Shutterstock/Casimiro PT)

Hingga pertengahan tahun 2020, melalui program Indonesia Digital Network, TelkomGroup menghadirkan konektivitas secara masif dengan menggelar 165.805 km atau setara 4 kali keliling bumi jaringan tulang punggung fiber optic yang menyambungkan Sabang sampai Merauke ke Eropa dan Amerika Serikat. Seluruh infrastruktur kabel optik TelkomGroup juga telah menjangkau 489 Ibu Kota Kabupaten (IKK). Kemudian infrastruktur lainnya seperti 228 ribu BTS Telkomsel yang menjangkau 99% populasi, 3 satelit, dan 22 data center.

Tak hanya terus memperkuat posisinya sebagai market leader pada domain digital connectivity dengan menghadirkan layanan berkualitas dengan jangkauan terluas, Telkom juga juga mengakselerasi domain digital platform dengan cara mengembangkan layanan data center & cloud pada tahap awal untuk kemudian menyediakan smart platform di atasnya sebagai enabler berbagai layanan dan solusi ICT. Ada beberapa platform digital yang telah dikembangkan Telkom dan dimanfaatkan instansi atau korporasi untuk mendukung aktivitas bisnisnya, di antaranya Antares, BigBox Big Data dan BigBox Developer API (Aplication Programming Interface).

3. Akselerasi bisnis digital platform yang berstandar global

Jawab Tantangan Persaingan Global, Indonesia Siap Go DigitalDigital platform (Shutterstock/ra2 studio)

Ada beberapa istilah yang harus masyarakat pahami, seperti Antares merupakan platform IoT (Internet of Things) yang menyediakan fitur data storage, device management, dan provisioning untuk memudahkan pengembangan ide-ide IoT. Lalu ada BigBox Big Data yang merupakan solusi penerapan platform dan analisis big data untuk menghasilkan pemahaman mendalam (insight) yang sesuai dengan kebutuhan bisnis dan operasional perusahaan. Terakhir, ada BigBox Developer API yang merupakan platform penyedia API siap pakai yang dapat membantu developer atau perusahaan yang akan mengembangkan bisnis baru dengan fokus Time to Market.

Kemudian, untuk mengakselerasi bisnis digital platform seperti edge computing, 5G services, blockchain dan kebutuhan masa depan lainnya, Telkom juga tengah membangun Telkom HyperScale Data Center (HDC), yaitu data center skala besar berstandar global dengan sertifikasi tier 3 dan 4. Kehadiran Telkom HDC yang memiliki spesifikasi, fasilitas, dan service level terbaik, melengkapi 22 data center yang sudah ada. Besar harapan, TelkomGroup semakin mengukuhkan diri sebagai market leader bisnis data center.

4. Kapabilitas digital TelkomGroup dalam berbagai aspek

Jawab Tantangan Persaingan Global, Indonesia Siap Go DigitalMenteri BUMN RI Erick Thohir (paling kanan) memberikan sambutan. Dok.Humas Telkom

Melalui dukungan secara sinergis oleh digital platform dan digital connectivity yang telah dibangun, selanjutnya produk-produk digital service ini kemudiakan akan dikembangkan secara selektif, demi memberikan pengalaman digital terbaik bagi pelanggan. Ini juga termasuk melalui akuisisi maupun kemitraan. Telkom mengembangkan berbagai produk dan layanan digital yang ditujukan untuk beragam segmen baik Business to Consumer (B2C) maupun Business to Business (B2B), yang terdiri dari Games, e-Commerce, Video TV, e-Health, e-Education, Logistic Solution, dan Financial Solution.

Tidak hanya dalam konteks bisnis, TelkomGroup yang juga memiliki kapabilitas digital guna mendukung Pemerintah dalam hal penanganan COVID-19. Melalui pemanfaatan big data, Telkom mendukung inisiasi Kementerian BUMN dengan menyediakan dashboard digital information management untuk me-monitoring dan bahan pengambilan keputusan Satgas Penanganan COVID-19, khususnya dalam hal mencegah dan menangani pandemik di Indonesia. Lebih lanjut, TelkomGroup juga membangun infrastruktur internet di berbagai lokasi penting.Salah satunya adalah Wisma Atlet Kemayoran yang kini menjadi Rumah Sakit Darurat COVID-19.

5. Masa 365 hari kepemimpinan Menteri BUMN jadi langkah awal untuk ke depan

Jawab Tantangan Persaingan Global, Indonesia Siap Go DigitalErick Thohir di acara kampanye protokol kesehatan jelang pilkada 2020 di Polda Metro Jaya (Dok. Humas Polda Metro Jaya)

Namun meski saat ini Indonesia sedang menghadapi pandemik COVID-19, misi Pemerintah dalam mewujudkan visi Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian, berlandaskan gotong-royong harus tetap berjalan. Karena itu, 365 hari kepemimpinan Erick Thohir sebagai Menteri BUMN adalah langkah awal yang tepat dalam melanjutkan tahun-tahun berikutnya hingga masa baktinya usai pada 2024 mendatang.

Setuju? (CSC)

Baca Juga: Bantu Strategi Bisnis UMKM, Telkom Buat Aplikasi Kasir Digital 

Topic:

  • Anastasia Desire

Berita Terkini Lainnya