Comscore Tracker

15 Inovasi Kesehatan di Tengah Pandemik COVID-19 yang Raih Penghargaan

Ini pemenang Indonesia Healthcare Innovation Awards V-2021

Jakarta, IDN Times – Ajang kompetisi inovasi di bidang kesehatan, Indonesia Healthcare Innovation Awards (IHIA) V-2021, telah mengumumkan deretan pemenang. Dari total 224 peserta, dipilih yang terbaik untuk setiap lima kategori, yaitu Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT), Mutu Pelayanan Kesehatan (MPK), Alat Kesehatan (ALKES) dan Teknologi Informasi Kesehatan (TIK).

Setelah terpilih lima terbaik dari setiap kategori, dipilih lagi tiga pemenang yang berhak membawa pulang Platinum Award, Gold Award, dan Silver Award. Hadiahnya adalah uang tunai dan alat kesehatan dengan nilai total mencapai ratusan juta rupiah.

Sebagai informasi, penghargaan ini diselenggarakan oleh Indonesia Healthcare Forum (IndoHCF) yang merupakan bagian dari CSR PT IDS Medical Systems Indonesia. Ajang ini pertama kali dihelat pada 2017 sebagai bentuk apresiasi kepada berbagai pihak yang telah berinovasi untuk mendukung program kesehatan nasional.

1. Ini daftar juaranya

15 Inovasi Kesehatan di Tengah Pandemik COVID-19 yang Raih PenghargaanRS Terapung Ksatria Airlangga. Dok. Humas Unair

Pemenang untuk kategori Germas adalah:

  • Platinum Award: Inovasi Bimasakti (Bersama Kita Cegah Stunting dengan Komitmen Terintegrasi) dari Puskesmas Kebayoran Baru.
  • Gold Award: Inovasi Pak Bamega (Pojok Suami di Posyandu Ciptakan Suami Pedas  Peduli, Waspada, Siaga (Siap Antar Jaga) oleh Syamsul Adha dari Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan dan Inovasi Cek.
  • Silver Award: Cek dan Sadari (Cegah Kanker Serviks dengan Aplikasi MAPLE-S dan Mobil Deteksi Kanker Hibiscus dari Puskesmas Senen, Jakarta Pusat.

Pemenang untuk ketagori SPGDT adalah:

  • Platinum Award: Inovasi JAKFIR (Jakarta Ambulance dan First Responder) dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta.
  • Gold Award: Inovasi aplikasi SPGDT dalam penanganan kegawatdaruratan pandemik COVID-19 oleh PSC119 Daerah Istimewa Yogyakarta.
  • Silver Award: Inovasi PSC Sregep Handal oleh PSC 119 Sregep Kota Cirebon, Jawa Barat.

Pemenang untuk kategori MPK adalah:

  • Platinum Award: Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga sebagai solusi masalah kesehatan di daerah terisolir dari Provinsi Jawa Timur.
  • Gold Award: Inovasi Si Peka Bu Siska (Pelaksanaan Sistem Pemantauan Kesehatan Bayi Baru Lahir berbasis Keluarga) dari Kabupaten Lombok Barat, NTB.
  • Silver Award: Layanan Kesehatan Pelangi dari DKI Jakarta.

Pemenang untuk kategori ALKES adalah:

  • Platinum Award: Inovasi Bio Saliva dari PT Bio Farma (Persero) dan Nusantic dari Provinsi Jawa Barat.
  • Gold Award: Ventilator I yang diusung sejumlah dokter dari Provinsi Jawa Barat.
  • Silver Award: SI-SCA atau alat deteksi dini dan intervensi risiko henti jantung mendadak dari Jawa Timur.

Pemenang untuk kategori TIK adalah:

  • Platinum Award: Inovasi Makin STRONG Lawan Covid-19 dengan VICTORI dari Provinsi Jawa Tengah.
  • Gold Award: Pemetaan 1K Genom SARS-CoV-2 dari Provinsi DKI Jakarta.
  • Silver Award: Aplikasi kesehatan jantung terintegrasi bagi masyarakat Indonesia dari Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga: RS Terapung Ksatria Airlangga Sasar 15 Pulau Terpencil di Madura

2. Diharapkan bisa mengurangi ketergantungan terhadap impor alkes

15 Inovasi Kesehatan di Tengah Pandemik COVID-19 yang Raih PenghargaanIlustrasi Ventilator (ANTARA/Dok Humas PT Len)

Ketua Umum IndoHCF, Supriyantoro, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh stakeholder bidang kesehatan yang terus berusaha menciptakan inovasi selama pandemik COVID-19.

Sebelumnya, Supriyantoro sempat pesimis dengan inovasi di tengah pandemik yang akan menurun karena terbatasnya mobilitas di tengah kebijakan pembatasan sosial.

“Ternyata perkiraan saya salah. Sebaliknya, selama pandemik sangat banyak inovasi-inovasi di bidang kesehatan yang berhasil ditelurkan anak-anak bangsa. Ini menjadi bukti bahwa orang-orang Indonesia tidak kalah kreatif dan inovatif dengan negara lain. Indonesia bisa menciptakan inovasinya sendiri,” kata Supriyantoro di Jakarta pada Sabtu (27/11/2021).

Dia juga berharap, inovasi yang lahir dari IHIA V-2021 dapat dikembangkan untuk membangun ekosistem kesehatan yang lebih baik, sekaligus mampu meningkatkan kinerja, efisiensi, efektivitas dalam rangka pelayanan kesehatan.

Jangka panjangnya, harapan dia, inovasi ini mampu mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap alat-alat kesehatan impor.

“Di era Society 5.0, segala aspek kehidupan kita berkaitan erat dengan teknologi. Karenanya, sejalan dengan situasi dan kondisi itu, maka bidang pelayanan kesehatan pun harus mengikuti perkembangan tersebut. Semua komponen perlu berbenah dengan memaksimalkan teknologi IT guna mencapai efektifitas dan efisiensi sumber daya,” ujar dia.

3. Diharapkan bisa mengurangi angka kematian dan kecatatan

15 Inovasi Kesehatan di Tengah Pandemik COVID-19 yang Raih PenghargaanPetugas ambulance DKI Jakarta tengah berlatih Resusitasi jantung paru (RJP) atau CPR sebagai upaya pertolongan pertama. Inovasi JAKFIR (Jakarta Ambulance dan First Responder) meraih Platinum Award Kategori SPGDT dalam ajang IHIA V-2021.

Salah satu peraih Platinum Award Kategori SPGDT dengan Inovasi JAKFIR, Winarto, menyampaikan bahwa inovasi besutan Dinas Kesehatan DKI Jakarta tersebut ditujukan untuk memberi kemudahan akses kegawatdaruratan dan penanganan respons sedini mungkin dengan pemberdayaan masyarakat.

Harapannya, kata dia, inovasi ini dapat mempercepat waktu respons penanganan kegawatdaruratan, mengurangi angka kematian, dan angka kecacatan.

“Semoga inovasi kami bermanfaat dan berguna untuk masyarakat luas serta menginspirasi daerah lain untuk meciptakan inovasi tersebut atau bahkan mereplikasinya,” kata Winarto.

Baca Juga: Inovasi Layanan Digital, BPJS Kesehatan Raih Penghargaan Internasional

Andi IR Photo Verified Writer Andi IR

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Vanny El Rahman

Berita Terkini Lainnya