Comscore Tracker

Tembak Kontraktor, Anak Bupati Majalengka Penuhi Panggilan Polisi

IN tiba Jumat siang ditemani pangacaranya

Majalengka, IDN Times - IN, anak Bupati Majalengka Karna Sobahi akhirnya memenuhi panggilan Satreskrim Polres Majalengka, Jumat (15/11). Ia menyandang status tersangka karena menembak seorang kontraktor, Panji Pamungkasandi.

IN yang menjabat Kepala Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Majalengka datang sekitar pukul 13.35 WIB dengan didampingi pangacaranya.

Begitu tiba di Polres Majalengka, IN langsung masuk ke ruang penyidik Satreskrim tanpa mau menghadapi sejumlah awak media yang sudah menunggu sejak pagi.

1. Tersangka mengecoh awak media

Tembak Kontraktor, Anak Bupati Majalengka Penuhi Panggilan PolisiIDN Times/Andra Adyatama

IN memenuhi panggilan penyidik setelah dikirimi surat pada Kamis(14/11). Kedatangan IN di Mapolres Majalengka sekitar pukul 13.35WIB. Sejumlah awak media yang sudah menunggu di Gedung Satreskrim sempat terkecoh.

Apalagi, dalam surat pemeriksaan itu, IN diagendakan hadir pada pukul 09.00WIB. Namun, dengan alasan waktu, IN baru bisa mendatangi Polres Majalengka setelah salat Jumat.

2. Ditangani unit pidana umum

Tembak Kontraktor, Anak Bupati Majalengka Penuhi Panggilan PolisiIDN Times/Andra Adyatama

Kasat Reskrim Polres Majalengka AKP M Wafdan Muttaqien membenarkan IN telah memenuhi panggilannya. IN masih menjalani pemeriksaan yang dilakukan unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Majalengka. "Sudah, sudah. Ditangani Unit Pidum," katanya.

Wafdan membenarkan IN masuk ke ruang pemeriksaan melalui pintu samping. "Iya," ucap Wafdan.

3. Ditetapkan tersangka setelah ada bukti kuat

Tembak Kontraktor, Anak Bupati Majalengka Penuhi Panggilan PolisiIDN Times/Andra Adyatama

Anak kandung Bupati Majalengka Karna Sobahi, IN ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penembakan seorang kontraktor pada Rabu(13/11). Penetapan itu diberikan setelah Satreskrim melakukan gelar perkara dan menemukan sejumlah alat bukti di lokasi kejadian Senin(11/11). 

Kapolres Majalengka, AKBP Mariyono, melalui Kasat Reskrim, AKP M Wafdan Muttaqin mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan awal, patut diduga IN terlibat dalam kasus tersebut. Sehingga, statusnya dinaikan menjadi tersangka setelah ditemukan dua alat bukti kuat dan keterangan saksi.

"Ya benar, kita sudah tetapkan IN sebagai tersangka. Hal ini berdasarkan hasil gelar perkara yang kita lakukan dan keterangan sejumlah saksi serta berdasarkan dua alat bukti yang telah kita kantongi," ungkap AKP Wafdan, di Majalengka, Kamis (14/11).

Topic:

  • Umi Kalsum

Just For You